Menanggapi Proyek Betonisasi Alami Retak, Camat Panongan Akan Panggil Pihak Pemborong

Sabtu, 25 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek betonisasi alami retak cukup parah di Serdang Asri III Panongan Tangerang Banten

Proyek betonisasi alami retak cukup parah di Serdang Asri III Panongan Tangerang Banten

Kabupaten Tangerang, Info7.id | Menggapai pemberitaan terkait proyek betonisasi di Serdang Asri III Panongan diduga dikerjakan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) alami keretakan.

Camat Panongan saat dikonfirmasi awak media mengatakan bahwa dirinya akan segera memanggil pihak pemborong untuk dimintai penjelasan secara rinci terkait proyek tersebut.

Camat Panongan juga mengaku bahwa berkas pencairan proyek betonisasi yang mengalami retak dimaksud belum ditandatangani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Nanti pemborongnya saya panggil pak, kerjaannya belum saya tanda tangan pencairannya,” Jawab Camat Panongan melalui pesan WhatsApp.

Baca Juga :  Proyek Paving Blok di Kelurahan Bunder Tak Sesuai RAB, Ini Klarifikasi Pihak Pelaksana CV Dian Sakira

Diketahui dari pemberitaan sebelumnya, proyek betonisasi di Serdang Asri III tersebut dikerjakan oleh pihak pelaksana berinisial DN warga Balaraja dan diduga biaya proyek tersebut menggunakan anggaran dari Kecamatan Panongan.

Namun sangat disayangkan, proyek yang baru saja selesai dikerjakan tersebut sudah mengalami keretakan, diduga keras teknis pengerjaan dilaksanakan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang ditentukan.

Adanya betonisasi yang mengalami keretakan cukup parah itu kini menjadi perbincangan di kalangan warga dan publik.

Baca Juga :  Galian Kabel PLN di Taman Ubud Diduga Tak Memiliki Izin dari Dinas PU

Hal itu memang cukup menarik untuk diperbincangkan dan ditindak lanjuti. Karena anggaran biaya yang digelontorkan oleh negara melalui Kecamatan Panongan untuk peningkatan jalan tersebut pun bukanlah kecil.

Untuk itu, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia diminta mengaudit seluruh kegiatan yang ada di Kecamatan panongan.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak Badan Pemeriksa Keuangan Negara Republik Indonesia belum dapat dikonfirmasi.

Penulis : Mul

Berita Terkait

Antar Keluarga Berangkat Haji Handphone Kecopetan di Area Masjid Al-Amzad Kabupaten Tangerang
Pemerintah Dorong Implementasi MOISS untuk Efisiensi Penggunaan Anggaran
Polres Tapanuli Tengah Terima Kunjungan Kerja Kapolda Sumut di Mapolres Tapteng
Ketua KPU Kabupaten Sukabumi, Bantah Isu Miring Terkait Rekrutmen PPK 2024
Pemkab. Tangerang Meriahkan Pawai Mobil Hias HUT Ke-44 Dekranas Solo
Kejaksaan Tinggi Banten Tangkap 1Tersangka Korupsi Pembebasan Lahan
Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan Wartawan oleh Oknum Mafia Solar Ketua GWI Mengapresiasi Kinerja Kaporles .
Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Raih 2 Penghargaan Bergengsi di International Awards 2024
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Mei 2024 - 10:21 WIB

Antar Keluarga Berangkat Haji Handphone Kecopetan di Area Masjid Al-Amzad Kabupaten Tangerang

Selasa, 21 Mei 2024 - 10:09 WIB

Pemerintah Dorong Implementasi MOISS untuk Efisiensi Penggunaan Anggaran

Minggu, 19 Mei 2024 - 11:26 WIB

Polres Tapanuli Tengah Terima Kunjungan Kerja Kapolda Sumut di Mapolres Tapteng

Jumat, 17 Mei 2024 - 18:00 WIB

Ketua KPU Kabupaten Sukabumi, Bantah Isu Miring Terkait Rekrutmen PPK 2024

Kamis, 16 Mei 2024 - 13:38 WIB

Pemkab. Tangerang Meriahkan Pawai Mobil Hias HUT Ke-44 Dekranas Solo

Rabu, 15 Mei 2024 - 12:52 WIB

Kejaksaan Tinggi Banten Tangkap 1Tersangka Korupsi Pembebasan Lahan

Kamis, 9 Mei 2024 - 17:20 WIB

Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan Wartawan oleh Oknum Mafia Solar Ketua GWI Mengapresiasi Kinerja Kaporles .

Sabtu, 4 Mei 2024 - 10:04 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Raih 2 Penghargaan Bergengsi di International Awards 2024

Berita Terbaru