Viral, Beredar Video Pasutri Dalam Keadaan Terborgol Minta Dibebaskan Pemerintah Indonesia

Selasa, 26 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan suami istri diduga disekap dan di siksa di perbatasan Vietnam, sumber akun tiktok@pangerangrey

Pasangan suami istri diduga disekap dan di siksa di perbatasan Vietnam, sumber akun tiktok@pangerangrey

Tangerang, info7.id | Beredar video Warga yang mengaku Pasangan Suami Istri (Pasutri) tengah diborgol meminta bantuan kepada Pangeran Grey dan pemerintah indonesia untuk dibebaskan.

Pasangan suami istri tersebut mengaku bahwa mereka berdua sudah tiga hari didalam ruangan kamar mandi tidak diberi makan dan minum.

“Halo bang grey, halo pemerintah Indonesia, tolong bantu kami, Kami sudah tiga hari tidak makan dan minum, bahkan kami berdua disini tidak boleh buang air kecil,” kata pasutri dalam vidio yang di unggah akun tiktok@pangerangrey pada hari Jumat, 22/09/2023.

Pasutri itu juga mengaku bahwa mereka berdua sedang berada di PT Sentosa, tempatnya di perbatasan Vietnam. Namun sangat disayangkan, mereka tidak mengatakan secara rinci kenapa mereka di sekap dan terborgol.

Selanjutnya akun tiktok@pangerangrey mengatakan bahwa video tersebut yang pertama kali ia dapat dari warga Indonesia yang terjebak di perbatasan Vietnam dan Kamboja.

Baca Juga :  Polri Siapkan 7 Langkah Antisipasi Kemacetan Arus Balik Lebaran

Mereka berdua merupakan pasangan suami istri asal Purwakarta yang dipaksakan menjadi scammer atau penipu di sana.

Maka dari itu pangeran grey meminta kepada kang Dedi Mulyadi untuk memberikan solusi kepada warga Purwakarta yang terjebak di perbatasan Vietnam tersebut.

“Saya pangeran grey minta tolong ke kang Dedi Mulyadi kalau bisa warganya di berikan solusi karena keadaan mereka cukup memperhatikan dan entah sampai kapan mampu bertahan,” Pungkasnya.

Penulis : Mul

Sumber Berita : Akun tiktok@pangerangrey

Berita Terkait

Merespons Kondisi Terkini, Gemasos Desak Pemerintah Ambil Langkah Radikal Terhadap Pengusaha Hitam dan Singapura Demi Kedaulatan Ekonomi
BPN Sebut Lahan Warga Terindikasi Aset TNI AD, Masyarakat Rancagong Tagih Bukti dan Dasar Hukumnya
Polda Banten Ungkap Kronologi Kecelakaan Kerja di PT MCCI
Satlantas Polres Serang Gerak Cepat Tangani Kecelakaan di Cikesal, Sejumlah Pejalan Kaki Luka Ringan
Somasi Tak Digubris, PT UBM Siapkan Langkah Hukum atas Dugaan Penyalahgunaan Identitas
Polri Apresiasi Massa Buruh Sampaikan Aspirasi Tertib pada Peringatan May Day
Riyan Kadhafi Pimpin Aksi Damai di Kadu Jaya, Warga Tolak Dokumen Diduga Cacat Hukum
Insiden Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Green SM Indonesia Dukung Penuh Investigasi KNKT dan PT KAI
Berita ini 453 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:06 WIB

Merespons Kondisi Terkini, Gemasos Desak Pemerintah Ambil Langkah Radikal Terhadap Pengusaha Hitam dan Singapura Demi Kedaulatan Ekonomi

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:57 WIB

BPN Sebut Lahan Warga Terindikasi Aset TNI AD, Masyarakat Rancagong Tagih Bukti dan Dasar Hukumnya

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:37 WIB

Polda Banten Ungkap Kronologi Kecelakaan Kerja di PT MCCI

Senin, 11 Mei 2026 - 21:25 WIB

Satlantas Polres Serang Gerak Cepat Tangani Kecelakaan di Cikesal, Sejumlah Pejalan Kaki Luka Ringan

Senin, 4 Mei 2026 - 15:29 WIB

Somasi Tak Digubris, PT UBM Siapkan Langkah Hukum atas Dugaan Penyalahgunaan Identitas

Berita Terbaru

Uncategorized

Misteri Tumpukan Batu Es di Tengah Hutan Jasinga Gegerkan Publik

Minggu, 21 Jun 2026 - 09:56 WIB

Uncategorized

Diduga Tabrak Lari, Seorang Pengendara Wanita Tewas di Tigaraksa

Jumat, 19 Jun 2026 - 13:38 WIB