Jelang Puasa Dan Idul Fitri Harga Minyak Goreng Masih Mahal

Senin, 28 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Info7.id | Menjelang Puasa dan Idul Fitri Harga Minyak Goreng Curah mengalami kenaikan dari harga yang sudah di tetapkan Pemerintah Rp.14.000.Namun harga eceran di sejumlah pasar wilayah Kecamatan Sepatan dan Teluknaga mengalami kenaikan menjadi Rp.18.000.Sampai Rp.20.000 perliter.

Sedangkan Harga Eceran minyak goreng kemasan harga masih relatif mahal, sekitar Rp.23.000 sampai Rp.25.000 perliter.

Dari hasil pantauan awak media ke pasar-pasar tradisional dan minimarket.Stok minyak goreng kemasan melimpah dan stok minyak goreng curah terbilang cukup sedikit.

Salah seorang pedagang minyak goreng di pasar tradisional sepatan mengatakan, harga minyak goreng curah eceran Rp.20.000 perliter,karena yang ia dapat dari agen sudah mahal.

Pedagang dan pembeli minyak goreng di pasar tradisional

“Iya memang masih ada yang menjual dengan harga delapan belas ribu hingga dua puluh ribu rupiah,” tuturnya.

Baca Juga :  Rumah Warga Terkena Banjir ! Galian PDAM di Suka Bakti di Protes Warga

Salah seorang pembeli minyak goreng, Antoni saat di temui di pasar, ia mengatakan, memang minyak goreng stoknya banyak, namun harganya terbilang cukup mahal, Karena minyak goreng curah di bandrol harga senilai Rp.20.000, sedangkan Pemerintah menetapkan harga Het Rp.14.000 perliter,” ujarnya kepada awak media.Senin (28/3/2022).

“Semoga Pemerintah Daerah dan Pusat bisa secepatnya mengatasi harga minyak goreng yang relatif mahal harganya,”Kata Antoni.

(Ferri novianto)

Berita Terkait

Gudang Barang Impor Asal Cina di Jatiuwung Diduga Tak Berizin, Negara Terancam Rugi Triliunan
MASALAH CORETAX :Tantangan Bagi Media dan Pemerintah dalam Melaporkan Pajak
Belanja Masalah Melalui Warung Bhabinkamtibmas.
Pemerintah Dorong Implementasi MOISS untuk Efisiensi Penggunaan Anggaran
Bersurat Ke Pengusaha Se-Banten, Apindo Lakukan Pendataan Industri Terdampak Kebijakan PGN
Kunjungan Balai Penyuluhan Pertanian di KWT Sri Wahyuni Desa Kohod Menjadi Motivasi Menuju Prestasi
Tuding Gagal Meraih Keuntungan Besar, Kades Pasanggrahan Agus Setiyantoro : Itu Tidak Benar
Kenaikan Harga Beras Dikeluhkan Pengusaha Makanan & Minuman
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 September 2025 - 17:53 WIB

Gudang Barang Impor Asal Cina di Jatiuwung Diduga Tak Berizin, Negara Terancam Rugi Triliunan

Rabu, 22 Januari 2025 - 08:14 WIB

MASALAH CORETAX :Tantangan Bagi Media dan Pemerintah dalam Melaporkan Pajak

Senin, 10 Juni 2024 - 15:46 WIB

Belanja Masalah Melalui Warung Bhabinkamtibmas.

Selasa, 21 Mei 2024 - 10:09 WIB

Pemerintah Dorong Implementasi MOISS untuk Efisiensi Penggunaan Anggaran

Sabtu, 27 April 2024 - 12:10 WIB

Bersurat Ke Pengusaha Se-Banten, Apindo Lakukan Pendataan Industri Terdampak Kebijakan PGN

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Brimob Dibacok Debt Collector di Serang, Dua Pelaku Berhasil Diamankan

Rabu, 3 Jun 2026 - 21:01 WIB

Hukum dan Kriminal

Guru SD Diduga Lecehkan Siswa, Warga Geruduk Rumah Pelaku

Rabu, 3 Jun 2026 - 19:25 WIB