Langar Jam Operasional di Kota Tangerang, Pengendara Keluhkan Truk Tanah Melintas

Rabu, 7 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Tangerang, Info7.id | Meski Pemerintah Kota Tangerang sudah mengatur jam operasional dan membuatkan rambu, masih banyak truk muatan tanah melintas pada jam kerja.

Seperti di Jalan Gatot Subroto, terlihat beberapa mobil truk besar muatan tanah konpoi melintasi jalan tersebut, bahkan parkir pada bahu jalan.

Potret Info7 pada pukul 19.30 pada Rabu (07/12/202) malam, beberapa mobil dham truk besar muatan tanah itu melintas di Jalur Gatot Subroto Menuju Jalan Merdeka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu dikatan Rohmat (35) pengendara motor, menurutnya mobil truk muatan tanah yang melintas pada jam kerja di jalur tersebut harus ditindak, agar tidak mengkhawatirkan

Baca Juga :  Ini Cara Ketua Rt Rawa Bamban Jurumudi, Cegah Bank Keliling

“Jelas mengkhawatirkan, Jalur Gatot subroto menuju Jalan Merdeka padat kendaraan baik motor atau mobil, bahkan tidak sediki tanah yang jatuh dari bak ke jalan Raya, itu bisa menyebakan kecelakaan,” jelasnya kepada Info7

Ia juga mengatakan, dua hari lalau mobil truk muatan tanah di Jalan Gatot Subroto Cimone menabrak pembatas jalan,

“Dua hari lalu di Cimone truk tanah nabrak pembatas jalan, sampai saat ini belum di benerin, itu kan merugikan juga,” ungkap pengendara pada Rabu malam (07/12).

Baca Juga :  Respon Aduan Masyarakat; Polsek Rajeg Imbau Masyarakat Segera Lapor Pengedar Obat

Sementara itu Tati (45) Pedagang, mengatakan, dirinya mejajakan dagangan dari siang hari hingga malam.

Menurutnya tidak sedikit mobil truk tanah mengotori jalan hingga mengakibatkan jalanan berdebu dan kotor.

“Untung lewatnya malam pak, coba kalau siang tidak tau deh. Debunya itu yang membuat sesak sampai saya tutup hidung,” terangnya.

Dikatakan Tati, dirinya berharap Pemerintah Kota Tangerang dan Kepolisian bisa mengambil tindakan segera. Hal itu dapet merugikan pengendara dan umum nya masyarakat.

“Semoga Pemkot Tangerang dan Kepolisian bisa ambil tindakan, habis seperti di biarkan begitu aja,” tandasya.

(hdr)

Berita Terkait

Warga, Ulama, dan Tokoh Agama Masyarakat Desa Caringin Tolak Tempat Biliar di Kampung Saga, Cisoka
Sudah Lama Berlangsung? Dugaan Tarian Sensual di Trenz Executive Club Tuai Kritik
JDEYO Billiard dan Cafe Diduga Belum Memiliki Perizinan Tetap beroperasi ada apa dengan Penegak Perda??
Pesona Sasak Rajamandala dan Si Hijau Manis dari Desa Haurwangi
Kejati Banten Geledah Kantor PT Agrobisnis Banten Mandiri, Sita 90 Bundel Dokumen Terkait Dugaan Korupsi
Akhir Pelarian “Pak’De”! Buron Kasus Kejahatan Seksual Anak Ditangkap di Tegal Usai 3 Hari Diburu
Satgas PKH Buka Suara soal Pengambilalihan Lahan di PSN PIK 2, Ini Langkah Tegasnya
Gelar Audiensi, Jurnalis Sepatan Dorong Pembangunan dan Pelayanan Publik
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 11:12 WIB

Warga, Ulama, dan Tokoh Agama Masyarakat Desa Caringin Tolak Tempat Biliar di Kampung Saga, Cisoka

Kamis, 23 April 2026 - 10:57 WIB

Sudah Lama Berlangsung? Dugaan Tarian Sensual di Trenz Executive Club Tuai Kritik

Selasa, 21 April 2026 - 21:45 WIB

JDEYO Billiard dan Cafe Diduga Belum Memiliki Perizinan Tetap beroperasi ada apa dengan Penegak Perda??

Sabtu, 18 April 2026 - 20:36 WIB

Pesona Sasak Rajamandala dan Si Hijau Manis dari Desa Haurwangi

Jumat, 17 April 2026 - 07:56 WIB

Kejati Banten Geledah Kantor PT Agrobisnis Banten Mandiri, Sita 90 Bundel Dokumen Terkait Dugaan Korupsi

Berita Terbaru