Taska Laporkan Sejumlah Orang Terkait Dugaan Penipuan Proyek Aplikasi Fiktif

Kamis, 18 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi, sumber google.

Gambar ilustrasi, sumber google.

Kabupaten Kuningan, Info7.id | Dugaan kasus tindak pidana kejahatan penipuan terkait kegiatan proyek aplikasi fiktif yang bernilai ratusan juta rupiah pada salah satu koperasi di RS Dr. Selamet Garut,yang telah merugikan pihak Taska warga Desa Jabranti, Karangkancana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Pada hari Rabu tanggal 17 Januari 2024 kemarin kasus dugaan penipuan tersebut telah dilaporkan pihak Taska kepada Aparat Penegak Hukum (APH) Polres Garut.

Hal itu diungkapkan Sukendar selaku kuasa hukum Taska, menurut pengakuannya, pada hari Rabu kemarin pihaknya telah melakukan Pendampingan kepada kliennya dalam melakukan pelaporan atas dugaan tindak pidana kejahatan penipuan dengan modus operandi kegiatan proyek aplikasi fiktif.

“Kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Garut,” Ungkap Sukendar pada awak media di Kabupaten Kuningan. Kamis (18/01/2024).

Sukendar menyebut, dalam kasus dugaan penipuan yang menimpa kliennya tersebut, Taska telah melaporkan beberapa orang yang berinisial ADL,FKR,IDG,DDG,AGN,AGS,RHT,yang diduga terlibat dalam kegiatan proyek tersebut, dan satu diantaranya adalah oknum Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca Juga :  Diduga Praktik Pungli di Samsat Balaraja Mengakar Hampir Disemua Loket Pelayanan

“Semua alat bukti yang dimiliki pihak pelapor sudah disampaikan kepada Polres Garut, dengan adanya bukti-bukti itu, saya yakin pihak kepolisian akan segera bertindak,” Ujarnya.

Sementara itu, Taska, selaku pelapor berharap, aparat penegak hukum segera menindak lanjuti kasus tersebut, karena menurutnya, semua bukti-bukti terkait perihal yang dilaporkan sudah disampaikan secara rinci kepada pihak kepolisian.

“Saya akan terus berusaha dan terus fokus dalam mengawal perkembangan penanganan kasus ini,” Pungkas Taska.

Penulis : Rd. Junaedy

Berita Terkait

Merajalela! Tiga Titik Penjualan Tramadol Diduga Beroperasi Bebas di Karangtengah, Cianjur
Kapolsek Curug Tegaskan Akan Tindak Tegas Oknum Matel Jika Terbukti Melanggar Hukum
Berkedok Toko Kosmetik Diduga Jadi Sarang Peredaran Obat Keras Tramadol Dan exsimer Warga Geram Minta APH Bergerak Cepat
Brimob Dibacok Debt Collector di Serang, Dua Pelaku Berhasil Diamankan
Guru SD Diduga Lecehkan Siswa, Warga Geruduk Rumah Pelaku
‎Tramadol Masih Beredar Bebas di Tangsel, Pemberantasan Serius atau Sekadar Seremoni?‎‎
Patroli Cipkon Polsek Tangerang Ungkap Penyalahgunaan Ganja, Dua Pemuda Diamankan di Tanah Tinggi
Polsek Neglasari Bongkar Peredaran Tramadol Ilegal, 2 Pemuda Asal Aceh Ditangkap
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Merajalela! Tiga Titik Penjualan Tramadol Diduga Beroperasi Bebas di Karangtengah, Cianjur

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:04 WIB

Kapolsek Curug Tegaskan Akan Tindak Tegas Oknum Matel Jika Terbukti Melanggar Hukum

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:49 WIB

Berkedok Toko Kosmetik Diduga Jadi Sarang Peredaran Obat Keras Tramadol Dan exsimer Warga Geram Minta APH Bergerak Cepat

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:01 WIB

Brimob Dibacok Debt Collector di Serang, Dua Pelaku Berhasil Diamankan

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:25 WIB

Guru SD Diduga Lecehkan Siswa, Warga Geruduk Rumah Pelaku

Berita Terbaru