Proyek Galian Kabel Listrik di Pasar Kemis Disorot, Pekerja Terpantau Tanpa APD

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFO7.ID, Tangerang |Proyek galian instalasi listrik di kawasan Pasar Kemis menjadi sorotan warga. Pasalnya, para pekerja yang terlibat dalam proyek tersebut terpantau tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat melakukan aktivitas penggalian, Selasa(10/2/2026).

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah pekerja terlihat bekerja di sisi badan jalan tanpa mengenakan perlengkapan keselamatan dasar seperti helm proyek, rompi keselamatan, maupun sepatu pelindung. Padahal, aktivitas galian dilakukan di area yang cukup ramai dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pekerja maupun pengguna jalan. Selain minimnya APD, material galian tampak ditumpuk di pinggir jalan hanya menggunakan karung seadanya, tanpa pembatas atau rambu peringatan yang memadai.

Lebih lanjut saat di Konfirmasi salah satu pekerja yang enggan menyebutkan namanya mengatakan bahwa pelaksana bernama Roy dari PT warna herang bang silakan hubungi bang bojay ucapannya “

Beberapa pengendara mengaku harus ekstra hati-hati saat melintas di lokasi proyek. “Kalau malam atau hujan, cukup berbahaya. Tidak ada tanda peringatan yang jelas,” ujar salah seorang pengendara motor yang melintas.

Baca Juga :  Gabungnya wartawan indonesia (GWI) DPD Provinsi Banten Resmi Terdaftar di Kesbangpol: Langkah Awal Menjadi Mitra Pemerintah

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai pengawasan keselamatan kerja di lokasi tersebut. Warga berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk memastikan proyek berjalan sesuai standar keselamatan dan tidak membahayakan publik.

Proyek infrastruktur, khususnya yang berada di ruang publik, seharusnya mengutamakan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) guna mencegah terjadinya kecelakaan kerja maupun risiko bagi masyarakat sekitar (Rom)

Berita Terkait

Akhir Pelarian “Pak’De”! Buron Kasus Kejahatan Seksual Anak Ditangkap di Tegal Usai 3 Hari Diburu
Satgas PKH Buka Suara soal Pengambilalihan Lahan di PSN PIK 2, Ini Langkah Tegasnya
Gelar Audiensi, Jurnalis Sepatan Dorong Pembangunan dan Pelayanan Publik
Di duga Pengedar Obat Terlarang di Bayur Kali Ditangkap Polisi Polsek Sepatan tersangka di Rehab Ada Apa ya!!
Anak Yatim dan Dhuafa “Geruduk” Polsek Kronjo, Minta Tiket Wisata Pulau Cangkir Tetap Buka
Berani Lawan SE Bupati? Clique Bar & Resto Diduga Buka Diam-Diam, Satpol PP Kabupaten Tangerang Ditantang Nyali!
Pemkab Tangerang Gelar Rakor Forkopimda Jelang Idul Fitri dan Arus Mudik 2026/1447 H
Diduga Bebas Edarkan Tramadol dan Obat Keras, Toko di Bantar gebang Bekasi Tuai Kemarahan Warga: APH Diminta Jangan Tutup Mata
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 18:52 WIB

Akhir Pelarian “Pak’De”! Buron Kasus Kejahatan Seksual Anak Ditangkap di Tegal Usai 3 Hari Diburu

Kamis, 2 April 2026 - 11:04 WIB

Satgas PKH Buka Suara soal Pengambilalihan Lahan di PSN PIK 2, Ini Langkah Tegasnya

Rabu, 1 April 2026 - 00:21 WIB

Gelar Audiensi, Jurnalis Sepatan Dorong Pembangunan dan Pelayanan Publik

Senin, 30 Maret 2026 - 13:42 WIB

Di duga Pengedar Obat Terlarang di Bayur Kali Ditangkap Polisi Polsek Sepatan tersangka di Rehab Ada Apa ya!!

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:40 WIB

Anak Yatim dan Dhuafa “Geruduk” Polsek Kronjo, Minta Tiket Wisata Pulau Cangkir Tetap Buka

Berita Terbaru