Polda Banten Ungkap Kronologi Kecelakaan Kerja di PT MCCI

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFO7.ID, SERANG | Polda Banten mengungkap kronologi kecelakaan kerja yang terjadi di PT Merak Chemical Indonesia pada Senin (25/5/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di area PTA-1 PT MCCI, Kota Cilegon. Saat perusahaan sedang beroperasi normal, tiba-tiba terdengar suara keras yang berasal dari area produksi hingga sistem Early Warning System (EWS) aktif secara otomatis.

Kabid Humas Polda Banten, Maruli Ahiles Hutapea menjelaskan, setelah alarm peringatan dini menyala, pihak perusahaan langsung memerintahkan seluruh karyawan melakukan evakuasi sebagai langkah antisipasi keselamatan kerja.

“Berdasarkan keterangan pihak PT MCCI, suara keras tersebut diduga berasal dari kebocoran pipa akibat tekanan suhu yang sangat tinggi,” ujar Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, Selasa (26/5/2026).

Dugaan sementara, kebocoran tersebut menyebabkan peningkatan tekanan hingga memicu suara ledakan cukup besar dan mengaktifkan sistem peringatan dini perusahaan. Setelah kejadian, perusahaan segera menghentikan sementara aktivitas pada area terkait serta melakukan pengecekan teknis terhadap instalasi pipa dan reaktor.

Akibat insiden tersebut, dua orang karyawan dilaporkan menjadi korban dan saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Krakatau Medika.

Baca Juga :  20 Negara Paling Tak Percaya Tuhan di Dunia, Banyak dari Asia

Sementara itu, personel Polres Cilegon bersama Polda Banten langsung melakukan pemasangan garis polisi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Selain itu, Satuan Brimob Polda Banten turut melakukan sterilisasi lokasi guna memastikan tidak ada unsur radioaktif yang terlepas. Tim Puslabfor Bareskrim Polri juga telah mengambil sampel di lokasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Sekitar pukul 18.00 WIB, kondisi asap di lokasi dilaporkan sudah tidak terlihat lagi. Polda Banten mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi dan tetap menjaga kewaspadaan.

Editor : Mul

Sumber Berita : Humas Polda Banten

Berita Terkait

BPN Sebut Lahan Warga Terindikasi Aset TNI AD, Masyarakat Rancagong Tagih Bukti dan Dasar Hukumnya
Satlantas Polres Serang Gerak Cepat Tangani Kecelakaan di Cikesal, Sejumlah Pejalan Kaki Luka Ringan
Somasi Tak Digubris, PT UBM Siapkan Langkah Hukum atas Dugaan Penyalahgunaan Identitas
Riyan Kadhafi Pimpin Aksi Damai di Kadu Jaya, Warga Tolak Dokumen Diduga Cacat Hukum
Insiden Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Green SM Indonesia Dukung Penuh Investigasi KNKT dan PT KAI
Program MBG Tercoreng, Siswa SMK di Tangerang Temukan Ulat dalam Paket Makan Bergizi Gratis
Tabrakan KA Jarak Jauh dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Penumpang Panik Berhamburan
Kasus Mayat Pelajar di Kaliadem Sukadiri, Polresta Tangerang Periksa 8 Saksi
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:57 WIB

BPN Sebut Lahan Warga Terindikasi Aset TNI AD, Masyarakat Rancagong Tagih Bukti dan Dasar Hukumnya

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:37 WIB

Polda Banten Ungkap Kronologi Kecelakaan Kerja di PT MCCI

Senin, 11 Mei 2026 - 21:25 WIB

Satlantas Polres Serang Gerak Cepat Tangani Kecelakaan di Cikesal, Sejumlah Pejalan Kaki Luka Ringan

Senin, 4 Mei 2026 - 15:29 WIB

Somasi Tak Digubris, PT UBM Siapkan Langkah Hukum atas Dugaan Penyalahgunaan Identitas

Kamis, 30 April 2026 - 21:22 WIB

Riyan Kadhafi Pimpin Aksi Damai di Kadu Jaya, Warga Tolak Dokumen Diduga Cacat Hukum

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Brimob Dibacok Debt Collector di Serang, Dua Pelaku Berhasil Diamankan

Rabu, 3 Jun 2026 - 21:01 WIB

Hukum dan Kriminal

Guru SD Diduga Lecehkan Siswa, Warga Geruduk Rumah Pelaku

Rabu, 3 Jun 2026 - 19:25 WIB