BPI KPNPA RI Minta Polri Kedepankan Transparansi Penyidikan dan Segera Tetapkan Tersangka Kasus Tembak Polisi

Kamis, 28 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

2022/07/25

Jakarta, DentumNews | Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara & Pengawas Anggaran RI ( BPI KPNPA RI ) Tubagus Rahmad Sukendar mengatakan bahwa tidak ada kekuasaan yang langgeng dan abadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baik terhadap seseorang atau pun untuk kelompok tertentu. 2022/07/25.

Menyikapi perkembangan belum ada ditetapkan tersangka dalam kasus polisi tembak polisi yang mengakibatkan tewasnya Brigadir J.

Menurut Tubagus Rahmad Sukendar yang akrab disapa Kang Tb Sukendar secara intens mengikuti perkembangan kasus terkait peristiwa penembakkan tersebut.

Ia pun menyampaikan kepada awak media bila Polri lambat dalam mengungkap kasus penembakkan brigadir J maka akan membuat publik semakin tidak percaya terhadap Kinerja Polri dan bila Tim Bentukan Kapolri dapat dengan cepat dalam menuntaskan kasus tersebut.

Sekaligus terungkap adanya para tersangka dan pihak pihak yang terlibat dapat terungkap dengan cepat maka keberhasilan Kapolri dan Jajaran akan tercatat dalam sejarah mana pun di Republik ini.

“Sejarah telah menyampaikan kepada kita, sekuat apapun kekuasaan seseorang atau sekelompok orang di satu waktu pasti akan selesai jua,” dalam arti kata bila ada oknum di tubuh Polri yang dengan sengaja menutup nutupi kasus tewas nya Brigadir J, demi membela individu dan kelompok tertentu tanpa memikirkan kehormatan institusi maka kebusukan nya cepat atau lambat akan terbongkar juga.

Baca Juga :  Menjelang Tahun Baru, Kapolres Jakarta Pusat Cek Pos Pam di Johar Baru

Karena itu, Kang Tb Sukendar menhimbau kepada semua pihak, untuk dapat bersabar dan mempercayakan semua nya kepada Tim Bentukan Kapolri dalam mengusut sampai tuntas dan berharap secepatnya ada Polri menetapkan tersangka yang terkait dalam peristiwa penembakan Brigadir J.

Artinya, saat ini publik masih menunggu dan harus segera mendapatkan kepastian dari Kapolri terkait penuntasan terhadap kasus yang sedang sedang di dalami Bareskrim Polri terhadap laporan dari pihak pengacara keluarga Brigadir J atas dugaan pembunuhan berencana dan ataupun dari Tim Bentukan Kapolri segera mungkin dapat mengungkap para pelaku yang terkait dalam peristiwa polisi tembak polisi sehingga Wibawa dan Marwah Polri dapat terjaga independensi dan Polri harus juga mengutamakan menjaga Marwah institusi dibanding kepentingan individu maupun suatu kelompok.

“Jika demikian mengapa kita harus berdiri berhadapan dan saling bersitegang?” Jadi mari kita berikan kesempatan kepada Kapolri dalam bekerja bersama Tim untuk secepat mungkin bisa terungkap siapa saja para pelaku yang sudah berbuat keji terhadap tewas nya Brigadir J.

Baca Juga :  3 Orang di Bogor Terluka Bakar Akibat Ledakan Tabung Gas

“Marilah kita semua tertuju menyoroti kinerja Tim Bentukan Kapolri dan bila benar ada keterlibatan oknum pejabat utama polri dalam peristiwa tersebut untuk segera Kapolri sampaikan kehadapan publik agar Polri bisa kembali meraih simpati masyarakat dan sekaligus mendapatkan apresiasi serta dukungan masyarakat dan Marwah Institusi Polri akan tetap dijaga dengan segenap jiwa dan raga para Bhayangkara Tribrata Polri.

Kang Tb Sukendar menyampaikan bahwa semua pihak harus sadar dan menyadari bahwa kekuasaan seharusnya dapat dipakai untuk mewujudkan idealisme dan niat baik institusi terhadap masyarakat, jangan menjadi sebaliknya

Namun demikian, menurut Kang Tb Sukendar, agar niat baik tersebut tidak lantas membuat pihak lain yang memiliki perbedaan pandangan direndahkan atau disingkirkan.

“Di sinilah kita diuji dalam mengkritisi dan menyikapi dinamika kehidupan yang terjadi saat ini, ucapnya.

Lebih lanjut,”Jika tidak selesai hari ini maka kita hanya akan mewariskan kebusukan dan kebobrokan kepada generasi selanjut nya ini semua yang harus dapat di jaga agar kedepan Polri bisa lebih baik dan lebih profesional,” Tutup Kang Tb Sukendar,” pungkasnya.

( Firmansyah )

Berita Terkait

Polres Metro Tangerang Kota Mulai Gelar Operasi Patuh Jaya 2024, Berikut 14 Sasaran Pelanggaran
Mengarah Ketidakterimaan Akibat Dikritisi, Diduga OPD di Kabupaten Tangerang Meretas Beberapa Media Online
Polres Serang Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti ke Kejaksaan Negeri Serang Kasus Tindak Pidana Korupsi
Satresnarkoba Polres Serang Tangkap Pengedar Narkoba Jenis Sabu
Advokat Perempuan Dianiaya, Gabungan Advokat Semarang Desak Penahanan Pelaku
Ratusan Masa Gruduk Gedung KPK dan Kejagung RI, Minta Keseriusan APH Mengusut Dugaan Korupsi RSUD Tigaraksa
Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Suami Bakar Istri di Tangerang
Rangkaian HUT Bhayangkara ke 78, Polres Serang Musnahkan Miras Sebanyak 5061 Botol
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 18:21 WIB

Polres Metro Tangerang Kota Mulai Gelar Operasi Patuh Jaya 2024, Berikut 14 Sasaran Pelanggaran

Jumat, 12 Juli 2024 - 18:03 WIB

Mengarah Ketidakterimaan Akibat Dikritisi, Diduga OPD di Kabupaten Tangerang Meretas Beberapa Media Online

Selasa, 9 Juli 2024 - 15:33 WIB

Polres Serang Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti ke Kejaksaan Negeri Serang Kasus Tindak Pidana Korupsi

Selasa, 9 Juli 2024 - 15:29 WIB

Satresnarkoba Polres Serang Tangkap Pengedar Narkoba Jenis Sabu

Jumat, 5 Juli 2024 - 11:48 WIB

Advokat Perempuan Dianiaya, Gabungan Advokat Semarang Desak Penahanan Pelaku

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi, sumber Google.

Pendidikan

Humas FMCN Soroti Dugaan Pungli PPDB di SMAN 4 Cikupa

Senin, 15 Jul 2024 - 19:34 WIB