Ketua KPU Kabupaten Sukabumi, Bantah Isu Miring Terkait Rekrutmen PPK 2024

Jumat, 17 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFO7.ID, Sukabumi | Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi, Kasmin Belle bantah tudingan tidak objektif dalam kegiatan rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jum’at (17/05/2024).

Menurut Kasmin, untuk pelaksanaan kegiatan rekrutmen PPK di Kabupaten Sukabumi, pihaknya sudah melakukan proses rekrutmen secara profesional untuk mempersiapkan PPK yang berkualitas dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah di tahun 2024 ini. Dan prosesnya sesuai tahapan yang tertuang dalam KPT 534 Tahun 2022 tentang Pedoman Teknis Pembentukan Badan Adhoc.

” Ada 235 orang PPK yang sudah kami persiapkan secara profesional, itu semua dari hasil kerja keras kami melakukan seleksi, dan 60% nya adalah wajah baru hasil seleksi dan sudah dilantik pada Kamis (16/05/2024) kemaren,” ungkapnya di Gedung KPU Kabupaten Sukabumi kepada awak media.

Ia juga memastikan, bahwa proses rekrutmen PPK tersebut tidak ada bahasa titip menitip, semuanya dilaksanakan secara profesional, karena kami ingin menciptakan PPK yang berkualitas untuk pemilihan kepala daerah 2024. Dan nantinya mereka dapat bekerja dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tugas dan fungsinya.

“Saya pastikan tidak ada persoalan titip menitip, semuanya melalui tahapan proses yang profesional, jadi apa yang di isukan oleh teman-teman aktivis tersebut tidak benar adanya,” tegasnya.

Simon juga menjelaskan, dari 235 orang calon anggota PPS yang mendaftar melalui SIAKBA. Para calon anggota PPK tersebut mengikuti seleksi tertulis dengan metode Computer Assisted Test (CAT) yang dilaksanakan di beberapa sekolah SMA Sederajat selama tahapan.

Baca Juga :  Pesawat Ketiga Berisikan Bantuan Kemanusiaan Bagi Warga Palestina Diberangkatkan

“Nilai CAT tidak dapat menentukan bahwa seseorang peserta itu bisa lolos, itu hanya tes awal untuk bisa melaju ke tes berikutnya, jadi kalau di tes berikutnya mereka tidak kompeten apakah kita harus loloskan, tentu saja tidak, karena nanti akan berdampak pada kinerja orang tersebut,” tambahnya.

Ia juga mengatakan, bahwa untuk rekrutmen para calon anggota PPK yang masuk nominasi 15 besar nilainya, kami pres lagi, sehingga yang memiliki nilai 10 besar saja, yang bisa terus melanjutkan tes berikutnya guna menjaring calon anggota PPK yang berkualitas.

“Proses Seleksi PPK Kabupaten Sukabumi 2024 sudah selesai. Dan kami pastikan semua sesuai dengan prosedur,” pungkasnya.

Berita Terkait

Warga KP Ledug Pertanyakan Komitmen Pemrakarsa Pasar Induk Jatiuwung
Diduga Asal Kerja, Proyek Galian Bertuliskan BUMN di Jalan Raya Serang Tuai Pertanyaan
Proyek Hotmix Jalan Vihara Ciakar Disorot, Hasil Pekerjaan Dinilai Belum Maksimal
Diduga Pengadaan Motor Viar Pengangkut Sampah di Kecamatan Solear 2025 Bermasalah
Pemeliharaan U-Ditch di RW 07 Sukabakti Curug Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis
Polsek Jawilan Tertibkan Dump Truk Parkir di Bahu Jalan, Kendaraan Diputar Balik
Warga Serdang Kulon Gotong Royong Bersihkan Sampah Liar
Ombudsman Beri Waktu 30 Hari, Minta Pemkab Tangerang Selesaikan Masalah Bangunan Liar di Bencongan Kelapa Dua
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:32 WIB

Warga KP Ledug Pertanyakan Komitmen Pemrakarsa Pasar Induk Jatiuwung

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:51 WIB

Diduga Asal Kerja, Proyek Galian Bertuliskan BUMN di Jalan Raya Serang Tuai Pertanyaan

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:42 WIB

Proyek Hotmix Jalan Vihara Ciakar Disorot, Hasil Pekerjaan Dinilai Belum Maksimal

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:24 WIB

Diduga Pengadaan Motor Viar Pengangkut Sampah di Kecamatan Solear 2025 Bermasalah

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:15 WIB

Pemeliharaan U-Ditch di RW 07 Sukabakti Curug Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Brimob Dibacok Debt Collector di Serang, Dua Pelaku Berhasil Diamankan

Rabu, 3 Jun 2026 - 21:01 WIB

Hukum dan Kriminal

Guru SD Diduga Lecehkan Siswa, Warga Geruduk Rumah Pelaku

Rabu, 3 Jun 2026 - 19:25 WIB