Pembangunan Jalan Aspal Hotmix di Desa Cibadak Diduga Dikerjakan Asal Jadi

Jumat, 4 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang, Info7.id | Pembangunan jalan aspal hotmix di Kampung Kawidaran RT 20, RW 04 Desa Cibadak Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang Banten, diduga dikerjakan asal-asalan dan tidak sesuai spesifikasi.

Dari hasil pengamatan Awak Media di lokasi, proyek tersebut terbilang tipis, diduga sengaja mengurangi volume lantaran ingin meraup keuntungan yang melimpah.

Terlihat juga agregat atau batu split yang digelar tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) bukan yang berkualitas melainkan kualitas rendah, hal itu tentu akan berdampak pada daya tahan aspal hotmix.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat di konfirmasi terkait agregat yang digelar, salah satu pekerja mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui terkait hal itu.

“Saya cuma pekerja, coba aja komunikasi langsung dengan pelaksananya, dia lagi ngerjain di dekat masjid,” Ucap pekerja yang enggan di sebutkan namanya itu.

Baca Juga :  Kriminalisasi Wartawan: Brigadir Philip Hendrikus Pasaribu Jalani Sidang Etik

Buchori muslim, selaku Kepala Desa Cibadak saat dikonfirmasi awak media melalui pesan singkat WhatsApp terkait adanya dugaan penyimpangan aspal hotmik yang mengunakan material bekas, ia menyangkal.

“Itu bahan baru semua, cek aja ke pelaksana atau komunikasi dengan pak Dudu selaku Kasi Perencanaan Pembangunan,” Jawabnya.

Sedangkan Udi Haryadi alias Dudu saat dikonfirmasi melalui telepon seluler enggan menjawab, terkesan menghindar.

Dengan adanya hal itu, awak media langsung menemui pihak pelaksana dan lagi-lagi pelaksana mengarahkan untuk menghubungi dudu selaku kasi perencanaan.

Namun sangat di sayangkan, ketika pelaksana menghubungi dudu, terdengar pembicaraan yang tidak pantas di ucapkan oleh seorang aparatur Desa.

“Apa sih itu anak-anak bikin ribet aja, proyek nya kan belom selesai,” Menirukan perkataan Dudu kepada pelaksana.

Disisi lain, JND, selaku warga setempat turut mengkritisi terkait adanya proyek aspal hotmix yang ada di wilayahnya itu.

Baca Juga :  Parah!!! Baru Satu Hari Selesai Dikerjakan, Proyek di Panongan Retak Bagaikan Terguncang Gempa Bumi

Menurut JND, proyek swakelola tersebut mestinya dikerjakan oleh warga sekitar, bukan oleh pihak ketiga atau orang lain.

“Swakelola yang anggarannya dari Dana Desa, seharusnya pengerjaannya juga oleh Desa, bukan orang daerah Munjul sana, sah-sah saja sih, tapi alangkah baiknya warga sekitar yang mengerjakan,” Pungkasnya.

Jika dilihat dari papan informasi yang terpampang di lokasi, proyek tersebut ada di tiga titik pengerjaan di beberapa lokasi, dengan anggaran bervariasi, total keseluruhan anggaran dari tiga titik tersebut mencapai seratus tiga belas juta rupiah lebih.

Anggaran yang digelontorkan negara melalui Dana Desa itupun cukup besar untuk meningkatkan infrastruktur, namun sangat disayangkan, dalam pelaksanaannya proyek tersebut diduga tidak sesuai harapan, terkesan buang-buang anggaran.

Dengan adanya dugaan penyimpangan itu, inspektorat kabupaten Tangerang di minta mengaudit Pemdes Cibadak.

(Tim)

Berita Terkait

Ombudsman Beri Waktu 30 Hari, Minta Pemkab Tangerang Selesaikan Masalah Bangunan Liar di Bencongan Kelapa Dua
Dugaan Ketidaksesuaian Proyek Pemeliharaan Jalan Hotmix di Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Jadi Sorotan
Status PLT Camat Panongan Dikeluhkan, Warga Sebut Pengurusan Surat Terkendala
Proyek Tampilan Gedung Tampak Depan Kantor Kecamatan Tigaraksa Senilai Rp199.307.600 Diduga Tidak Terapkan K3
Proyek Pemeliharaan Jalan UPT 4 di Kabupaten Tangerang Disorot, Dugaan Ketidaksesuaian Teknis Muncul
Pelat Kendaraan Dinas Kecamatan Solear Tertutup Mika Biru, Publik Pertanyakan Kepatuhan Aturan
Pelat Dinas Diduga Diubah, Inspektorat Tangerang Disorot
Hari Ibu ke-97, Kapolresta Tangerang Tegaskan Peran Strategis Perempuan Bentuk Generasi Bangsa
Berita ini 161 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:15 WIB

Ombudsman Beri Waktu 30 Hari, Minta Pemkab Tangerang Selesaikan Masalah Bangunan Liar di Bencongan Kelapa Dua

Rabu, 29 April 2026 - 12:56 WIB

Dugaan Ketidaksesuaian Proyek Pemeliharaan Jalan Hotmix di Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Jadi Sorotan

Kamis, 23 April 2026 - 11:58 WIB

Status PLT Camat Panongan Dikeluhkan, Warga Sebut Pengurusan Surat Terkendala

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:20 WIB

Proyek Tampilan Gedung Tampak Depan Kantor Kecamatan Tigaraksa Senilai Rp199.307.600 Diduga Tidak Terapkan K3

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:49 WIB

Proyek Pemeliharaan Jalan UPT 4 di Kabupaten Tangerang Disorot, Dugaan Ketidaksesuaian Teknis Muncul

Berita Terbaru