Berkelakuan Baik, Ratu Atut Dapat Remisi Hari Raya Idulfitri

Kamis, 5 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Dentumnews | Mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah menjadi salah satu narapidana yang mendapatkan remisi Hari Raya Idulfitri 1443 H. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Koordinator Humas dan Protokol Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Rika Aprianti.

“Iya betul (mendapatkan remisi Hari Raya Idulfitri),” ujar Rika dikutip Beritasatu, Kamis (5/5/2022).

Diketahui, Ratu Atut memperoleh potongan pidana selama sebulan. Rika menjelaskan, sama seperti warga binaan lainnya, Ratu Atut berhak memperoleh remisi tersebut karena telah berkelakuan baik selama berada di tahanan. Dia juga menegaskan, remisi Ratu Atut tersebut telah memenuhi persyaratan administratif maupun substantif.

“Terkhusus dengan perkara tindak pidana korupsi, sudah memenuhi persyaratan khusus yaitu sudah membayar denda dan uang pengganti,” ucap Rika.

Perlu diketahui, syarat pemberian remisi terhadap para narapidana diatur dalam Permenkumham Nomor 3 Tahun 2018 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat yang telah diubah melalui Permenkumham Nomor 18 Tahun 2019 dan Permenkumham Nomor 7 Tahun 2022.

Disebutkan, syarat tersebut yakni telah berkelakuan baik serta telah menjalani masa pidana selama lebih dari enam bulan. Khusus untuk narapidana kasus korupsi, remisi dapat diberikan jika yang bersangkutan telah melunasi uang pengganti sesuai dengan putusan pengadilan.

Diberitakan sebelumnya, melalui putusan kasasi, Majelis Hakim Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan 7 tahun pidana penjara terhadap Ratu Atut Chosiyah. Hukuman itu lebih berat dari vonis di pengadilan tingkat pertama yakni 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 5 bulan kurungan.

Baca Juga :  Tempat Prostitusi Berkedok Cafe di Daerah Green Garden

Ratu Atut Chosiyah terbukti menyuap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar senilai Rp 1 miliar melalui advokat Susi Tur Andayani. Suap itu diberikan untuk memenangkan gugatan yang diajukan pasangan Amir Hamzah dan Kasmin dalam sengketa Pilbup Lebak tahun 2013.

Selain itu, Atut juga dijatuhi hukuman 5 tahun dan 6 bulan pidana penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta dalam kasus korupsi pengadaan alat kesehatan di Provinsi Banten.

Redaksi

Berita Terkait

Putusan PHPU Pemilu 2024, Polres Tapteng Tingkatkan Pengamanan Kantor KPU & Bawaslu
Kepala BIN Gelorakan Semangat dan Optimisme Tim Voli BIN Juara Proliga 2024
Operasi Penindakan OPM di Papua Berhasil Amankan Wilayah
Penemuan Kerangka Manusia dalam Goa di Desa Sibura Bura Tapian Nauli
Gunung Ruang di Sulawesi Utara Meletus, Sebanyak 828 Warga Dievakuasi
Gunung Ruang di Sulawesi Utara Meletus, Sebanyak 828 Warga Dievakuasi
Warga Mojokerto Inisiatif Ciptakan “Benteng Penyelamat” di Jalur Ekstrem Pacet-Cangar
Suami Bunuh Istri di Pelalawanan, Ada 17 Tusukan di Tubuhnya
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 22 April 2024 - 17:36 WIB

Putusan PHPU Pemilu 2024, Polres Tapteng Tingkatkan Pengamanan Kantor KPU & Bawaslu

Minggu, 21 April 2024 - 15:23 WIB

Kepala BIN Gelorakan Semangat dan Optimisme Tim Voli BIN Juara Proliga 2024

Minggu, 21 April 2024 - 14:07 WIB

Operasi Penindakan OPM di Papua Berhasil Amankan Wilayah

Kamis, 18 April 2024 - 22:21 WIB

Penemuan Kerangka Manusia dalam Goa di Desa Sibura Bura Tapian Nauli

Kamis, 18 April 2024 - 11:25 WIB

Gunung Ruang di Sulawesi Utara Meletus, Sebanyak 828 Warga Dievakuasi

Kamis, 18 April 2024 - 09:36 WIB

Gunung Ruang di Sulawesi Utara Meletus, Sebanyak 828 Warga Dievakuasi

Kamis, 18 April 2024 - 09:21 WIB

Warga Mojokerto Inisiatif Ciptakan “Benteng Penyelamat” di Jalur Ekstrem Pacet-Cangar

Senin, 15 April 2024 - 23:45 WIB

Suami Bunuh Istri di Pelalawanan, Ada 17 Tusukan di Tubuhnya

Berita Terbaru

Daerah

Puluhan Bangli di Alar Jiban Desa Kohod Ditertibkan

Selasa, 23 Apr 2024 - 17:01 WIB

Nasional

Operasi Penindakan OPM di Papua Berhasil Amankan Wilayah

Minggu, 21 Apr 2024 - 14:07 WIB