Penembakan KRL di Kebayoran Bikin Kaca Berlubang, Ini Penampakannya

Kamis, 31 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Info7.id | Penembakan KRL relasi Tanah Abang-Rangkasbitung tengah diusut polisi. Penembakan itu menyebabkan kerusakan pada kaca jendela salah satu kereta KRL.
Dari foto yang diterima, terlihat adanya satu lubang kecil pada kaca jendela kereta KRL. Keretakan menyebar di sekitar lubang kecil tersebut.

Penembakan tersebut terjadi pada Rabu (30/3) sekitar pukul 19.20 WIB. Insiden penembakan terjadi saat kereta memasuki sekitar 200 meter sebelum Stasiun Kebayoran.

Polisi kini tengah menyelidiki kasus tersebut. Proyektil yang ditemukan di lokasi pun telah dibawa ke Labfor untuk diteliti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekarang proyektilnya sedang dicek ke labfor,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan dikutip dari detikcom, Kamis (31/3/2022).

Zulpan mengatakan pihaknya masih menyelidiki insiden penembakan tersebut. Polisi masih menyelidiki pelaku penembakan.

Baca Juga :  Patut Dicontoh ! Tradisi Muharam Desa Kadu Jaya Santuni Anak Yatim

“Untuk motifnya sendiri juga kita belum tahu apa, masih diselidiki,” imbuh Zulpan.

Sebelumya, Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat mengatakan penembakan tersebut diduga berasal dari senapan angin.

“Dugaan sementara senapan angin. Nihil (korban),” ujar Tubagus dikutip dari detikcom, Rabu (30/3).

Penjelasan KAI Commuter
KAI Commuter menyatakan peristiwa viral penembakan KRL di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), sebagai aksi vandalisme. KAI Commuter mengungkap dugaan awal aksi vandalisme itu.

“Tindakan vandalisme oleh oknum masyarakat yang terjadi pada KRL 2138 relasi Tanah Abang-Rangkasbitung pada Rabu (30/3) malam. Indikasi awalnya adalah pelemparan,” ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba dalam keterangannya, Kamis (31/3/2022).
Anne mengatakan oknum masyarakat itu melakukan penembakan dengan menggunakan senapan angin. Akibatnya, kaca jenderal KRL tersebut rusak.

Baca Juga :  Pemkab Tangerang Tanda Tangani MoU dengan Kejaksaan Negeri

“Dari hasil penelusuran petugas terkait serta koordinasi yang dilakukan oleh petugas KAI Commuter dengan aparat kewilayahan, tindakan vandalisme tersebut berasal dari penembakan senapan angin yang menyebabkan kerusakan pada kaca jendela KRL,” tuturnya.

Selain itu, Anne menjelaskan petugas menemukan proyektil di dalam KRL yang menjadi sasaran penembakan. Dia menyebut KAI Commuter berkoordinasi dengan polisi untuk memburu pelakunya.

“Dari hasil penelusuran dan pemeriksaan di tempat kejadian oleh petugas, ditemukan proyektil di dalam KRL 2138 sekitar kaca jendela yang terkena tembakan dari senapan angin tersebut. Atas kejadian tersebut, pihak KAI Commuter terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengungkap pelaku tindakan vandalisme tersebut,” kata Anne.

Berita Terkait

Tragedi Kecelakaan di Tol Semarang-Batang, Empat Warga Blitar Meninggal Dunia
Car Free Day Banjarnegara Promosikan Budaya dan UMKM dengan Kolaborasi Dinamis
Geger! Sidang Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat Tanah Kohod, Mengungkap Skandal yang Mengguncang Daerah
Minta Dukungan Masyarakat, Polda Jabar Buka Hotline untuk Kasus Vina Cirebon
Pembangunan Tower di Kedaung Baru Neglasari Belum Kantongi Izin dari DPMPTSP. Akal-akalan Pengusaha?
Hengky dan Hendra, Diduga Memalsukan Surat Garapan Laut, Negara Dirugikan.
Kegiatan Jumat Berkah SC 234 Kota Tegal Bagikan Makanan Gratis kepada Masyarakat
Pj Gubernur Jateng Lantik Pj Bupati Baru Banjarnegara, Fokus Perangi Kemiskinan dan Pengangguran
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 23 Juni 2024 - 15:53 WIB

Tragedi Kecelakaan di Tol Semarang-Batang, Empat Warga Blitar Meninggal Dunia

Kamis, 20 Juni 2024 - 16:54 WIB

Geger! Sidang Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat Tanah Kohod, Mengungkap Skandal yang Mengguncang Daerah

Jumat, 7 Juni 2024 - 16:44 WIB

Minta Dukungan Masyarakat, Polda Jabar Buka Hotline untuk Kasus Vina Cirebon

Minggu, 2 Juni 2024 - 23:34 WIB

Pembangunan Tower di Kedaung Baru Neglasari Belum Kantongi Izin dari DPMPTSP. Akal-akalan Pengusaha?

Sabtu, 1 Juni 2024 - 16:13 WIB

Hengky dan Hendra, Diduga Memalsukan Surat Garapan Laut, Negara Dirugikan.

Berita Terbaru