Atap Rumah Ambruk di Curug Kulon, Korban Masih Mengungsi Tanpa Kepastian Bantuan

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFO7.ID, TANGERANG | Peristiwa ambruknya atap rumah terjadi di Kampung Sentul, RT 02 RW 05, Kelurahan Curug Kulon, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, pada 12 Maret 2026. Hingga kini, pemilik rumah masih harus mengungsi karena kondisi bangunan yang sudah tidak layak huni.

Pemilik rumah, Nana Edi Suryana, mengungkapkan bahwa dirinya terpaksa meninggalkan rumah sejak kejadian tersebut karena khawatir akan keselamatan. Ia berharap adanya perhatian serius dari pemerintah terkait kondisi yang dialaminya.

“Rumah sudah tidak bisa ditempati lagi, kami terpaksa mengungsi,” ujarnya.

Pasca kejadian, pihak kelurahan bersama anggota dewan, Imam Sucipto dari PKS, telah melakukan survei ke lokasi.

Dari hasil peninjauan tersebut, pihak kelurahan disebut telah menyusun proposal pengajuan bantuan ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Namun hingga saat ini, belum ada kejelasan terkait realisasi bantuan tersebut.

Selain itu, bantuan juga sempat datang dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Curug dalam bentuk sembako. Meskipun demikian, bantuan tersebut dinilai belum menyentuh kebutuhan utama korban, yakni perbaikan rumah.

Di sisi lain, hingga berita ini diterbitkan, belum terlihat adanya kehadiran langsung dari pihak kecamatan maupun kelurahan seperti camat, sekretaris camat (sekcam), maupun lurah untuk meninjau kondisi korban secara langsung.

Baca Juga :  Niat Melamar Kerja, Seorang Wanita Jadi Korban Pelecehan Tetangga

Kondisi ini memicu keprihatinan dari kalangan aktivis. Laskar Pasundan Indonesia (LPI) mendesak Bupati Tangerang dan Gubernur Banten untuk segera turun tangan menangani persoalan tersebut.

“Ini menyangkut kepentingan masyarakat yang sedang dalam kondisi memprihatinkan. Pemerintah daerah harus segera hadir, jangan lambat,” tegas Mansyur ketua LPI DPW Banten, Minggu 12 April 2026.

Hingga kini, korban masih menunggu kepastian bantuan dari dinas terkait untuk dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak.

Penulis : Red

Berita Terkait

Kasus Mayat Pelajar di Kaliadem Sukadiri, Polresta Tangerang Periksa 8 Saksi
Diduga Mengantuk, Pengendara Motor Tewas Usai Hilang Kendali di Cikupa
Banjir Rendam Perumahan PCI Cilegon, Warga Keluhkan Saluran Air Tak Mampu Tampung Hujan
Respons Cepat Polsek Cikande dan Warga Selamatkan Rumah dari Kebakaran
Cuaca Buruk Mengintai Banten, Polda Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
‎Pimpinan Redaksi Jabarinside.com David Surbakti S.pd Sebut Oknum Mengaku Wartawan di Medsos Cederai Marwah Pers
‎Warga Sungapan Korban Bencana Masih Tinggal Menumpang, Harapkan Janji Hunian Baru Segera Direalisasikan
Sampah Bangunan Menumpuk di Gedung PU Tangerang, LPI Banten Desak Segera Dibersihkan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:37 WIB

Kasus Mayat Pelajar di Kaliadem Sukadiri, Polresta Tangerang Periksa 8 Saksi

Senin, 13 April 2026 - 00:05 WIB

Atap Rumah Ambruk di Curug Kulon, Korban Masih Mengungsi Tanpa Kepastian Bantuan

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:55 WIB

Diduga Mengantuk, Pengendara Motor Tewas Usai Hilang Kendali di Cikupa

Sabtu, 3 Januari 2026 - 14:21 WIB

Banjir Rendam Perumahan PCI Cilegon, Warga Keluhkan Saluran Air Tak Mampu Tampung Hujan

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:18 WIB

Respons Cepat Polsek Cikande dan Warga Selamatkan Rumah dari Kebakaran

Berita Terbaru