Tidak Mampu Membayar Perawatan , Bayi Tukang Parkir di Tahan Rumah Sakit RSIA Pratiwi

Kamis, 8 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Tangerang, Info7.id | Peristiwa memilukan terjadi di Kota Tangerang, pasanagan suami istri Rasad (28) Mimin (34) warga Kampung Gang Karang Mulya Kelurahan Gerendeng Kecamatan Karawaci. Kini meratapi kesedihan mendalam.

Pasalnya buah hati yang baru lahir diduga di tahan Rumah Sakit Swasta RSIA Pratiwi, lantaran mereka belum bisa membayar sisa tagihan biyaya perawatan bayi sebesar 3,4 juta dari total 3,9 juta

Rasad, ayah bayi, mengatakan bahwa bayinya sudah 1 hari ditahan pihak RS Pratiwi karena ia belum bisa melunasi sisa tunggakan perawatan bayinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah satu hari bang anak saya di tahan di Rumah Sakit karna belum bisa melunasi sisa pembayaran,” kata orang tua bayi

Baca Juga :  Pembangunan Saluran Air PT Paramount Petals di Desa Kadu Jaya Diprotes Warga

Rasad mengaku tidak bisa melunasi pembayaran biyaya perawatan anak nya karna Ia bekerja sebagai tukang parkir di setasiun

“Saya hanya tukang parkir bang dengan pendapatan 30 – 50rb sehari, bahakan tidak mampu mencari uang sebesar itu,” keluh Rasad kepada wartawan.

Masih dikatakan Rasad, untuk membayar deposit Rumah sakit dirinya harus menjual Tv dan Tabung Gas di rumahnya.

“Tv dan Tabung Gas di rumah sudah di jual untuk membayar Deposit Rumah Sakit sebesar 500.000.,” ungkapnya.

Ia mengaku istrinya melahirkan di Rumah Sakit Pratiwi pada Senin (05/12/2022) lalau, secara di Caesar dengan jamin BPJS.

Baca Juga :  Polsek Duren Sawit Selidiki Kematian Anak Artis Tamara Tyasmara

“Biyaya istri sudah di jamin BPJS, namun anak saya belum di jamin, karna ada persyaratan yang belum bisa di lengkapi seperti kartu keluarga,”

Lanjut Rarsad, bayinya sudah di perbolehkan pulang oleh dokter pada Rabu kemarin bersama istrinya. Namun terkedala biyaya, buah hati nya tidak dapat di izinkan keluar dari Rumah Sakit.

“Saat istri dinyatakan pulang bayinya sudah boleh pulang oleh Doker, mau bagaimana lagi bang saya belum bisa melunasi biyaya perawatan anak,” ucap Rasad pada kamis (08/12).

Ia berharap Rumah sakit dapat memulangkan anaknya serta memberikan keringanan biyaya bagi dirinya.

(hdr)

Berita Terkait

BPN Sebut Lahan Warga Terindikasi Aset TNI AD, Masyarakat Rancagong Tagih Bukti dan Dasar Hukumnya
Polda Banten Ungkap Kronologi Kecelakaan Kerja di PT MCCI
Satlantas Polres Serang Gerak Cepat Tangani Kecelakaan di Cikesal, Sejumlah Pejalan Kaki Luka Ringan
Somasi Tak Digubris, PT UBM Siapkan Langkah Hukum atas Dugaan Penyalahgunaan Identitas
Riyan Kadhafi Pimpin Aksi Damai di Kadu Jaya, Warga Tolak Dokumen Diduga Cacat Hukum
Insiden Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Green SM Indonesia Dukung Penuh Investigasi KNKT dan PT KAI
Program MBG Tercoreng, Siswa SMK di Tangerang Temukan Ulat dalam Paket Makan Bergizi Gratis
Tabrakan KA Jarak Jauh dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Penumpang Panik Berhamburan
Berita ini 12 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:57 WIB

BPN Sebut Lahan Warga Terindikasi Aset TNI AD, Masyarakat Rancagong Tagih Bukti dan Dasar Hukumnya

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:37 WIB

Polda Banten Ungkap Kronologi Kecelakaan Kerja di PT MCCI

Senin, 11 Mei 2026 - 21:25 WIB

Satlantas Polres Serang Gerak Cepat Tangani Kecelakaan di Cikesal, Sejumlah Pejalan Kaki Luka Ringan

Senin, 4 Mei 2026 - 15:29 WIB

Somasi Tak Digubris, PT UBM Siapkan Langkah Hukum atas Dugaan Penyalahgunaan Identitas

Kamis, 30 April 2026 - 21:22 WIB

Riyan Kadhafi Pimpin Aksi Damai di Kadu Jaya, Warga Tolak Dokumen Diduga Cacat Hukum

Berita Terbaru