SPBU Bungur Kemayoran Diduga Abaikan Aturan Pertamina

Jumat, 14 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Info7.id | Investigasi Forum Wartawan Jakarta (FWJ) Indonesia berhasil menemukan adanya dugaan permainan BBM Pertalite bersubsidi di SPBU 34-10604 Bungur Kemayoran Jakarta Pusat.

Berdasarkan data tim lapangan, SPBU itu telah terpampang pengumuman pengisian Pertalite menggunakan motor jenis Thunder diperbolehkan hanya 1 kali dalam sehari dengan volume 10 liter.

Faktanya, ditemui para pengendara sepeda motor Suzuki Thunder berbaris alias mengantri dan mereka terlihat bolak balik lebih dari 1 kali mengisi di SPBU tersebut dengan sekali mengisi Rp. 150.000.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengumuman yang dibuat dan ditempel pihak management SPBU itu hanya untuk mengelabui BPH Migas, dan terkesan tertib aturan, faktanya malah SPBU itu sebagai ajang pencurian BBM Pertalite bersubisi. “Kata Remond, Ketua Korwil Forum Wartawan Jakarta (FWJ) Indonesia, Jum’at (14/10/2022).

Remond merinci, temuan tim investigasi yang dikomandoi di wilayah Jakarta Pusat khususnya di SPBU 34-10604 bukan pertama kali. Kata dia, 2 hari lalu pihaknya juga menemui permainan dengan modus yang sama di SPBU 34-10605 Galur.

Baca Juga :  Warga Cibadak Sukabumi Panik Diakibatkan Gempa M 6,5 Berpusat di Garut

“Ini seperti modus baru setelah penggunaan jerigen dilarang, mereka gunakan sepeda motor jenis thunder. “Ucapnya.

Awalnya, kata Remond, pengawas SPBU yang bernama Risky itu berkelit, namun ketika diperlihatkan bukti video, pengawas serta operator SPBU 34-10604 mengakui kesalahannya, bahkan mereka mencoba mau menyogok tim investigasi FWJ Indonesia.

“Tadi awalnya mereka berkelit, tapi kan kami punya bukti rekaman, dan akhirnya mereka mengakui kesalahannya. Bahkan setelah tau mereka salah, pengawas mau mencoba – coba menyogok kami. “Jelas Remond.

Remond juga meminta manager SPBU 34-10604 Bungur Kemayoran Jakarta Pusat untuk koperaktif dan tidak perlu menyebut-nyebut punya backingan orang Polsek Kemayoran.

“Kalau salah akui sajalah, dan tak perlu ngomong di backing orang Polsek Kemayoran, itu akan membuat ramai. Jika orang Polsek Kemayoran disebut sebut oleh Manager SPBU itu. “Ujarnya.

Sementara Ketua Umum Forum Wartawan Jakarta (FWJ) Indonesia Mustofa Hadi Karya atau yang biasa disapa Opan melalui siaran pers nya, Jum’at (14/10/2022) pagi mengatakan regulasi Migas sudah cukup jelas. Bahkan ketegasan UU Migas No.22 tahun 2021 Pasal 55 dan Keppres Nomor 191 tahun 2014 tentang Migas pun sudah dijelaskan.

Baca Juga :  Truk Muatan Minyak Goreng Tumpah ke Jalan di Pinang

“Kita masih fleksible ajah, kalau pihak SPBU masih ingin buka usahanya dan bisa mengedukasi masyarakat serta lebih ketat pengawasannya agar tidak ada lagi BBM bersubsidi dicolong dengan modus dan alibi hanya pembenaran saja, ya silahkan lakukan aturan yang sesuai regulasinya. “Ungkap Opan.

“Yang kami ketahui, modus mereka membeli BBM Pertalite bersubsidi di SPBU 34-10604 di jalan Jl. Bungur Besar Raya No.103, RT.11/RW.1, Kemayoran, Kec. Kemayoran, Jakarta Pusat, menggunakan kendaraan Suzuki Thunder berjumlah lebih dari 6 kendaraan dan dipantau bolak – balik masuk mengisi Pertalite lebih dari 1 kali.

Opan juga menantang pihak SPBU untuk membuka CCTV pada hari Jum’at tanggal 14 Oktober 2022, dari pukul 00.01 – 03.00 WIB yang disaksikan pihak Polsek Kemayoran.

“Kita buka saja CCTV SPBU itu, biar tau dan jelas bukti – buktinya, gak perlu sang Manager pake nada tinggilah, kalau salah akui kesalahannya. “Pungkas Opan.

(Red)

Sumber : Forum Wartawan Jakarta (FWJ)

Berita Terkait

Banjir Rendam Perumahan PCI Cilegon, Warga Keluhkan Saluran Air Tak Mampu Tampung Hujan
Respons Cepat Polsek Cikande dan Warga Selamatkan Rumah dari Kebakaran
Cuaca Buruk Mengintai Banten, Polda Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
‎Pimpinan Redaksi Jabarinside.com David Surbakti S.pd Sebut Oknum Mengaku Wartawan di Medsos Cederai Marwah Pers
‎Warga Sungapan Korban Bencana Masih Tinggal Menumpang, Harapkan Janji Hunian Baru Segera Direalisasikan
Sampah Bangunan Menumpuk di Gedung PU Tangerang, LPI Banten Desak Segera Dibersihkan
Atap SDN Kedung Dalam 2 Mauk Ambruk, DPRD Minta Pemulihan Psikologis Murid dan Investigasi Menyeluruh
Polda Metro Jaya Gandeng Pakar Lintas Disiplin Ungkap Kematian Diplomat Kemlu
Berita ini 234 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:18 WIB

Respons Cepat Polsek Cikande dan Warga Selamatkan Rumah dari Kebakaran

Selasa, 2 Desember 2025 - 11:38 WIB

Cuaca Buruk Mengintai Banten, Polda Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 10:49 WIB

‎Pimpinan Redaksi Jabarinside.com David Surbakti S.pd Sebut Oknum Mengaku Wartawan di Medsos Cederai Marwah Pers

Rabu, 1 Oktober 2025 - 19:33 WIB

‎Warga Sungapan Korban Bencana Masih Tinggal Menumpang, Harapkan Janji Hunian Baru Segera Direalisasikan

Rabu, 10 September 2025 - 16:30 WIB

Sampah Bangunan Menumpuk di Gedung PU Tangerang, LPI Banten Desak Segera Dibersihkan

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

ART Diduga Culik Anak Majikan di Kibin, Polisi Amankan Pelaku di Cikupa

Rabu, 7 Jan 2026 - 13:47 WIB