Rame Di Beritakan, Pt Arya Lingga Manik Alami Kerugian Hingga Miliaran Rupiah Akibat Penyetopan Proyek.

Senin, 19 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Info7.id | Menanggapi pemberitaan yang beredar di Media Masa dan Online, Pt Arya Lingga Manik bantah tidak ikuti aturan hingga alami kerugian Miliaran Rupiah

Hal itu di ungakapkan Made Pengusaha Deploper kepada wartan melalui seluler pada Senin, (19/09/2022)

” Berita yang beradar luas itu merupakan berita tidak benar dan dapat di klarifikasi oleh pengembang serta dibuat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Bahkan mendiskreditkan pengusaha,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya sebelum melakukan kegiatan pihaknya sudah melakukan izin lingkungan serta melengkapi legalitas perizinan.

Baca Juga :  Penjual Nasi Padang di Solear Tega Aniaya Anak Dibawah Umur, Ibu Korban Lapor Polisi

” Jelas kami mengikuti aturan hukum yang berlaku serta melengkapi izin sesuai ketentuan.” ungkap Made kepada wartawan.

Bahkan pihaknya menambahkan oknum paguyuban yang berada di lingkungan perumahan panorama satu diduga membuat narasi tidak sesuai serta mengakibatkakan kerugian materi Miliaran Rupiah.

Untuk di ketahui Pt Arya Linga Manik memiliki beberapa poin yang bisa menyebankan kerugian.

Investasi positif di Kab Tangerang di bidang kebutuhan rumah dihalangi – halangi

Berizin lengkap bupati kepala daerah, dianulir / distop satpol pp

Baca Juga :  Pimred Pos Bumi, Kecam Tindakan Pejabat Pemkab Karawang, Sekap Dua Wartawan

Membuka lapangan pekerjaaan masyarakat lokal, memajukan ekonomi setempat, mensejahterakan warga setempat dihambat

Dihentikan oleh oknum warga luar sepatan/pendatang dengan mengadu domba polres satpol pp dengan investor, berlindung dibawah warga pendatang, paguyuban menciptakan ketegangan warga lokal dengan investor

Memperalat polsek, satpol pp untuk ciptakan ketegangan antara warga lokal yg perlu pendapatan sehingga merusak keharmonisan.

Memfitnah investor seolah olah melanggar hukum, melakukan semua intinidasi kepada warga lokal, kecamatan, kepolisian dan pemda / satpol pp.

(Red)

Berita Terkait

Ancam Pecat Ketua RT Lantaran Anaknya Tak Lolos Jadi Dewan, LSM Gempur Menilai Voice Not Kades Wanakerta Diluar Nalar
Misteri Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Pantai Serang Akhirnya Terungkap
Korban Meninggal Tragedi Tol Cipali Dapat Santunan Rp 25 Juta dari PO Bus
Rapat Pleno KPU Kabupaten Tangerang Diwarnai Ketidakpuasan Para Saksi
Rumah Dukun Santet di Ciputat Digrebek Warga, Polisi Temukan Senjata Api dan Granat
Ketua DPK GN-PK Tangerang Sayangkan Sikap Kades Jeungjing yang Diduga Tak Beretika
Imbas Melonjaknya Harga Beras, Komplotan Perampok Bobol 3 Ton Beras di Teluknaga Kota Tangerang
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Sungai Cisadane Kota Tangerang
Berita ini 190 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Maret 2024 - 19:15 WIB

Ancam Pecat Ketua RT Lantaran Anaknya Tak Lolos Jadi Dewan, LSM Gempur Menilai Voice Not Kades Wanakerta Diluar Nalar

Rabu, 6 Maret 2024 - 15:07 WIB

Misteri Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Pantai Serang Akhirnya Terungkap

Rabu, 6 Maret 2024 - 14:56 WIB

Korban Meninggal Tragedi Tol Cipali Dapat Santunan Rp 25 Juta dari PO Bus

Selasa, 5 Maret 2024 - 21:45 WIB

Rapat Pleno KPU Kabupaten Tangerang Diwarnai Ketidakpuasan Para Saksi

Selasa, 5 Maret 2024 - 20:56 WIB

Rumah Dukun Santet di Ciputat Digrebek Warga, Polisi Temukan Senjata Api dan Granat

Jumat, 1 Maret 2024 - 22:11 WIB

Ketua DPK GN-PK Tangerang Sayangkan Sikap Kades Jeungjing yang Diduga Tak Beretika

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:31 WIB

Imbas Melonjaknya Harga Beras, Komplotan Perampok Bobol 3 Ton Beras di Teluknaga Kota Tangerang

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:05 WIB

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Sungai Cisadane Kota Tangerang

Berita Terbaru

Illustrasi KKB Papua.(ist)

Nasional

Kegelisahan Menyebar di Papua Akibat Serangan KKB dan KKP

Kamis, 11 Apr 2024 - 11:53 WIB

Hukum dan Kriminal

Wartawan Dikriminalisasi Melakukan Pemerasan, Ini yang Sebenarnya Terjadi

Sabtu, 6 Apr 2024 - 14:37 WIB