Warga Desa Simpang Tiga Keluhkan Infrastruktur yang Belum Terealisasi

Rabu, 30 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang, Info7.id | Jalan yang menghubungkan antara 2 Desa, yaitu Jalan Pasir Gadung Menuju Simpang Tiga, lebih tepatnya lagi di RT.04 RW.02 Desa Simpang Tiga, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, tak tersentuh dengan namanya pembangunan.

Pasalnya bertahun-tahun jalan tersebut terbilang rusak parah, itu disebabkan karena kurangnya perhatian dari Instansi terkait, khususnya Pemerintah Daerah Kabupaten Pandeglang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerataan pembangunan yang merupakan amanah Pancasila pada sila kelima, dijabarkan dalam Pasal 33 ayat (2) UUD 1945 yang berbunyi Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara.

Baca Juga :  Intip Megahnya Masjid Hidayatullah, Bangunan Suci Perpaduan Minang Modern 

Ketika Awak Media melintasi jalan tersebut, memang terlihat kondisi jalan yang bergelombang dan cukup banyak yang berlubang. Selasa 29/3/2022.

Salah satu warga yang berinisial ( R ) yang enggan di sebutkan namanya, ia mengeluhkan mengenai jalan di wilayahnya yang rusak dan berlubang.

“Rusaknya jalan ini sudah lama kang, lihat saja sendiri, itu jalanya bergelombang, banyak yang berlubang serta tergenang oleh air, padahal jalan ini merupakan akses penghubung antar desa loh,” keluhnya.

Baca Juga :  Pabrik Pembakaran Aluminium Beroperasi Bebas, Aparat Penegak Hukum Terkesan Tutup Mata
Kondisi jalan yang rusak anatara Desa Pasir Gadung menuju Desa Simpang Tiga, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang

Ia berharap kepada Dinas terkait maupun Pemerintah Daerah, segera merespon keluhan darinya, umumnya masyarakat dari dua Desa, yaitu Pasir Gadung dan Simpang Tiga, yang sejak lama terisolir akibat rusaknya jalan tersebut.

Maka dari itu ia berharap mudah-mudahan kedepanya jalan yang menghubungkan dua desa tersebut segera dibangun.

” Kami sangat membutuhkan infrastruktur jalan ini, karena apabila jalan sudah bagus maka perekonomian masyarakat pun akan ikut meningkat,”pungkasnya.

Sampai berita ini diterbitkan Instansi Terkait belum dapat dikonfirmasi.

(Rochman)

Berita Terkait

Akhir Pelarian “Pak’De”! Buron Kasus Kejahatan Seksual Anak Ditangkap di Tegal Usai 3 Hari Diburu
Satgas PKH Buka Suara soal Pengambilalihan Lahan di PSN PIK 2, Ini Langkah Tegasnya
Gelar Audiensi, Jurnalis Sepatan Dorong Pembangunan dan Pelayanan Publik
Di duga Pengedar Obat Terlarang di Bayur Kali Ditangkap Polisi Polsek Sepatan tersangka di Rehab Ada Apa ya!!
Anak Yatim dan Dhuafa “Geruduk” Polsek Kronjo, Minta Tiket Wisata Pulau Cangkir Tetap Buka
Berani Lawan SE Bupati? Clique Bar & Resto Diduga Buka Diam-Diam, Satpol PP Kabupaten Tangerang Ditantang Nyali!
Pemkab Tangerang Gelar Rakor Forkopimda Jelang Idul Fitri dan Arus Mudik 2026/1447 H
Diduga Bebas Edarkan Tramadol dan Obat Keras, Toko di Bantar gebang Bekasi Tuai Kemarahan Warga: APH Diminta Jangan Tutup Mata
Berita ini 68 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 18:52 WIB

Akhir Pelarian “Pak’De”! Buron Kasus Kejahatan Seksual Anak Ditangkap di Tegal Usai 3 Hari Diburu

Kamis, 2 April 2026 - 11:04 WIB

Satgas PKH Buka Suara soal Pengambilalihan Lahan di PSN PIK 2, Ini Langkah Tegasnya

Rabu, 1 April 2026 - 00:21 WIB

Gelar Audiensi, Jurnalis Sepatan Dorong Pembangunan dan Pelayanan Publik

Senin, 30 Maret 2026 - 13:42 WIB

Di duga Pengedar Obat Terlarang di Bayur Kali Ditangkap Polisi Polsek Sepatan tersangka di Rehab Ada Apa ya!!

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:40 WIB

Anak Yatim dan Dhuafa “Geruduk” Polsek Kronjo, Minta Tiket Wisata Pulau Cangkir Tetap Buka

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Polisi Tangkap Pelaku Curat Modus Rumah Kosong di Jakarta Timur

Kamis, 9 Apr 2026 - 19:22 WIB