Mafia Solar di Kabupaten Bogor Makin Menjamur, APH Diminta Bersikap Tegas

Jumat, 19 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Info7.id | Sebuah Truk Colt Diesel dengan Nomor Polisi (B 9062 FDA) yang bermuatan Tank Kempu yang ditutup menggunakan terpal berwarna biru diduga sedang melakukan pengisian bahan bakar jenis solar subsidi dengan jumlah yang tidak wajar.

Diketahui, Truk yang diduga milik mafia solar tersebut, beroperasi di SPBU sekitar pintu Tol Cigombong, tepatnya pada KM 10 Jalan Raya Bogor Sukabumi, Kabupaten Bogor Jawa Barat. Selasa, 15/05/2023 yang lalu.

Saat dikonfirmasi Awak Media, Supir truk tersebut mengatakan bahwa disetiap transaksi dirinya memberikan uang kepada petugas operator SPBU untuk melancarkan aksinya.

“Saya baru kerja bang, daripada nganggur, ini juga saya diupah dua ratus ribu setiap satu rit pengisian, kalau bosnya itu Agus Ompong namanya,” Kata supir yang enggan disebutkan namanya tersebut.

kempu berisi solar subsidi

Ia juga mengungkapkan, dalam satu rit nya kendaraan yang ia kendarai itu mampu mengangkut 4000 liter solar subsidi.

“Kalau kempunya terisi semua, bisa membawa empat ton,” Ungkapnya.

Dengan adanya hal itu, Aparat Penegak Hukum (APH) diminta segera menindak tegas para mafia migas tersebut, khususnya yang beroperasi di wilayah hukum Kabupaten Bogor.

Karena jika mengacu pada Pasal 40 angka 9 UU RI No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang mengubah Pasal 55 UU RI No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi Jo Pasal 55 KUHPidana.

Baca Juga :  Hanya 1 Juta Bisa Dapatkan Hunian Rumah Dua Lantai di Perumahan Panorama Sepatan 1

Dijelaskan, para pelaku tindak pidana penyalahgunaan, pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar minyak, yang disubsidi oleh pemerintah terancam hukuman kurungan penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp 60 miliar.

Sampai berita ini diterbitkan, belum diketahui siapa orang yang bernama Agus Ompong yang disebut-sebut oleh supir. Sementara Polres Kabupaten Bogor belum dimintai keterangan mengenai perihal ini.

(MUL)

Berita Terkait

Waduh, Temuan BPK Di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka belitung capai Milyaran Rupiah
Firma Hukum Al Jailani Dan Partner Serahkan Plakat Kepada Kombes Pol Edy Sumardi
Gerakan Massif di Karawaci: Ratusan Pendukung Deklarasi Dukungan untuk Helmy Halim
Wow, Kejaksaan ditantang untuk bisa buktikan dugaan Tipikor pengadaan lahan RSUD TIGARAKSA Kabupaten Tangerang
Geger! Sidang Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat Tanah Kohod, Mengungkap Skandal yang Mengguncang Daerah
Minta Dukungan Masyarakat, Polda Jabar Buka Hotline untuk Kasus Vina Cirebon
Pembangunan Tower di Kedaung Baru Neglasari Belum Kantongi Izin dari DPMPTSP. Akal-akalan Pengusaha?
Hengky dan Hendra, Diduga Memalsukan Surat Garapan Laut, Negara Dirugikan.
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 12:25 WIB

Waduh, Temuan BPK Di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka belitung capai Milyaran Rupiah

Senin, 1 Juli 2024 - 18:19 WIB

Firma Hukum Al Jailani Dan Partner Serahkan Plakat Kepada Kombes Pol Edy Sumardi

Minggu, 30 Juni 2024 - 08:41 WIB

Gerakan Massif di Karawaci: Ratusan Pendukung Deklarasi Dukungan untuk Helmy Halim

Sabtu, 29 Juni 2024 - 08:38 WIB

Wow, Kejaksaan ditantang untuk bisa buktikan dugaan Tipikor pengadaan lahan RSUD TIGARAKSA Kabupaten Tangerang

Kamis, 20 Juni 2024 - 16:54 WIB

Geger! Sidang Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat Tanah Kohod, Mengungkap Skandal yang Mengguncang Daerah

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi, sumber Google.

Pendidikan

Humas FMCN Soroti Dugaan Pungli PPDB di SMAN 4 Cikupa

Senin, 15 Jul 2024 - 19:34 WIB