Soal Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan RSUD Tigaraksa, Diduga Ada Potensi Terjadinya Konspirasi

Sabtu, 2 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Info7.id | Pengadaan Tanah untuk pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe C, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang menuai kontroversi, pasalnya lokasi tersebut dinilai tidak layak dijadikan sebagai lokasi pembangunan fasilitas umum.

Pasalnya, dilokasi terdapat tiang Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET)/Tiang Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT), dimana Kabel telanjang (Konduktor) membentang di atas lahan tersebut.

Selain itu, keberadaan sungai aktif dilokasi tersebut juga menjadi sorotan Publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lembaga Ksatria Muda Merah Putih salah satu Organisasi Masa yang secara intensif menyoroti polemik tersebut, karena lokasi itu terindikasi tidak layak guna untuk pembangunan RSUD Tigaraksa.

Asmudiyanto, Ketua Eksekutif Nasional Ksatria Muda, ia menyampaikan bahwa Dinas teknis terkait bersifat tertutup. Karena saat dimintai keterangan, data yang berkenaan dengan pengadaan lahan sebagai lokasi pembangunan RSUD tersebut, pihaknya belum dapat menjelaskan secara rinci.

Baca Juga :  Tak Main-Main dengan Ucapannya, LSM Gempur Layangkan Surat ke Kapolri

“Kami menduga kuat ada potensi terjadinya konspirasi besar-besaran atas pengadaan lahan yang tidak layak guna, yang akan dipakai untuk pembangunan Fasilitas umum berupa Pusat Pelayanan Kesehatan, dinas PERKIM masih belum membuka data soal uji kelayakan (Visibility) lokasi tersebut, begitu juga Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, masih menutup diri, seolah ada sesuatu hal yang disembunyikan”. ungkap Asmudiyanto. Sabtu, (2/7/2022).

Pihaknya juga sangat kecewa karena tidak adanya keterbukaan dari Dinas teknis terkait soal study kelayakan (Visibility Study) kata Asmudiyanto, pengadaan lahan untuk lokasi pembangunan vasilitas umum yang akan menyerap anggaran hingga Rp. 246 Miliar.

Baca Juga :  Warga Ultimatum Black Owl dan Monkey King di Gading Serpong, Tutup atau Ditindak!

“Kalau memang Dinas Teknis terkait merasa benar atas apa yang dilakukanya, kenapa soal data yang berkenaan dengan studi kelayakan pengadaan lahan tersebut harus di tutup-tutupi, kan membuka ruang asumsi publik, adanya dugaan konspirasi besar-besaran,” Terang dia.

Setelah usai mengajukan permohonan informasi publik terkait data pengadaan lahan, dan hasil study kelayakan lokasi tersebut, Asmudiyanto mengaku belum mendapat tanggapan secara signifikan dari Dinas teknis terkait.

“Kami sudah ajukan permohonan informasi publik secara resmi ke Dinas PERKIM, Dinas Kesehatan dan BAPPEDA Kabupaten Tangerang, namun mereka masih menutup diri dan tidak mau terbuka, ini patut kita curigai adanya penyelewengan,” Tutup Asmudiyanto.

(RED)

Berita Terkait

Rumor Tangkap Lepas Pengedar Obat Golongan G Satnarkoba Polres Tabes bandung Jadi Sorotan
Diduga Jadi Korban Pengeroyokan dan Tindakan Premanisme di Pasar Lama Tangerang, Pelaku Usaha Tempuh Jalur Hukum
Warga, Ulama, dan Tokoh Agama Masyarakat Desa Caringin Tolak Tempat Biliar di Kampung Saga, Cisoka
JDEYO Billiard dan Cafe Diduga Belum Memiliki Perizinan Tetap beroperasi ada apa dengan Penegak Perda??
Pesona Sasak Rajamandala dan Si Hijau Manis dari Desa Haurwangi
Kejati Banten Geledah Kantor PT Agrobisnis Banten Mandiri, Sita 90 Bundel Dokumen Terkait Dugaan Korupsi
Akhir Pelarian “Pak’De”! Buron Kasus Kejahatan Seksual Anak Ditangkap di Tegal Usai 3 Hari Diburu
Satgas PKH Buka Suara soal Pengambilalihan Lahan di PSN PIK 2, Ini Langkah Tegasnya
Berita ini 201 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:49 WIB

Rumor Tangkap Lepas Pengedar Obat Golongan G Satnarkoba Polres Tabes bandung Jadi Sorotan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:38 WIB

Diduga Jadi Korban Pengeroyokan dan Tindakan Premanisme di Pasar Lama Tangerang, Pelaku Usaha Tempuh Jalur Hukum

Kamis, 23 April 2026 - 11:12 WIB

Warga, Ulama, dan Tokoh Agama Masyarakat Desa Caringin Tolak Tempat Biliar di Kampung Saga, Cisoka

Selasa, 21 April 2026 - 21:45 WIB

JDEYO Billiard dan Cafe Diduga Belum Memiliki Perizinan Tetap beroperasi ada apa dengan Penegak Perda??

Sabtu, 18 April 2026 - 20:36 WIB

Pesona Sasak Rajamandala dan Si Hijau Manis dari Desa Haurwangi

Berita Terbaru