Macet ! Pemudik : Tangerang Menuju Merak Lebih Dari 10 Jam

Jumat, 29 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilegon, Dentumnews | Kemacetan terjadi di jalur arteri menuju Pelabuhan Merak sejak pagi dini hari ini. Kemacetan mulai dari kawasan pusat Kota Cilegon hingga ke arah pelabuhan kurang lebih sepanjang 10 Km.

Pengamatan Dentumnews, kemacetan terjadi di jalan Asia Raya, Grogol dekat kawasan industri Krakatau, kendaraan roda empat tidak dapat bergerak sama sekali menuju Merak. Jum’at, 29/04/2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nuryadi pemudik asal kota Tangerang, yang ingin merayakan momentum Hari Raya Idul Fitri di kampung halamanya, ia menuturkan bahwa dirinya hampir 3 tahun terakhir ini tidak bisa mudik dikarenakan pandemi.

Baca Juga :  Sengketa Tanah Warga dengan Sinar Mas Wisesa, Kantor Pertanahan Balikpapan Diminta Bersikap Adil

“Saya sudah tiga tahun terakhir enggak mudik akibat pandemi, oleh karena itu saya sekeluarga mudik tahun ini, biarin dah macet-macetan juga, enggak apa-apa,”ujarnya.

Mulyadi yansah, seorang pemudik asal kota Tangerang

Sementara itu, Mulyadi pemudik yang ingin pulang ke tanah kelahiranya di Lampung Utara, ia mengaku perjalananya kali ini dari Tangerang menuju Pelabuhan Merak sangat mencengangkan.

Baca Juga :  Begini Pesan Pimpred Postnewstime di Hari PERS Sedunia

Pasalnya ia melakukan perjalanan dari Tangerang ke Pelabuhan Merak biasanya ditempuh kurang lebih 2 jam perjalanan, namun kali ini perjalananya memakan waktu lebih dari 10 jam.

” Saya berangkat dari rumah jam sebelas malam, akibat kejebak macet yang parah sampai saat ini jam 10 siang belum sampai juga di Dermaga Pelabuhan, ya gimana lagi, saya sudah rindu sanak family di kampung,”ungkap mulyadi.

(Cahyo Wahyu Widodo)

Berita Terkait

Tragedi Paniai: Kehilangan Letda Oktovianus Sugalrey dan Penegakan Hukum Terhadap Tindakan Kekerasan
Mobil Tertabrak Kereta Tanpa Plang Perlintasan Ibu dan Anak Tewas
Kegelisahan Menyebar di Papua Akibat Serangan KKB dan KKP
Dua Insiden Tembakan di Papua dalam Dua Hari Beruntun: Menimbulkan Korban dari Sipil
Polri Kerahkan 2 Helikopter Jadi Ambulans Udara saat Arus Mudik dan Balik Lebaran
Upaya Milton Wujudkan ‘ZERO ACCIDENT’ pada Angkutan Kereta Api Lebaran 2024
Pemerintah Tetapkan PIK 2 dan BSD sebagai Bagian Proyek Strategis Nasional 2024 Tanpa Dana APBN
Optimalkan Perjalanan Mudik Anda: Panduan Aturan Ganjil Genap Lebaran 2024
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 13 April 2024 - 08:18 WIB

Tragedi Paniai: Kehilangan Letda Oktovianus Sugalrey dan Penegakan Hukum Terhadap Tindakan Kekerasan

Kamis, 11 April 2024 - 13:25 WIB

Mobil Tertabrak Kereta Tanpa Plang Perlintasan Ibu dan Anak Tewas

Kamis, 11 April 2024 - 11:53 WIB

Kegelisahan Menyebar di Papua Akibat Serangan KKB dan KKP

Selasa, 9 April 2024 - 15:52 WIB

Dua Insiden Tembakan di Papua dalam Dua Hari Beruntun: Menimbulkan Korban dari Sipil

Kamis, 4 April 2024 - 20:59 WIB

Polri Kerahkan 2 Helikopter Jadi Ambulans Udara saat Arus Mudik dan Balik Lebaran

Senin, 1 April 2024 - 21:33 WIB

Upaya Milton Wujudkan ‘ZERO ACCIDENT’ pada Angkutan Kereta Api Lebaran 2024

Kamis, 28 Maret 2024 - 10:25 WIB

Pemerintah Tetapkan PIK 2 dan BSD sebagai Bagian Proyek Strategis Nasional 2024 Tanpa Dana APBN

Kamis, 28 Maret 2024 - 10:18 WIB

Optimalkan Perjalanan Mudik Anda: Panduan Aturan Ganjil Genap Lebaran 2024

Berita Terbaru

Illustrasi KKB Papua.(ist)

Nasional

Kegelisahan Menyebar di Papua Akibat Serangan KKB dan KKP

Kamis, 11 Apr 2024 - 11:53 WIB

Hukum dan Kriminal

Wartawan Dikriminalisasi Melakukan Pemerasan, Ini yang Sebenarnya Terjadi

Sabtu, 6 Apr 2024 - 14:37 WIB