Satgas Pangan Polri Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Jelang Ramadan 

Sabtu, 26 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang melayani pembeli di sebuah pasar tradisional di Jakarta, Senin (4/5/2020).  Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menyebutkan pergerakan inflasi Bulan April yang sebesar 0,08% dinilai tak biasa. pergerakan inflasi yang lambat ini turut dipengaruhi rendahnya konsumsi masyarakat di tengah pandemi viru Corona saat ini. SP/Joanito De Saojoao.

Pedagang melayani pembeli di sebuah pasar tradisional di Jakarta, Senin (4/5/2020).  Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menyebutkan pergerakan inflasi Bulan April yang sebesar 0,08% dinilai tak biasa. pergerakan inflasi yang lambat ini turut dipengaruhi rendahnya konsumsi masyarakat di tengah pandemi viru Corona saat ini. SP/Joanito De Saojoao.

Jakarta, Dentumnews | Satuan tugas (Satgas) Pangan Polri menyatakan secara umum ketersediaan sejumlah komoditas pangan dan bahan pokok jelang bulan suci Ramadan dan Lebaran Idulfitri tahun 2022 ini aman. Hal itu diungkapkan Kepala Satgas Pangan Polri Irjen Helmy Santika kepada wartawan, Sabtu (26/3/2022).

“Secara umum, sesuai data yang di-share dari stakeholder terkait dengan stok dan ketersediaan serta distribusi pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri tahun ini, Insyaallah cukup di mana kami melihat tidak ada hambatan saat distribusinya ditambah dengan stabilnya harga di pasar,” ungkap Helmy.

Disebutkan, adanya sedikit kenaikan harga bahan pokok dan komoditas pangan yang terjadi saat ini memang dirasa lumrah sesaat jelang peringatan hari besar keagamaan. Ditambah lagi dengan pengaruh krisis energi dan pangan internasional, juga dampak invasi Rusia ke Ukraina yang berpengaruh pada naiknya harga pangan dan energi internasional.

“Di dalam negeri, yang menjadi pembahasan hangat yakni kenaikan harga minyak goreng, yang lebih disebabkan oleh naiknya harga CPO sebagai bahan utama minyak goreng, serta beberapa komoditas lain yang pemenuhannya sebagian besar masih tergantung impor, seperti kedelai, gula, dan daging sapi,” tambahnya.

Baca Juga :  Pertama dalam 2 Tahun, Bursa Eropa Turun Secara Kuartalan

Pihak Kepolisian bersama TNI juga menyatakan siap membantu pemerintah dalam upaya mengendalikan harga dan menjamin pasokan harga pangan jelang Ramadan dan Idulfitri tahun ini, lantaran Kapolri sendiri sudah menginstruksikan seluruh Kapolda bersama Pangdam di seluruh wilayah di Indonesia untuk terjun langsung memastikan ketersediaan dan stok serta distribusinya akan tetap berjalan lancar.

“Polda dan jajaran agar melakukan langkah-langkah antisipatif segera bila ditemukan ada komoditas yang terganggu pasokan maupun ketersediaannya, bersama-sama dengan instansi terkait,” tandasnya.

Berita Terkait

Belanja Masalah Melalui Warung Bhabinkamtibmas.
Pemerintah Dorong Implementasi MOISS untuk Efisiensi Penggunaan Anggaran
Bersurat Ke Pengusaha Se-Banten, Apindo Lakukan Pendataan Industri Terdampak Kebijakan PGN
Kunjungan Balai Penyuluhan Pertanian di KWT Sri Wahyuni Desa Kohod Menjadi Motivasi Menuju Prestasi
Tuding Gagal Meraih Keuntungan Besar, Kades Pasanggrahan Agus Setiyantoro : Itu Tidak Benar
Kenaikan Harga Beras Dikeluhkan Pengusaha Makanan & Minuman
Harga Beras Hari Naik Hingga 16 Ribu Per Kilogram
Rupiah Layu ke Rp15.618 di Awal Pekan
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 15:46 WIB

Belanja Masalah Melalui Warung Bhabinkamtibmas.

Selasa, 21 Mei 2024 - 10:09 WIB

Pemerintah Dorong Implementasi MOISS untuk Efisiensi Penggunaan Anggaran

Sabtu, 27 April 2024 - 12:10 WIB

Bersurat Ke Pengusaha Se-Banten, Apindo Lakukan Pendataan Industri Terdampak Kebijakan PGN

Kamis, 18 April 2024 - 20:56 WIB

Kunjungan Balai Penyuluhan Pertanian di KWT Sri Wahyuni Desa Kohod Menjadi Motivasi Menuju Prestasi

Kamis, 18 April 2024 - 14:38 WIB

Tuding Gagal Meraih Keuntungan Besar, Kades Pasanggrahan Agus Setiyantoro : Itu Tidak Benar

Berita Terbaru