Maraknya Percaloan Rekrutmen Karyawan di PT Xinhong Indonesia, Oknum Manajer Diduga Jadi Perantara

Kamis, 22 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFO7.ID, TANGERANG | Dugaan praktik percaloan dalam proses perekrutan karyawan kembali mencuat di Kabupaten Tangerang. Kali ini, sorotan tertuju pada PT Xinhong Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang produksi komponen sepatu dan berlokasi di Jalan Raya Serang KM 21,5, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa.

Informasi yang diterima menyebutkan adanya dugaan permintaan sejumlah uang oleh oknum manajer berinisial NN kepada calon karyawan agar bisa diterima bekerja di perusahaan tersebut.

Arjuna, seorang aktivis muda dari Kabupaten Tangerang, menilai praktik ini bukan hanya merugikan secara materi, tetapi juga mencederai rasa keadilan di masyarakat.

“Tidak manusiawi rasanya ketika pencari kerja yang tengah berjuang untuk membantu perekonomian keluarga harus membayar sejumlah uang agar diterima bekerja,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (22/05).

Sumber lain yang enggan disebutkan namanya melalui pesan singkat WhatsApp mengungkapkan bahwa calon karyawan perempuan diduga diminta uang sebesar Rp 2,5 juta, sedangkan calon karyawan laki-laki diminta Rp 3 juta.

“Banyak korban yang sudah bekerja takut buka suara karena diduga mendapat ancaman dari oknum tersebut,” ungkap sumber tersebut.

Saat dikonfirmasi, NN memberikan pernyataan yang kontradiktif. Dalam pesan singkat awal, ia mengaku sudah tidak bekerja di PT Xinhong Indonesia. Namun beberapa menit kemudian, NN justru menyuruh wartawan datang langsung ke pabrik untuk bertemu dengannya.

Baca Juga :  Erigo Siap Wakili Indonesia di Ajang New York Fashion Week 2022

“Saya sudah tidak bekerja,” kata NN singkat. Namun kemudian ia menambahkan, “Datang saja ke pabrik, saya tunggu. Anda siapa? Mohon maaf, saya sedang kejar target.”

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PT Xinhong Indonesia belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan praktik percaloan tersebut.

Praktik percaloan tenaga kerja merupakan masalah serius yang berpotensi merugikan pencari kerja sekaligus mencederai keadilan sosial. Oleh karena itu, pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan instansi pengawas ketenagakerjaan, diharapkan dapat segera menindaklanjuti laporan ini agar proses rekrutmen berlangsung secara transparan dan adil.

Penulis : Mul

Berita Terkait

Galian Tanah Skala Besar di Sindang Jaya Jadi Sorotan, Status Perizinan Belum Terjawab
Mobil Pelat Merah di Cibadak Jadi Sorotan, Diduga Tidak Sesuai Fungsi Kendaraan Dinas
Warga KP Ledug Pertanyakan Komitmen Pemrakarsa Pasar Induk Jatiuwung
Diduga Asal Kerja, Proyek Galian Bertuliskan BUMN di Jalan Raya Serang Tuai Pertanyaan
Proyek Hotmix Jalan Vihara Ciakar Disorot, Hasil Pekerjaan Dinilai Belum Maksimal
Diduga Pengadaan Motor Viar Pengangkut Sampah di Kecamatan Solear 2025 Bermasalah
Pemeliharaan U-Ditch di RW 07 Sukabakti Curug Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis
Polsek Jawilan Tertibkan Dump Truk Parkir di Bahu Jalan, Kendaraan Diputar Balik
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 23:07 WIB

Galian Tanah Skala Besar di Sindang Jaya Jadi Sorotan, Status Perizinan Belum Terjawab

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:32 WIB

Warga KP Ledug Pertanyakan Komitmen Pemrakarsa Pasar Induk Jatiuwung

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:51 WIB

Diduga Asal Kerja, Proyek Galian Bertuliskan BUMN di Jalan Raya Serang Tuai Pertanyaan

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:42 WIB

Proyek Hotmix Jalan Vihara Ciakar Disorot, Hasil Pekerjaan Dinilai Belum Maksimal

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:24 WIB

Diduga Pengadaan Motor Viar Pengangkut Sampah di Kecamatan Solear 2025 Bermasalah

Berita Terbaru