Bupati Tangerang Alokasikan Rp 73 Miliar untuk Kendalikan Inflasi Setelah Harga BBM Naik

Senin, 19 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Info7.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten mengalokasikan anggaran sebesar Rp73 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 untuk mengendalikan inflasi akibat kenaikan harga BBM

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan bahwa anggaran yang digunakan tersebut nantinya akan dialokasikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah melalui program bantuan sosial tunai.

Dilansir dari Antara, Senin, 19 September 2022, anggaran sebesar itu juga akan digunakan untuk pengendalian ekonomi melalui beberapa sektor strategis. Antara lain, seperti sektor kelompok usaha mikro dengan dialokasikan melalui unit pengelolaan dana bergulir (UPDB). Dan pemberian keringanan atau relaksasi pada sektor bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) serta pajak bumi dan bangunan (PBB).

“Alokasi anggaran ini tentu kita anggarkan untuk bantuan sosial tunai maupun penanganan dampak ekonomi di tiga sektor, pajak, UMKM dan Masyarakat,” katanya usai menghadiri rapat paripurna bersama DPRD di Tangerang, Senin.

Ia menambahkan, alokasi pembiayaan sebesar Rp 73 miliar itu bersumber dari dua anggaran, pertama dana transfer umum dari dana alokasi khusus atau dana bagi hasil pemerintah pusat sebesar dua persen. Dan sumber pendapatan kedua, yaitu dari anggaran biaya tak terduga (BTT) Pemerintah Kabupaten Tangerang tahun 2022.

Baca Juga :  Benyamin Sampaikan Capaian Pemkot di Paripurna ke 14

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid menambahkan untuk penyaluran anggaran sebesar Rp 73 miliar itu akan diprioritaskan terhadap 33.333 masyarakat melalui bantuan langsung tunai, sektor ketahanan pangan, UMKM, dan padat karya.

“Dan ini merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam rangka untuk meringankan beban masyarakat Kabupaten Tangerang,” kata Maesyal.

(Red)

Berita Terkait

Kenaikan Harga Beras Dikeluhkan Pengusaha Makanan & Minuman
Harga Beras Hari Naik Hingga 16 Ribu Per Kilogram
Rupiah Layu ke Rp15.618 di Awal Pekan
Di Momen Bulan Kemerdekaan, PT PNM Mekaar Ajak Nasabah Buka Usaha Baru
Parah!!! Diduga Sebuah Showroom Dialih Fungsikan Menjadi Pabrik Tak Berizin
LSM dan Ormas Resmi Laporkan Kabid HI Disnaker ke Polresta Tangerang
Bina Wilayah, TP PKK Kabupaten Tangerang Sambangi Desa Malang Nengah
Wujudkan Perekonomian Mandiri, Bumdes Pasir Gadung Berikan Trobosan Baru
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Februari 2024 - 09:37 WIB

Kenaikan Harga Beras Dikeluhkan Pengusaha Makanan & Minuman

Rabu, 7 Februari 2024 - 11:03 WIB

Harga Beras Hari Naik Hingga 16 Ribu Per Kilogram

Senin, 22 Januari 2024 - 11:32 WIB

Rupiah Layu ke Rp15.618 di Awal Pekan

Jumat, 1 September 2023 - 15:56 WIB

Di Momen Bulan Kemerdekaan, PT PNM Mekaar Ajak Nasabah Buka Usaha Baru

Kamis, 3 Agustus 2023 - 14:22 WIB

Parah!!! Diduga Sebuah Showroom Dialih Fungsikan Menjadi Pabrik Tak Berizin

Jumat, 30 Juni 2023 - 15:02 WIB

LSM dan Ormas Resmi Laporkan Kabid HI Disnaker ke Polresta Tangerang

Rabu, 28 Juni 2023 - 07:44 WIB

Bina Wilayah, TP PKK Kabupaten Tangerang Sambangi Desa Malang Nengah

Minggu, 28 Mei 2023 - 15:25 WIB

Wujudkan Perekonomian Mandiri, Bumdes Pasir Gadung Berikan Trobosan Baru

Berita Terbaru

Illustrasi KKB Papua.(ist)

Nasional

Kegelisahan Menyebar di Papua Akibat Serangan KKB dan KKP

Kamis, 11 Apr 2024 - 11:53 WIB

Hukum dan Kriminal

Wartawan Dikriminalisasi Melakukan Pemerasan, Ini yang Sebenarnya Terjadi

Sabtu, 6 Apr 2024 - 14:37 WIB