Lurah Kelapa Dua Mengaku Pusing Saat Dikonfirmasi Terkait Proyek Paving Blok

Jumat, 22 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Info7.id, Tangerang | Miris, Lurah Kelapa Dua merasa pusing saat dikonfirmasi awak media terkait proyek paving block penataan halaman Kantor Kelurahan yang diduga dikerjakan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB), Kamis (21/3/2024).

Lurah Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Banten tersebut terkesan enggan dikonfirmasi, ia mengaku pusing lantaran banyaknya kegiatan yang harus ia persiapkan.

Terkait pemasangan paving block penataan halaman belakang kantor Kelurahan Kelapa Dua yang diduga dikerjakan tidak sesuai RAB, dirinya menyarankan agar awak media mengkonfirmasi langsung kepada pihak pelaksana proyek dilapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tanya saja sama Jusro atau Jaka, saya lagi pusing, soalnya Minggu mau ada acara,” kata Lurah Kelapa Dua sambari menunjukan sikap bukan seorang pemimpin.

Baca Juga :  Menyikapi Proyek Paving Block Tempo Lalu, PPTK dan Pengawas Kecamatan Curug Terkesan Tutup Mata

Sementara Jusro yang disebut-sebut sebagai pihak pelaksana proyek paving block, saat dikonfirmasi oleh rekan awak media melalui pesan singkat WhatsApp tidak memberikan tanggapan apapun bahkan tak merespon.

Padahal menurut informasi dari pekerja di lapangan, jelas bahwa kegiatan pemasangan paving block penataan halaman dan pembuatan taman tersebut dikerjakan oleh pihak pelaksana bernama Jusro.

Dan jika dilihat dari papan informasi yang terpampang, proyek paving blok tersebut dikerjakan oleh CV.Tiga Saudara Serasi, dengan menelan biaya yang cukup besar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang.

Baca Juga :  Proyek Turap di Serdang Wetan Diduga Menyalahi Aturan Keterbukaan Informasi Publik

Dengan anggaran yang besar, tentunya pemerintah selaku pemangku kebijakan dan anggaran menaruh harapan kegiatan tersebut dapat terealisasi dengan baik dan sesuai harapan, agar nantinya manfaat dari proyek itu dapat dirasakan oleh masyarakat.

Untuk itu diharapkan kepada instansi terkait agar segera meninjau langsung ke lokasi, guna mencegah terjadinya dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh oknum untuk meraup keuntungan tanpa memikirkan kualitas proyek, jika terbukti ditemukan adanya dugaan penyimpangan, maka diharapkan dapat menindak dengan tegas tanpa tebang pilih.

sampai berita ini diterbitkan, pemangku kebijakan dan anggaran belum dapat dikonfirmasi.

Penulis : Mul

Berita Terkait

Galian Tanah Skala Besar di Sindang Jaya Jadi Sorotan, Status Perizinan Belum Terjawab
Mobil Pelat Merah di Cibadak Jadi Sorotan, Diduga Tidak Sesuai Fungsi Kendaraan Dinas
Warga KP Ledug Pertanyakan Komitmen Pemrakarsa Pasar Induk Jatiuwung
Diduga Asal Kerja, Proyek Galian Bertuliskan BUMN di Jalan Raya Serang Tuai Pertanyaan
Proyek Hotmix Jalan Vihara Ciakar Disorot, Hasil Pekerjaan Dinilai Belum Maksimal
Diduga Pengadaan Motor Viar Pengangkut Sampah di Kecamatan Solear 2025 Bermasalah
Pemeliharaan U-Ditch di RW 07 Sukabakti Curug Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis
Polsek Jawilan Tertibkan Dump Truk Parkir di Bahu Jalan, Kendaraan Diputar Balik
Berita ini 165 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 23:07 WIB

Galian Tanah Skala Besar di Sindang Jaya Jadi Sorotan, Status Perizinan Belum Terjawab

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:39 WIB

Mobil Pelat Merah di Cibadak Jadi Sorotan, Diduga Tidak Sesuai Fungsi Kendaraan Dinas

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:32 WIB

Warga KP Ledug Pertanyakan Komitmen Pemrakarsa Pasar Induk Jatiuwung

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:51 WIB

Diduga Asal Kerja, Proyek Galian Bertuliskan BUMN di Jalan Raya Serang Tuai Pertanyaan

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:42 WIB

Proyek Hotmix Jalan Vihara Ciakar Disorot, Hasil Pekerjaan Dinilai Belum Maksimal

Berita Terbaru