Proyek Turap di Serdang Wetan Diduga Menyalahi Aturan Keterbukaan Informasi Publik

Jumat, 23 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang, Info7.id | Proyek normalisasi saluran pembuangan (Turap) di Kampung Blokeng, RT.01, RW.03 Desa Serdang Wetan, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang Banten diduga menyalahi aturan keterbukaan informasi publik dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Proyek Turap yang menelan anggaran sebesar Rp 123.422.000.00 dari APBD Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air tersebut diduga dikerjakan oleh CV. Daya Multi Kreasi.

Dari pengamatan Awak Media di lokasi sebelumnya, dari awal pengerjaan tidak terlihat adanya papan informasi proyek di lokasi. Namun setelah pengerjaanya selesai, tiba-tiba papan informasi proyek tersebut terpampang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perilaku nyeleneh yang diduga dilakukan oleh pihak kontraktor tersebut tentu menjadi hal yang menarik untuk dipertanyakan.

Baca Juga :  Puluhan Bangli di Alar Jiban Desa Kohod Ditertibkan

Juki, seseorang yang diduga pelaksana proyek tersebut saat dikonfirmasi oleh Awak Media enggan berkomentar, seolah-olah bungkam seribu bahasa.

Dengan adanya hal itu, Laskar Pasundan Indonesia (LPI) melalui Hubungan Masyarakat (Humas) Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Provinsi Banten pun angkat bicara.

Mansyur, selaku humas LPI mengatakan bahwa mengenai papan informasi proyek seharusnya tidak boleh dianggap sepele, karena itu merupakan sarana informasi.

foto proyek Turap

Hal itu sudah di atur pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 70 Tahun 2012.

Dan tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/jasa Pemerintah.

Baca Juga :  CV Armagedone Diduga Kerjakan Proyek Saluran Air Asal Jadi

“Harusnya papan informasi proyek dipasang dari awal pekerjaan, bukan di pasangnya setelah selesai, inikan menjadi pertanyaan besar, apakah ada indikasi kecurangan yang terjadi,” Kata Mansyur. Jumat, 23/6/2023.

Mansyur juga menyingung terkait kinerja pengawas dari dinas terkait, menurutnya pungsi dari pengawas itu sendiri salahsatunya mengingatkan kepada kontraktor jika ada sesuatu yang diduga menyimpang.

“Pengawas harus berani menegur jika ada yang salah dalam pelaksanaanya, adanya kecurangan dan kelalaian itu dikarenakan kurangnya pengawasan dari dinas terkait,” Pungkasnya.

Sementara itu, sampai berita ini di terbitkan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air belum dapat dikonfirmasi.

Berita Terkait

Ombudsman Beri Waktu 30 Hari, Minta Pemkab Tangerang Selesaikan Masalah Bangunan Liar di Bencongan Kelapa Dua
Dugaan Ketidaksesuaian Proyek Pemeliharaan Jalan Hotmix di Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Jadi Sorotan
Status PLT Camat Panongan Dikeluhkan, Warga Sebut Pengurusan Surat Terkendala
Proyek Tampilan Gedung Tampak Depan Kantor Kecamatan Tigaraksa Senilai Rp199.307.600 Diduga Tidak Terapkan K3
Proyek Pemeliharaan Jalan UPT 4 di Kabupaten Tangerang Disorot, Dugaan Ketidaksesuaian Teknis Muncul
Pelat Kendaraan Dinas Kecamatan Solear Tertutup Mika Biru, Publik Pertanyakan Kepatuhan Aturan
Pelat Dinas Diduga Diubah, Inspektorat Tangerang Disorot
Hari Ibu ke-97, Kapolresta Tangerang Tegaskan Peran Strategis Perempuan Bentuk Generasi Bangsa
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:15 WIB

Ombudsman Beri Waktu 30 Hari, Minta Pemkab Tangerang Selesaikan Masalah Bangunan Liar di Bencongan Kelapa Dua

Rabu, 29 April 2026 - 12:56 WIB

Dugaan Ketidaksesuaian Proyek Pemeliharaan Jalan Hotmix di Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Jadi Sorotan

Kamis, 23 April 2026 - 11:58 WIB

Status PLT Camat Panongan Dikeluhkan, Warga Sebut Pengurusan Surat Terkendala

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:20 WIB

Proyek Tampilan Gedung Tampak Depan Kantor Kecamatan Tigaraksa Senilai Rp199.307.600 Diduga Tidak Terapkan K3

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:49 WIB

Proyek Pemeliharaan Jalan UPT 4 di Kabupaten Tangerang Disorot, Dugaan Ketidaksesuaian Teknis Muncul

Berita Terbaru