Kejaksaan Negri Kota Tangerang di Demo Masa, ini Penyebanya

Rabu, 15 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Tangerang, Info7.id | Untuk meminta ketegasan terkait mahfia tanah, Puluhan Anggota Garda Aktif Tangerang Raya (GATRA) lakukan demonstrasi di depan Gedung Kejaksaan Negri Kota Tangerang. pada Rabu (15/03/2022).

Aksi demo tersebut untuk mendesak Kejaksaan, menangkap Mahfia Tanah dan Kroninya serta memenuhi tiga tuntutan

  1. Adanya kepastian Hukum dalam proses lapdu Gatra di Kejaksaan Negri Kota Tangerang
  2. Penegakan Hukum harus menjunjung tinggi dan bersikap profesional, “Sebagaimana Kejaksaan Negri Kota Tangerang adalah pelayanan publik.
  3. Sebagai tuntutan terbesar kami, tidak ada lagi mahfia tanah di Kota Tangerang yang bermain dan merugikan masyarakat.
Baca Juga :  Polda Banten Hadiri Pelantikan Perhimpunan Remaja Masjid Indonesia

Potret wartawan di lokasi, terlihat pengunjuk rasa membentangkan sejumlah spanduk bertuliskan, “Berantas Tuntas Mahfia Tanah” serta melakukan orasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disampaikan Dodi selaku Kasat Intel Kejati Kota Tangerang menyampaikan, pihaknya masih mendalami serta mgumpulkan data dugaan mahfia tanah yang bermain.

“Kami masih mendalami dan mengumpulkan data,” ungkap Dodi kepada pendemo.

Terpisah, saat di konfirmasi Ketua GATRA Dr, Bahru Navizha menuturkan, pihaknya meminta ke Aparat Penegak hukum untuk menangkap Mahfia tanah serta mengadili penyelewengan serta pengerusakan data data tanah yang berada di Kota Tangerang.

Baca Juga :  Kapolri Perintahkan Jajaran Kepolisian Tindak Tegas Debt Collector yang Tarik Paksa Kendaraan

“Kami akan tetap mengawal kasus ini sampai akar akar nya dan tuntas, sudah 2 bulan kami masukan ke kejaksaan. Sampai Kajarinya pindah belum juga ada jawaban. Saya meunya Kajari tegas Karna korbanya masyarakat banyak,” sambung Bahru.

Bahkan Aksi temen temen hari hanya meminta ketegasan Kajari menangani kasus tanah yang banyak bermasalah.

“Silahkan selesaikan permasalahan masyarakat dengan hukum yang Pasti, jangan bela yang salah, jelas Ketum Gatra

(Red)

Berita Terkait

Pengoplos LPG di Cileungsi Bogor Kocar-kacir Terekam Drone, Tabung Gas Dibawa Kabur
Ribuan Tabung LPG Bersubsidi Disita Polisi, Bogor Jadi Wilayah Terbanyak Pengungkapan
Toko Obat Berkedok Penjual Mie Aceh di Kawasan Cengkareng Barat Meresahkan Warga
Modus Baru Peredaran Obat Keras di Kamal Muara Berkedok Toko Kelontong Alarm Keras bagi Aparat Penegak Hukum
Rokok Diduga Ilegal Dijual Terang-terangan di Dasana Indah, Aparat Diminta Bertindak Tegas
Polda Banten Musnahkan 8.527 Lembar Uang Palsu, Perkuat Upaya Jaga Stabilitas Ekonomi
2 Pengedar Tramadol-Hexymer Diciduk di Teluknaga, Polisi Ungkap Modus Jualan Bebas
Edarkan Puluhan Bahkan Ratusan Jenis Produk Non SNI, PT. Global Makmur Electronic Tak Tersentuh Aparat Hukum
Berita ini 23 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:37 WIB

Pengoplos LPG di Cileungsi Bogor Kocar-kacir Terekam Drone, Tabung Gas Dibawa Kabur

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:50 WIB

Ribuan Tabung LPG Bersubsidi Disita Polisi, Bogor Jadi Wilayah Terbanyak Pengungkapan

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:26 WIB

Toko Obat Berkedok Penjual Mie Aceh di Kawasan Cengkareng Barat Meresahkan Warga

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:08 WIB

Modus Baru Peredaran Obat Keras di Kamal Muara Berkedok Toko Kelontong Alarm Keras bagi Aparat Penegak Hukum

Kamis, 30 April 2026 - 17:21 WIB

Rokok Diduga Ilegal Dijual Terang-terangan di Dasana Indah, Aparat Diminta Bertindak Tegas

Berita Terbaru