INFO7.ID, TANGERANG | Pekerjaan proyek hotmix di area Makam Binong, Desa Caringin, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan setelah ditemukan sejumlah kejanggalan saat awak media melakukan pengecekan di lapangan pada 8 Desember 2025.
Dalam pantauan langsung, proyek tersebut dikerjakan tanpa papan informasi kegiatan, sehingga publik tidak mengetahui sumber anggaran, nilai kontrak, pelaksana proyek, maupun durasi pekerjaan. Kondisi ini dinilai tidak sesuai dengan prinsip transparansi dalam pelaksanaan pekerjaan pemerintah.
Selain itu, pengerjaan terlihat tidak mengikuti prosedur keselamatan kerja (K3). Beberapa pekerja tampak bekerja tanpa alat pelindung diri (APD) seperti helm, rompi keselamatan, dan sepatu safety. Area pekerjaan juga tidak dilengkapi pembatas ataupun rambu peringatan yang seharusnya menjadi standar untuk menjaga keselamatan pekerja dan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Secara teknis, tim di lapangan menemukan indikasi pengurangan ketebalan hotmix serta penggunaan agregat yang dinilai tidak sesuai kualitas standar. Kondisi permukaan aspal terlihat tidak merata dan memberikan kesan pengerjaan tidak mengikuti prosedur teknis sebagaimana mestinya.
Temuan lainnya memperlihatkan dugaan pengurangan penggunaan lem foksi serta adanya indikasi penggunaan air yang berlebihan dalam proses pengerjaan. Pola tersebut memunculkan dugaan bahwa pelaksanaan pekerjaan berpotensi tidak sesuai spesifikasi teknis yang telah direncanakan.
Situasi ini juga menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan dari pihak kecamatan. Dengan adanya catatan temuan di lokasi, publik menilai pengawasan yang berjalan masih belum optimal.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat berharap Camat Legok dapat segera mengambil langkah tegas untuk memastikan proyek berjalan sesuai prosedur, memenuhi kualitas, serta transparan sebagaimana ketentuan pengelolaan anggaran publik.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek maupun Pemerintah Kecamatan Legok belum memberikan keterangan resmi terkait temuan yang terjadi di lapangan.
Penulis : Mul






