Menolak Lakukan Sidak, Kades Tanah Merah Diduga Terima Upeti dari Kartel Obat Keras Ilegal

Selasa, 8 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFO7.ID | Tangerang
Peredaran obat keras golongan G Eximer dan tramadol tanpa disertai resep dokter diduga semakin merajalela di Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang. selasa(08/07/2025.)

Kendati demikian, bukannya diberantas keberadaannya, penjual obat keras ilegal tersebut diduga malah mendapat dukungan dari aparatur pemerintah wilayah setempat.

Seperti Kepala Desa (Kades) Tanah Merah yang diduga telah menerima aliran dana gratifikasi atau upeti dari pengusaha obat keras ilegal tersebut. Sehingga keberadaan wilayahnya ini bebas menjual barang haramnya tanpa kendala.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil penelusuran wartawan, Sem yakni seorang penjual obat keras mengaku sudah melakukan koordinasi dengan aparatur pemerintah wilayah setempat seperti RT dan RW hingga Kepala Desa Tanah Merah.

“Bosnya Beni/Oji, jual 3 macam yaitu eximer, tramadol sama zolam, sudah koordinasi mulai dari RT, RW sampai Kades sama Polsek, omsetnya Rp. 800 Ribu sehari,” ujar Sem kepada wartawan.
Setelah mendapat informasi yang mengejutkan dari penjual obat, wartawan langsung bergegas mendatangi Kantor Desa Tanah Merah untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Baca Juga :  Polisi Sita Ribuan Butir Obat Terlarang dari Toko Kosmetik di Teluknaga

Namun, Kiding sebagai Kades Tanah Merah membantah tudingan yang menyangkut namanya mengenai adanya koordinasi dari pengusaha obat keras ilegal. Meskipun begitu dirinya menolak melakukan giat Inspeksi mendadak dengan dalih akan konfirmasi terlebih dahulu.

“Terkait apa, ke warung obat, Oh nggak bisa begitu, kondusifnya ke siapa, nggak nerima saya, takutnya desa sana Teluk Jaya, takutnya nggak disini,  kampung Tanah Merah ada juga Pondok Jaya, kalau setau saya nggak ada yang dagang obat disini, yaudah nanti saya selidikin, setau saya memang disitu perkumpulan anak-anak tapi kalau jual obat nggak ada,” jelas Kiding Kades Tanah Merah kepada wartawan.

Baca Juga :  ART Diduga Culik Anak Majikan di Kibin, Polisi Amankan Pelaku di Cikupa

Sangat Miris sekali jika dugaan itu benar adanya, maka Kades seperti ini tidak pantas mendapat predikat pemimpin yang bijaksana dan apabila dia mencalonkan kembali pada periode berikutnya jangan sampai dipilih. Karena apa yang dia lakukan ini sama halnya sudah meracuni warganya sendiri dan merusak generasi bangsa.

Diminta kepada Aparatur Penegak Hukum (AH) wilayah setempat untuk menelusuri keberadaan pengedar obat keras ilegal dan dapat dikenakan sanksi hukum yang berlaku kepada siapa saja yang terlibat.
Sampai berita ini di terbitkan, Camat Sepatan Timur dan Kapolsek belum dikonfirmasi.(Rom)

Berita Terkait

Kapolsek Curug Tegaskan Akan Tindak Tegas Oknum Matel Jika Terbukti Melanggar Hukum
Berkedok Toko Kosmetik Diduga Jadi Sarang Peredaran Obat Keras Tramadol Dan exsimer Warga Geram Minta APH Bergerak Cepat
Brimob Dibacok Debt Collector di Serang, Dua Pelaku Berhasil Diamankan
Guru SD Diduga Lecehkan Siswa, Warga Geruduk Rumah Pelaku
‎Tramadol Masih Beredar Bebas di Tangsel, Pemberantasan Serius atau Sekadar Seremoni?‎‎
Patroli Cipkon Polsek Tangerang Ungkap Penyalahgunaan Ganja, Dua Pemuda Diamankan di Tanah Tinggi
Polsek Neglasari Bongkar Peredaran Tramadol Ilegal, 2 Pemuda Asal Aceh Ditangkap
Tawuran Remaja di Cikupa Memakan Korban, Polresta Tangerang Ringkus Pelaku
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:04 WIB

Kapolsek Curug Tegaskan Akan Tindak Tegas Oknum Matel Jika Terbukti Melanggar Hukum

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:49 WIB

Berkedok Toko Kosmetik Diduga Jadi Sarang Peredaran Obat Keras Tramadol Dan exsimer Warga Geram Minta APH Bergerak Cepat

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:01 WIB

Brimob Dibacok Debt Collector di Serang, Dua Pelaku Berhasil Diamankan

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:25 WIB

Guru SD Diduga Lecehkan Siswa, Warga Geruduk Rumah Pelaku

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:42 WIB

‎Tramadol Masih Beredar Bebas di Tangsel, Pemberantasan Serius atau Sekadar Seremoni?‎‎

Berita Terbaru