Miris, Proyek Hotmix di Ranca Iyuh Panongan, Pengawas & Pelaksana Tak Tahu R.A.B

Jumat, 5 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, DentumNews | Peningkatan jalan hotmix yang berada di Kp. Kebon RT.02 RW. 01, Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan diduga tidak sesuai spesifikasi standar maupun kualitas. Jum’at, 05/08/2022.

Dari hasil pengamatan Awak Media di lokasi proyek, terlihat agregat yang digelar diduga tak sesuai R.A.B, selain itu hotmixnya nampak kurang dari 4 cm.

Berdasarkan papan nama informasi, proyek tersebut dilaksanakan oleh CV. Bina Atas Mandiri dengan anggaran senilai Rp. 189.180.000,00,- dan sumber dana dari APBD Provinsi Banten tahun 2022 melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

papan nama informasi proyek

Dikin, Pelaksana proyek tersebut saat dikonfirmasi oleh Awak Media di lokasi, ia menjelaskan bahwa proyek itu memiliki volume 1350 meter, sedangkan ketebalan hotmix menurut pengakuanya hanya digelar 3 cm.

Baca Juga :  Kades Ranca Iyuh Kabur dari Audiensi! Dugaan Korupsi Anggaran Kian Menguat

“Saya enggak pegang R.A.B bang, untuk volume pekerjaan seluruhnya kalau enggak salah seribu tiga ratus lima puluh meter,” ujar Dikin.

Sementara itu, Fikri pengawas dari Dinas terkait ketika ditanya volume proyek tersebut, dirinya tak dapat menjelaskan, lebih anehnya lagi dia sebagai pengawas tidak tahu R.A.B.

“Saya enggak pegang R.A.B bang, dan saya enggak tahu,” singkatnya.

Perlu diketahui bahwa R.A.B adalah Rencana Anggaran Biaya, yang didefinisikan sebagai perkiraan perhitungan atas banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan, alat dan upah serta biaya-biaya lainnya yang berhubungan dengan pelaksanaan suatu pekerjaan atau proyek.

Baca Juga :  Wooden Bar Gading Serpong Diduga Memiliki Izin Tak Sesuai Peruntukan

Miris, mungkinkah proyek itu akan sesuai spesifikasi, standar maupun kualitasnya, jika pelaksana dan pengawasnya saja tak berpedoman pada R.A.B, mau jadi apa proyek tersebut apabila dikerjakan oleh orang yang kurang menguasai di bidangnya.

Akankah hal seperti ini akan terus terjadi dalam pengerjaan proyek tender ataupun penunjukan langsung, harusnya instansi pemerintah terkait dapat memilah dan memilih dalam seleksi kontraktor yang akan mengerjakan suatu proyek.

Tujuanya supaya proyek yang dikerjakan mendapatkan hasil yang maksimal dan dikerjakan oleh kontraktor yang profesional.

Sampai berita ini diterbitkan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Banten belum dapat dikonfirmasi.

(Cahyo Wahyu Widodo)

Berita Terkait

Galian Tanah Skala Besar di Sindang Jaya Jadi Sorotan, Status Perizinan Belum Terjawab
Mobil Pelat Merah di Cibadak Jadi Sorotan, Diduga Tidak Sesuai Fungsi Kendaraan Dinas
Warga KP Ledug Pertanyakan Komitmen Pemrakarsa Pasar Induk Jatiuwung
Diduga Asal Kerja, Proyek Galian Bertuliskan BUMN di Jalan Raya Serang Tuai Pertanyaan
Proyek Hotmix Jalan Vihara Ciakar Disorot, Hasil Pekerjaan Dinilai Belum Maksimal
Diduga Pengadaan Motor Viar Pengangkut Sampah di Kecamatan Solear 2025 Bermasalah
Pemeliharaan U-Ditch di RW 07 Sukabakti Curug Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis
Polsek Jawilan Tertibkan Dump Truk Parkir di Bahu Jalan, Kendaraan Diputar Balik
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 23:07 WIB

Galian Tanah Skala Besar di Sindang Jaya Jadi Sorotan, Status Perizinan Belum Terjawab

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:39 WIB

Mobil Pelat Merah di Cibadak Jadi Sorotan, Diduga Tidak Sesuai Fungsi Kendaraan Dinas

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:32 WIB

Warga KP Ledug Pertanyakan Komitmen Pemrakarsa Pasar Induk Jatiuwung

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:51 WIB

Diduga Asal Kerja, Proyek Galian Bertuliskan BUMN di Jalan Raya Serang Tuai Pertanyaan

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:42 WIB

Proyek Hotmix Jalan Vihara Ciakar Disorot, Hasil Pekerjaan Dinilai Belum Maksimal

Berita Terbaru