Catut Nama Institusi Kepolisian, Pabrik Pipa Paralon Merk Liong Mas Jadi Pertanyaan

Kamis, 31 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto gerbang dan pabrik Pipa Paralon Merk Liong Mas

Foto gerbang dan pabrik Pipa Paralon Merk Liong Mas

Tangerang, Info7.id | Pabrik pipa paralon ber-merk Liong Mas yang diproduksi oleh PT. Mitra Dharma Persada di Desa Bojong Kamal, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Diduga tak mengantongi izin dan mencatut nama institusi kepolisian Polsek legok, Sabtu, 26/08/2023.

Dari hasil penelusuran Awak Media, pabrik tersebut diduga telah banyak melakukan pelanggaran, diantaranya seperti tidak adanya jaminan BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan.

Saat bekerja, karyawan tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), dan area pabrik juga tidak dilengkapi dengan Alat Pemadam Kebakaran yang memadai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

karyawan yang jumlahnya kurang lebih ada 50 orang tersebut, gajinya jauh dibawah Upah Minimum Regional (UMR), serta tidak memiliki perjanjian kerja yang jelas.

Menurut keterangan karyawan, dia bekerja dengan sistem gaji harian lepas, namun nominalnya cukup bervariasi, mulai dari Rp. 60 ribu hingga Rp. 100 ribu, tergantung dari keahlian dan masa kerja.

Baca Juga :  Proyek Betonisasi Jalan Yang Dikerjakan Oleh CV Prisma Tiga Bersaudara Diduga Kurangi Volume

“Saya kepala produksi, kalau bos sama manajernya jarang ke pabrik, disini gajinya harian lepas, kalau abang mau masuk ke area pabrik untuk foto-foto, kata pimpinan saya silahkan izin dulu ke Polsek,” paparnya.

Sementara itu, Hendra selaku Manajer perusahaan mengatakan bahwa dirinya jarang sekali berkunjung ke pabrik, alasannya karena dia selalu berada di luar kota, sedangkan untuk perizinannya itu sudah lengkap.

“Kalau memang ada kesalahan, jika ingin ditutup, tutup saja, kita sudah biasa, nanti juga buka lagi, lagian kita sudah izin kok, mulai dari Desa, Polsek, RT maupun RW setempat, dan semuanya mendukung,” Ujarnya melalui sambungan telepon.

Setelah Awak Media meminta izin langsung ke Polsek Legok perihal untuk memasuki area pabrik, pihaknya menyatakan tidak ada sangkut pautnya dengan Polsek, bahkan tidak mengetahui keberadaan pabrik pipa paralon ber-merk Liong Mas tersebut.

Baca Juga :  Parah!!! PT Megah Mas Prima Diduga Berikan Hukuman Pada Karyawannya Dengan Cara Berdiri

Oleh sebab itu, agar sesuai dengan fakta, Awak Media meminta izin kepada pihak pabrik untuk memotret aktifitas didalamnya, namun tidak di izinkan olehnya dengan dalih harus lapor Polsek.

Diduga pihak pabrik mencatut nama institusi kepolisian atau Polsek itu untuk alat menakut-nakuti wartawan yang ingin meliput indikasi pelanggaran yang dilakukan oleh pabrik tersebut.

Sedangkan, Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat atau lebih dikenal dengan sebutan Binamas, Istoyo mengatakan dirinya tidak memiliki kapasitas untuk memberikan izin.

“Silahkan izin ke pihak pabrik saja, saya tidak ada kapasitas disitu,” Beber Istoyo via jaringan telepon.

Dengan adanya dugaan itu, pemerintah Kabupaten Tangerang dan Aparat Penegak Hukum (APH) diminta meninjau dan menindaklanjuti perusahaan tersebut.

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Tangkap Empat Tersangka Kasus Uang Palsu Rp 22 Miliar di Jakarta Barat
Investigasi Keberadaan Mobil Dinas TNI AD di TKP Percetakan Uang Palsu
Ditreskrimsus Polda Banten Ungkap Kasus Penyuntikan Tabung Gas
Satreskrim Polres Serang Tangkap Pelaku Perbuatan Cabul Terhadap Anak Dibawah Umur
Sekjen LSM Pelopor Indonesia Sebut Oknum Debt Collector di Tangerang Sangat Bringas
Minta Dukungan Masyarakat, Polda Jabar Buka Hotline untuk Kasus Vina Cirebon
Polda Metro Jaya Berhasil Ungkap Kasus Judi Online Beromzet Puluhan Miliar
Pemerintahan Kecamatan Cikupa Hadiri Grebek Posyandu Hari Ke 2 Desa Pasir Gadung
Berita ini 149 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Juni 2024 - 16:24 WIB

Polda Metro Jaya Tangkap Empat Tersangka Kasus Uang Palsu Rp 22 Miliar di Jakarta Barat

Sabtu, 22 Juni 2024 - 17:17 WIB

Investigasi Keberadaan Mobil Dinas TNI AD di TKP Percetakan Uang Palsu

Kamis, 20 Juni 2024 - 14:30 WIB

Ditreskrimsus Polda Banten Ungkap Kasus Penyuntikan Tabung Gas

Jumat, 14 Juni 2024 - 18:35 WIB

Satreskrim Polres Serang Tangkap Pelaku Perbuatan Cabul Terhadap Anak Dibawah Umur

Jumat, 14 Juni 2024 - 15:02 WIB

Sekjen LSM Pelopor Indonesia Sebut Oknum Debt Collector di Tangerang Sangat Bringas

Berita Terbaru