Toko Obat Daftar Golongan G Terus Beroperasi, APH Diminta Tegas

Kamis, 3 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang, Info7.id | Toko obat golongan daftar G jenis Eksimer dan Tramadol berkedok toko kosmetik dijalan Raya Serang Km 21,5 Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang Banten terus saja membandel beroperasi, seolah-olah kebal hukum.

Dari pantauan Awak Media di lokasi, toko berkedok kosmetik tersebut diduga menjual belikan obat keras golongan daftar G dengan bebas tanpa mengunakan resep dokter.

Padahal jelas-jelas obat tersebut adalah jenis obat keras golongan daftar G yang penggunaannya harus dalam pengawasan dan resep dokter, obat tersebut juga termasuk katagori narkotika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Obat eksimer dan tramadol cukup berbahaya bagi generasi muda, jika salah dalam mengonsumsinya, efek yang ditimbulkan akan memberikan ilustrasi yang tinggi, mudah terkejut saat diajak bicara. Selain itu, penggunanya juga akan mengalami bengong membawa pikirannya melayang.

Baca Juga :  Satreskrim Polres Serang Tangkap Pelaku Perbuatan Cabul Terhadap Anak Dibawah Umur

Keberadaan tokoh berkedok kosmetik tersebut juga di keluhkan warga setempat berinisial JND, menurutnya keberadaan tokoh itu cukup meresahkan dan bisa merusak generasi anak bangsa.

“Toko ini membuat resah, kalau bisa di tutup aja,” Ujar JND pada Awak Media, Kamis, 03/08/2024.

Sementara itu, Dadang selaku sekertaris Desa (Sekdes) Desa Cibadak saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dirinya tidak melarang jika toko tersebut benar-benar berjualan kosmetik.

“Kalau hanya berjualan kosmetik sih saya rasa tidak ada masalah, tapi jika berjualan yang diduga menyimpang kita kembalikan lagi kepada masyarakat setempat,” Ucapnya.

Di tempat yang sama, Sertu Muhamad, Babinsa Desa Cibadak saat dimintai tangapan terkait adanya penjualan obat tramadol tersebut memberikan tanggapan yang tidak jauh berbeda dengan apa yang di sampaikan sekdes sebelumnya.

Baca Juga :  Parah!!! PT Megah Mas Prima Diduga Berikan Hukuman Pada Karyawannya Dengan Cara Berdiri

“Saya dari Babinsa dan binmas sebenernya sudah pernah memberikan teguran kepada penjaga toko berkedok kosmetik itu, namun sampai saat ini masih beroperasi,” Terangnya.

Dengan adanya hal itu, Aparat Penegak Hukum (APH) khusunya pihak kepolisian Polsek Cikupa, diminta segera menindak tegas para pengusaha ilegal tersebut.

Pihak kepolisian juga bisa menerapkan Pasal 196 Juncto Pasal (98) ayat 2 dan 3 dan atau Pasal 197 juncto Pasal 106 UU RI nomor 36 tahun 2009 Tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun bagi para pelaku.

Jadi, tidak ada lagi alasan pihak APH untuk tinggal diam, karena ini menyangkut generasi anak bangsa, peredaran obat terlarang itu juga bisa memicu meningkatnya tingkat kejahatan.

(MUL)

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Tangkap Empat Tersangka Kasus Uang Palsu Rp 22 Miliar di Jakarta Barat
Investigasi Keberadaan Mobil Dinas TNI AD di TKP Percetakan Uang Palsu
Ditreskrimsus Polda Banten Ungkap Kasus Penyuntikan Tabung Gas
Satreskrim Polres Serang Tangkap Pelaku Perbuatan Cabul Terhadap Anak Dibawah Umur
Sekjen LSM Pelopor Indonesia Sebut Oknum Debt Collector di Tangerang Sangat Bringas
Minta Dukungan Masyarakat, Polda Jabar Buka Hotline untuk Kasus Vina Cirebon
Polda Metro Jaya Berhasil Ungkap Kasus Judi Online Beromzet Puluhan Miliar
Pemerintahan Kecamatan Cikupa Hadiri Grebek Posyandu Hari Ke 2 Desa Pasir Gadung
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Juni 2024 - 16:24 WIB

Polda Metro Jaya Tangkap Empat Tersangka Kasus Uang Palsu Rp 22 Miliar di Jakarta Barat

Sabtu, 22 Juni 2024 - 17:17 WIB

Investigasi Keberadaan Mobil Dinas TNI AD di TKP Percetakan Uang Palsu

Kamis, 20 Juni 2024 - 14:30 WIB

Ditreskrimsus Polda Banten Ungkap Kasus Penyuntikan Tabung Gas

Jumat, 14 Juni 2024 - 18:35 WIB

Satreskrim Polres Serang Tangkap Pelaku Perbuatan Cabul Terhadap Anak Dibawah Umur

Jumat, 14 Juni 2024 - 15:02 WIB

Sekjen LSM Pelopor Indonesia Sebut Oknum Debt Collector di Tangerang Sangat Bringas

Berita Terbaru