Cabul, Guru Agama di Tangerang Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Kamis, 9 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Tangerang, Info7.id | Kasus pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan oleh seorang guru agama berinisial M alias A di Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang berhasil diungkap Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya.

Dalam kasus tersebut, sebanyak tujuh orang anak anak berusia 8 hingga 10 tahun diketahui menjadi korban M.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, kasus tersebut terjadi pada Desember 2022 hingga Januari 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dimana terungkapnya kasus tersebut bermula saat pihaknya mendapat laporan dari orang tua korban pada 15 Januari 2023 lalu.

Baca Juga :  Wow, Aktivis Berparas Cantik Sebut Proyek Infrastruktur di Desa Warung Kiara Asal-asalan

“Dalam laporan tersebut, orang tua korban mengaku anaknya telah menjadi korban pencabulan saat belajar agam di rumah M,” ujarnya dalam Konferensi Pers, Kamis (9/2/2023).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, sambung Zain, pelaku mengaku memasukkan tangannya ke dalam rok dan meraba alat vital korban. Tak sampai disitu, pelaku juga meraba bagian dada dan paha korban.

“Dari hasil penyelidikan, korban pencabulan bertambah dari tiga orang kini menjadi tujuh orang,” katanya.

Baca Juga :  DSA 2022: Malaysia Memamerkan UGV 'Kawbra' Asli Buatan Anak Bangsa

Adapun barang bukti yang diamankan yakni pakaian korban dan pakaian pelaku serta hasil visum.

Zain mengatakan, saat ini pelaku telah mendekam di Rutan Polres Metro Tangerang Kota.

“Saat ini kita terus melengkapi pemeriksaan dan melakukan pendampingan kepada korban. Kita sedang dalami kasusnya. Yang jelas pelaku melakukan aksinya karena ingin menyalurkan hasratnya,” tambahnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, M diancam pasal 76 D Junto pasal 81, Pasal 76 E pasal 82 UU RI tentang perlindungan anak dengan ancaman hukum penjara selama 15 tahun.

>Red<

Berita Terkait

Dubes LBBP RI Untuk Malaysia: Tidak Ada Keterlibatan Intelijen Pada Pemilu di Malaysia
Raffi Ahmad Bantah Tudingan Dirinya Terlibat Pencucian Uang
Tiga Hari Razia, 81 Motor Knalpot Brong Diamankan Satlantas Polres Metro Tangerang Kota
SPN Polda Banten Terima Kunjungan Tim Supervisi Lemdiklat Polri
Bukti Siap Majukan Indonesia, Pasangan Ganjar-Mahfud Daftar Ke KPU
Tempat Protitusi Berkedok Salon Kecantikan, LSM Gempur Akan Layangkan Surat Ke APH
Baru Juga Tunangan!!! Warga Sukabumi Harus Rela Dompet Kesayangannya di Ambil Orang Lain
Niat Melamar Kerja, Seorang Wanita Jadi Korban Pelecehan Tetangga
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Februari 2024 - 20:09 WIB

Dubes LBBP RI Untuk Malaysia: Tidak Ada Keterlibatan Intelijen Pada Pemilu di Malaysia

Senin, 5 Februari 2024 - 11:27 WIB

Raffi Ahmad Bantah Tudingan Dirinya Terlibat Pencucian Uang

Selasa, 16 Januari 2024 - 14:10 WIB

Tiga Hari Razia, 81 Motor Knalpot Brong Diamankan Satlantas Polres Metro Tangerang Kota

Rabu, 27 Desember 2023 - 19:43 WIB

SPN Polda Banten Terima Kunjungan Tim Supervisi Lemdiklat Polri

Kamis, 19 Oktober 2023 - 15:49 WIB

Bukti Siap Majukan Indonesia, Pasangan Ganjar-Mahfud Daftar Ke KPU

Senin, 19 Juni 2023 - 15:52 WIB

Tempat Protitusi Berkedok Salon Kecantikan, LSM Gempur Akan Layangkan Surat Ke APH

Sabtu, 3 Juni 2023 - 03:48 WIB

Baru Juga Tunangan!!! Warga Sukabumi Harus Rela Dompet Kesayangannya di Ambil Orang Lain

Senin, 15 Mei 2023 - 05:58 WIB

Niat Melamar Kerja, Seorang Wanita Jadi Korban Pelecehan Tetangga

Berita Terbaru

Illustrasi KKB Papua.(ist)

Nasional

Kegelisahan Menyebar di Papua Akibat Serangan KKB dan KKP

Kamis, 11 Apr 2024 - 11:53 WIB

Hukum dan Kriminal

Wartawan Dikriminalisasi Melakukan Pemerasan, Ini yang Sebenarnya Terjadi

Sabtu, 6 Apr 2024 - 14:37 WIB