Maling Uang Rakyat Beraksi Lagi? Proyek Saluran Air Rp149 Juta di Kadu Jaya Diduga Akal-akalan!

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFO7.IDTangerang | Uang rakyat senilai Rp149.751.000 diduga kuat dihamburkan dalam proyek pemeliharaan saluran air di Perum Utama Kadu Jaya Blok C–D. Proyek yang dikerjakan oleh CV Zico Mujur pada Rabu (19/11) ini menjadi sorotan tajam publik karena dikerjakan secara serampangan, mengabaikan spesifikasi teknis, dan membahayakan nyawa pekerja.

Temuan di lapangan sangat mengejutkan: puluhan uditch dipasang tanpa adukan semen (mortar) maupun ampar dasar. Blok-blok beton itu hanya diletakkan begitu saja di atas tanah, seolah sedang menyusun balok mainan. Konstruksi semacam ini dipastikan tidak akan bertahan lama, rawan ambles, dan berpotensi gagal total saat musim hujan tiba.

Yang lebih mencengangkan, praktik “proyek asal jadi” ini seolah mendapat restu. Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Kecamatan Curug yang seharusnya menjadi mata dan telinga pemerintah, terkesan tutup mata. Tidak ada teguran, tidak ada penghentian paksa. Proyek terus berjalan seolah tanpa masalah.

“Ini bukan membangun, ini membuang uang!” keluh seorang warga yang enggan disebutkan namanya. “Kalau begini caranya, beberapa bulan juga sudah hancur lagi. Uang pajaknya siapa yang dipakai?”

Ironisnya, keselamatan para pekerja pun diabaikan total. Tak satu pun dari mereka yang terlihat menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm, sepatu safety, atau sarung tangan. Saat dikonfirmasi, seorang pekerja hanya menjawab pasrah.

Baca Juga :  Keluarga dan Kuasa Hukum Tuntut Akses Pengobatan Layak bagi Antonius Lukminto, Terdakwa Skizofrenia

“Kami cuma disuruh kerja, Pak. Soal teknis, langsung saja ke pelaksana,” ujarnya, seolah mengonfirmasi bahwa mereka bekerja tanpa arahan yang benar.

Hingga berita ini diturunkan, baik CV Zico Mujur maupun pihak PPTK Kecamatan Curug bungkam seribu bahasa. Publik kini bertanya-tanya: Ada apa dengan CV Zico Mujur dan pengawas Kecamatan Curug? Siapa yang sebenarnya bermain di balik proyek senilai Rp149 juta ini?

Kami menuntut transparansi dan tindakan tegas dari Bupati Tangerang untuk mengusut tuntas dugaan penyelewengan ini sebelum kerugian negara dan potensi bencana menjadi lebih besar.(red)

Berita Terkait

Dir tipidter Mohammad Irhamni cek langsung ke jambi, black out sumatera diduga akibat konduktor putus
Menagih Janji Polri: Krimsus Polres metro Tangerang Abaikan Atensi Kapolres Warga Lebak Wangi Kecewa
Sempat Melarikan Diri, Pelaku Pengeroyokan Berhasil Diamankan: Polsek Tangerang Tegaskan Komitmen Tegakkan Hukum
Rumor Tangkap Lepas Pengedar Obat Golongan G Satnarkoba Polres Tabes bandung Jadi Sorotan
Diduga Jadi Korban Pengeroyokan dan Tindakan Premanisme di Pasar Lama Tangerang, Pelaku Usaha Tempuh Jalur Hukum
Warga, Ulama, dan Tokoh Agama Masyarakat Desa Caringin Tolak Tempat Biliar di Kampung Saga, Cisoka
JDEYO Billiard dan Cafe Diduga Belum Memiliki Perizinan Tetap beroperasi ada apa dengan Penegak Perda??
Pesona Sasak Rajamandala dan Si Hijau Manis dari Desa Haurwangi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:07 WIB

Dir tipidter Mohammad Irhamni cek langsung ke jambi, black out sumatera diduga akibat konduktor putus

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:36 WIB

Sempat Melarikan Diri, Pelaku Pengeroyokan Berhasil Diamankan: Polsek Tangerang Tegaskan Komitmen Tegakkan Hukum

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:49 WIB

Rumor Tangkap Lepas Pengedar Obat Golongan G Satnarkoba Polres Tabes bandung Jadi Sorotan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:38 WIB

Diduga Jadi Korban Pengeroyokan dan Tindakan Premanisme di Pasar Lama Tangerang, Pelaku Usaha Tempuh Jalur Hukum

Kamis, 23 April 2026 - 11:12 WIB

Warga, Ulama, dan Tokoh Agama Masyarakat Desa Caringin Tolak Tempat Biliar di Kampung Saga, Cisoka

Berita Terbaru

Info7 Update

Ady Noobvia Raya Mulai Dilirik di Dapil 4

Senin, 25 Mei 2026 - 15:36 WIB