Polisi Tidur Rusak di Binong, LPI: Jangan Tunggu Ada Korban

Jumat, 4 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFO7.ID, TANGERANG | Ketua Laskar Pasundan Indonesia (LPI) DPW Banten, Mansyur, menyoroti kondisi memprihatinkan sejumlah polisi tidur berbahan karet yang terpasang di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di sepanjang Jalan Raya Binong, Kecamatan Curug. Menurutnya, alat yang seharusnya menjadi pengendali kecepatan kendaraan kini justru berubah menjadi potensi bahaya bagi pengguna jalan.

Hasil pengamatan di lapangan menunjukkan beberapa titik polisi tidur mengalami kerusakan serius. Karet pelapis tampak mengelupas, sementara sejumlah baut pengikat mencuat ke permukaan. Dalam kondisi hujan atau malam hari, situasi ini sangat berisiko bagi pengendara roda dua, roda empat, maupun pejalan kaki.

“Kami melihat langsung kondisi polisi tidur berbahan karet yang ada di Binong. Ada beberapa titik di mana bautnya mencuat dan karetnya sudah terangkat. Ini bisa membahayakan, bukan hanya motor, tapi juga mobil dan pejalan kaki,” kata Mansyur saat ditemui wartawan, Rabu (3/7/2025).

Ia menegaskan, keberadaan polisi tidur seharusnya memberi rasa aman, bukan justru menimbulkan kecemasan baru di jalan raya. Karena itu, ia mendesak evaluasi teknis menyeluruh dan penanganan segera dari instansi terkait agar kerusakan ini tidak memicu korban.

“Polisi tidur memang penting, tapi harus sesuai standar. Jangan sampai niat untuk mengurangi kecepatan malah berujung pada kerugian atau kecelakaan,” tegasnya.

Mansyur juga menyoroti pentingnya pemeliharaan berkala terhadap fasilitas lalu lintas. Ia menilai pemilihan material seperti karet tidak bisa sembarangan. Harus ada perhitungan teknis menyangkut kekuatan, daya tahan, dan metode pemasangannya agar tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari.

Baca Juga :  Puslitbang Mabes Polri Melaksanakan Penelitian Evaluasi Penggunaan Fixed Phone di Polres Serang

Laskar Pasundan Indonesia, lanjutnya, akan terus memantau kondisi sarana publik yang berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat. Ia berharap ada langkah konkret dari pemerintah daerah, bukan sekadar wacana atau pernyataan normatif.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari instansi teknis Kabupaten Tangerang terkait kondisi tersebut. Sementara itu, masyarakat diminta tetap berhati-hati saat melintasi jalur-jalur yang dipasangi polisi tidur serupa, khususnya di kawasan Binong dan sekitarnya.

Penulis : Mul

Berita Terkait

Seperti Main Kucing-Kucingan, Proyek Hotmik di Curug Dikerjakan Malam Hari
Hotmix Sukatani Cisoka Diduga Bermasalah, Lapisan Tipis dan Tidak Merata
Akses Jalan di TPU Peundeuy Rusak, Warga Kp Kimiskam Harapkan Perbaikan
Infrastruktur U-Ditch di Mekarjaya Dinilai Bawa Dampak Nyata bagi Lingkungan Warga
Proyek Paving Blok Kampung Pos Bitung Rp94,8 Juta Diduga Tidak Sesuai Standar Teknis
PERUMDAM TKR Beri 250 Sambungan Air Bersih Gratis untuk Warga Terdampak TPA Jatiwaringin
Bagai Diguncang Bumi, Proyek Betonisasi di Panongan Alami Retak
Paving Blok Babakankeusik Disorot, LPI Banten Nilai Pekerjaan Asal Jadi
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:23 WIB

Seperti Main Kucing-Kucingan, Proyek Hotmik di Curug Dikerjakan Malam Hari

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:02 WIB

Hotmix Sukatani Cisoka Diduga Bermasalah, Lapisan Tipis dan Tidak Merata

Minggu, 26 April 2026 - 22:55 WIB

Akses Jalan di TPU Peundeuy Rusak, Warga Kp Kimiskam Harapkan Perbaikan

Rabu, 22 April 2026 - 19:00 WIB

Infrastruktur U-Ditch di Mekarjaya Dinilai Bawa Dampak Nyata bagi Lingkungan Warga

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:07 WIB

Proyek Paving Blok Kampung Pos Bitung Rp94,8 Juta Diduga Tidak Sesuai Standar Teknis

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Brimob Dibacok Debt Collector di Serang, Dua Pelaku Berhasil Diamankan

Rabu, 3 Jun 2026 - 21:01 WIB

Hukum dan Kriminal

Guru SD Diduga Lecehkan Siswa, Warga Geruduk Rumah Pelaku

Rabu, 3 Jun 2026 - 19:25 WIB