Info7.id, Tangerang | Miris, Lurah Kelapa Dua merasa pusing saat dikonfirmasi awak media terkait proyek paving block penataan halaman Kantor Kelurahan yang diduga dikerjakan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB), Kamis (21/3/2024).
Lurah Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Banten tersebut terkesan enggan dikonfirmasi, ia mengaku pusing lantaran banyaknya kegiatan yang harus ia persiapkan.
Terkait pemasangan paving block penataan halaman belakang kantor Kelurahan Kelapa Dua yang diduga dikerjakan tidak sesuai RAB, dirinya menyarankan agar awak media mengkonfirmasi langsung kepada pihak pelaksana proyek dilapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tanya saja sama Jusro atau Jaka, saya lagi pusing, soalnya Minggu mau ada acara,” kata Lurah Kelapa Dua sambari menunjukan sikap bukan seorang pemimpin.
Sementara Jusro yang disebut-sebut sebagai pihak pelaksana proyek paving block, saat dikonfirmasi oleh rekan awak media melalui pesan singkat WhatsApp tidak memberikan tanggapan apapun bahkan tak merespon.

Padahal menurut informasi dari pekerja di lapangan, jelas bahwa kegiatan pemasangan paving block penataan halaman dan pembuatan taman tersebut dikerjakan oleh pihak pelaksana bernama Jusro.
Dan jika dilihat dari papan informasi yang terpampang, proyek paving blok tersebut dikerjakan oleh CV.Tiga Saudara Serasi, dengan menelan biaya yang cukup besar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang.
Dengan anggaran yang besar, tentunya pemerintah selaku pemangku kebijakan dan anggaran menaruh harapan kegiatan tersebut dapat terealisasi dengan baik dan sesuai harapan, agar nantinya manfaat dari proyek itu dapat dirasakan oleh masyarakat.
Untuk itu diharapkan kepada instansi terkait agar segera meninjau langsung ke lokasi, guna mencegah terjadinya dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh oknum untuk meraup keuntungan tanpa memikirkan kualitas proyek, jika terbukti ditemukan adanya dugaan penyimpangan, maka diharapkan dapat menindak dengan tegas tanpa tebang pilih.
sampai berita ini diterbitkan, pemangku kebijakan dan anggaran belum dapat dikonfirmasi.
Penulis : Mul






