Tanpa Papan Proyek, Rehab Gedung SBPMP Cikupa Diduga Ladang Penyimpangan Anggaran

Selasa, 27 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFO7.ID, TANGERANG | Proyek rehabilitasi gedung Sekretariat Bersama Pelayanan Mutu Pendidikan (SBPMP) di Desa Sukanagara, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, diduga kuat menjadi ladang penyimpangan anggaran. Minimnya pengawasan teknis dan ketiadaan papan proyek sebagai media transparansi informasi publik membuka peluang penyimpangan yang merugikan negara.

Pantauan langsung di lapangan menunjukkan bahwa papan proyek yang wajib memuat informasi seperti nama kegiatan, nilai anggaran, pelaksana, dan durasi pelaksanaan hingga kini belum dipasang. Hal ini jelas bertentangan dengan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa serta Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, yang wajib ditaati demi memastikan transparansi dan akuntabilitas.

Seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya mengungkap bahwa kontraktor utama, berinisial BDI, jarang terlihat di lokasi proyek. Pengawasan lapangan dilakukan oleh seorang berinisial TPK yang diduga bukan pegawai resmi instansi terkait. Kondisi ini diperparah dengan mayoritas pekerja yang tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Hal ini tidak hanya membahayakan keselamatan pekerja, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas hasil pekerjaan.

Pemerintah Desa Sukanagara mengaku tidak memiliki kewenangan pengawasan teknis, yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang. Namun, lemahnya pengawasan lapangan membuka peluang pengurangan volume pekerjaan serta penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi.

Baca Juga :  PT Primanru Jaya Pengolahan Limbah B3 di Legok Diduga Tak Kantongi Izin

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, pihak yang diduga sebagai pemborong proyek memilih bungkam dan tidak memberikan komentar apa pun, menambah kecurigaan akan adanya penyimpangan.

Publik dan pengawas anggaran menuntut agar Dinas Pendidikan segera mengambil tindakan pengawasan ketat guna memastikan proyek berjalan sesuai aturan, transparan, dan akuntabel. Jika dibiarkan, proyek rehabilitasi gedung SBPMP ini tidak hanya mengancam keselamatan kerja, tetapi juga berpotensi merugikan keuangan negara secara signifikan.

Hingga berita ini diterbitkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang belum memberikan tanggapan resmi terkait temuan tersebut.

Penulis : Mul

Berita Terkait

Akses Jalan di TPU Peundeuy Rusak, Warga Kp Kimiskam Harapkan Perbaikan
Infrastruktur U-Ditch di Mekarjaya Dinilai Bawa Dampak Nyata bagi Lingkungan Warga
Proyek Paving Blok Kampung Pos Bitung Rp94,8 Juta Diduga Tidak Sesuai Standar Teknis
PERUMDAM TKR Beri 250 Sambungan Air Bersih Gratis untuk Warga Terdampak TPA Jatiwaringin
Bagai Diguncang Bumi, Proyek Betonisasi di Panongan Alami Retak
Paving Blok Babakankeusik Disorot, LPI Banten Nilai Pekerjaan Asal Jadi
Ketua PKK Kabupaten Sukabumi, Rina Rosmaniar, Perkuat 10 Program PKK di Kecamatan Cibadak
Plt Camat Cikembar Gercep Bantu Warga Parakanlima, Rumah Ibu Juanah Dibangun Gotong Royong
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 22:55 WIB

Akses Jalan di TPU Peundeuy Rusak, Warga Kp Kimiskam Harapkan Perbaikan

Rabu, 22 April 2026 - 19:00 WIB

Infrastruktur U-Ditch di Mekarjaya Dinilai Bawa Dampak Nyata bagi Lingkungan Warga

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:07 WIB

Proyek Paving Blok Kampung Pos Bitung Rp94,8 Juta Diduga Tidak Sesuai Standar Teknis

Rabu, 31 Desember 2025 - 00:52 WIB

PERUMDAM TKR Beri 250 Sambungan Air Bersih Gratis untuk Warga Terdampak TPA Jatiwaringin

Rabu, 5 November 2025 - 21:02 WIB

Bagai Diguncang Bumi, Proyek Betonisasi di Panongan Alami Retak

Berita Terbaru