Proyek Jembatan Jayanti Dinilai Ceroboh, Keselamatan Warga Diabaikan

Kamis, 24 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFO7.ID, TANGERANG | Proyek penggantian Jembatan Jayanti di Kampung Slapanjang, RT 01 RW 01, Desa Carenang, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan akibat lemahnya perhatian terhadap keselamatan publik.

Dengan anggaran lebih dari Rp2,5 miliar dari APBD Tahun Anggaran 2025, proyek yang dikerjakan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang ini justru menimbulkan kekhawatiran warga.

Pantauan INFO7.ID di lapangan mendapati area pengerukan yang dibiarkan terbuka tanpa pengamanan. Meski terdapat papan informasi dan pengalihan arus lalu lintas, tak terlihat pagar pembatas, penutup, maupun rambu peringatan yang memadai. Kondisi ini sangat rawan, terutama bagi anak-anak yang kerap bermain di sekitar lokasi.

Proyek infrastruktur publik seharusnya mengedepankan prinsip kehati-hatian, bukan sekadar mengejar progres konstruksi. Pengamanan sementara seperti pagar dan pembatas wajib menjadi bagian dari standar kerja, bukan pelengkap yang diabaikan.

Baca Juga :  Proyek Drainase Jalan Kutabaru Diduga Asal Jadi, Abaikan K3 dan Teknis

Pemerintah daerah didesak segera turun tangan untuk mengevaluasi pelaksanaan proyek dan menerapkan langkah korektif sebelum terjadi insiden. Pengawasan yang lemah bukan hanya mengorbankan kualitas pembangunan, tetapi juga mempertaruhkan nyawa warga.

Keselamatan publik bukan tambahan, tapi hak yang harus dilindungi sejak awal hingga proyek rampung. Pembangunan yang baik dinilai bukan hanya dari hasil, tapi dari proses yang manusiawi dan bertanggung jawab.

Penulis : Mul

Berita Terkait

Seperti Main Kucing-Kucingan, Proyek Hotmik di Curug Dikerjakan Malam Hari
Hotmix Sukatani Cisoka Diduga Bermasalah, Lapisan Tipis dan Tidak Merata
Akses Jalan di TPU Peundeuy Rusak, Warga Kp Kimiskam Harapkan Perbaikan
Infrastruktur U-Ditch di Mekarjaya Dinilai Bawa Dampak Nyata bagi Lingkungan Warga
Proyek Paving Blok Kampung Pos Bitung Rp94,8 Juta Diduga Tidak Sesuai Standar Teknis
PERUMDAM TKR Beri 250 Sambungan Air Bersih Gratis untuk Warga Terdampak TPA Jatiwaringin
Bagai Diguncang Bumi, Proyek Betonisasi di Panongan Alami Retak
Paving Blok Babakankeusik Disorot, LPI Banten Nilai Pekerjaan Asal Jadi
Berita ini 205 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:23 WIB

Seperti Main Kucing-Kucingan, Proyek Hotmik di Curug Dikerjakan Malam Hari

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:02 WIB

Hotmix Sukatani Cisoka Diduga Bermasalah, Lapisan Tipis dan Tidak Merata

Minggu, 26 April 2026 - 22:55 WIB

Akses Jalan di TPU Peundeuy Rusak, Warga Kp Kimiskam Harapkan Perbaikan

Rabu, 22 April 2026 - 19:00 WIB

Infrastruktur U-Ditch di Mekarjaya Dinilai Bawa Dampak Nyata bagi Lingkungan Warga

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:07 WIB

Proyek Paving Blok Kampung Pos Bitung Rp94,8 Juta Diduga Tidak Sesuai Standar Teknis

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Brimob Dibacok Debt Collector di Serang, Dua Pelaku Berhasil Diamankan

Rabu, 3 Jun 2026 - 21:01 WIB

Hukum dan Kriminal

Guru SD Diduga Lecehkan Siswa, Warga Geruduk Rumah Pelaku

Rabu, 3 Jun 2026 - 19:25 WIB