Buntut Adanya Dugaan Pungli, LPI Minta KUPT Samsat Ciledug Diganti

Sabtu, 24 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Info7.id | Laskar Pasundan Indonesia (LPI) kembali menyoroti Samsat Ciledug Kota Tangerang Banten terkait adanya dugaan pungutan liar di area parkiran.

Pihak LPI Menduga Pungutan Liar (Pungli) di area parkiran Samsat Ciledug tersebut ada keterlibatan Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT). Karena parkiran liar tersebut dikelola oleh pihak eksternal.

Hal itu dikatakan Kabid investigasi LPI Paiman Tamin, menurutnya, tempat pelayanan publik seperti Samsat Ciledug itu tidak diperbolehkan adanya pungutan liar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sesuai peraturan yang berlaku, tempat pelayanan publik tidak diperbolehkan adanya pungutan liar,” Ujar Paiman Tamin pada Awak Media Sabtu, 24/6/2023.

Baca Juga :  ini Cara Advokat Asal Mataram Menangani Perkara Hukum

Paiman Tamin juga menduga keras adanya kongkalikong antara kepala UPT PPD Samsat Ciledug dengan para pihak Eksternal.

” Karena jelas ini ruang publik milik pemerintah, tidak boleh adanya pungutan apapun, apalagi pihak eksternal bukan internal yang melakukan pungutan,” Cetusnya dengan penuh kecewa.

Lebih lanjut, Paiman menyebut bukan hanya tentang parkiran, pihaknya pun menyoroti dugaan denda pajak kendaraan yang tidak di realisasikan ke Pendapatan Daerah (PAD).

“Kami juga menduga adanya jatah di BBN I dan BBN II untuk KUPT, belum lagi di beberapa bagian lainya,” Kata Paiman Tamin.

Dengan adanya dugaan itu, LPI meminta kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten serta KASN untuk segera memeriksa yang bersangkutan.

Baca Juga :  Kades Pagelaran Diduga Pungli, LPI Minta PT RGS Ikut Diperiksa

Pihak LPI juga mendesak agar KUPT Samsat Ciledug Segera di ganti, karena diduga melakukan pembiaran.

“Dalam waktu dekat ini kami akan segera layangkan surat untuk Audiensi dengan Bapenda Banten, kami juga akan menggelar aksi unjuk rasa meminta KUPT Samsat Ciledug diganti,” Pungkasnya.

Sementara itu, sampai berita ini di terbitkan, Kasubag Umum Dan Kepegawaian Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten dan KUPT Samsat Ciledug saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum memberikan balasan.

(iml)

Berita Terkait

Pengoplos LPG di Cileungsi Bogor Kocar-kacir Terekam Drone, Tabung Gas Dibawa Kabur
Ribuan Tabung LPG Bersubsidi Disita Polisi, Bogor Jadi Wilayah Terbanyak Pengungkapan
Toko Obat Berkedok Penjual Mie Aceh di Kawasan Cengkareng Barat Meresahkan Warga
Modus Baru Peredaran Obat Keras di Kamal Muara Berkedok Toko Kelontong Alarm Keras bagi Aparat Penegak Hukum
Rokok Diduga Ilegal Dijual Terang-terangan di Dasana Indah, Aparat Diminta Bertindak Tegas
Polda Banten Musnahkan 8.527 Lembar Uang Palsu, Perkuat Upaya Jaga Stabilitas Ekonomi
2 Pengedar Tramadol-Hexymer Diciduk di Teluknaga, Polisi Ungkap Modus Jualan Bebas
Edarkan Puluhan Bahkan Ratusan Jenis Produk Non SNI, PT. Global Makmur Electronic Tak Tersentuh Aparat Hukum
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:37 WIB

Pengoplos LPG di Cileungsi Bogor Kocar-kacir Terekam Drone, Tabung Gas Dibawa Kabur

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:50 WIB

Ribuan Tabung LPG Bersubsidi Disita Polisi, Bogor Jadi Wilayah Terbanyak Pengungkapan

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:26 WIB

Toko Obat Berkedok Penjual Mie Aceh di Kawasan Cengkareng Barat Meresahkan Warga

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:08 WIB

Modus Baru Peredaran Obat Keras di Kamal Muara Berkedok Toko Kelontong Alarm Keras bagi Aparat Penegak Hukum

Kamis, 30 April 2026 - 17:21 WIB

Rokok Diduga Ilegal Dijual Terang-terangan di Dasana Indah, Aparat Diminta Bertindak Tegas

Berita Terbaru