Pernyataan Kontroversial Kades Pasanggrahan, LSM Desak Polresta Tangerang Bertindak Tegas

Rabu, 29 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFO7.ID, TANGERANG | Kepala Desa Pasanggrahan, Agus Setyantoro, mendapat sorotan tajam setelah pernyataannya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dianggap merendahkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Dalam forum tersebut, Agus diduga menyebut LSM hanya “ngerecokin kepala desa”, pernyataan yang memicu kemarahan para aktivis dan dianggap mencederai martabat organisasi masyarakat.

Laporan terkait insiden ini telah diajukan ke Polresta Tangerang oleh Heru, Sekjen LSM Pelopor, bersama Dahlan, Ketua Umum LSM Dobrak. Ketua Umum LSM Seroja, Taslim Wirawan, SH, menyatakan bahwa ucapan kepala desa tersebut tidak hanya menyinggung para pegiat LSM, tetapi juga merusak upaya kolaborasi yang seharusnya terjalin antara pemerintah desa dan LSM.

Taslim menilai pernyataan itu sebagai bentuk penghinaan yang tidak dapat diterima. Ia menegaskan, sebagai pemimpin, kepala desa seharusnya menjalin sinergi dengan LSM untuk membangun daerah, bukan malah menyudutkan mereka dengan generalisasi yang tidak berdasar. Jika ada oknum LSM yang bertindak tidak baik, ia menyarankan agar hal tersebut diserahkan kepada aparat hukum, bukan dilontarkan dalam forum publik yang dapat memperkeruh suasana.

Ia juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap peran strategis LSM dalam mendukung pembangunan. Ucapan kepala desa tersebut, menurutnya, menunjukkan kurangnya apresiasi terhadap kontribusi LSM yang telah berperan sebagai mitra pemerintah.

Taslim menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengawal perkembangan kasus ini dan mendesak aparat penegak hukum, khususnya Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Baktiar Joko dan Kasat Reskrim Kompol Arief Nazarudin Yusuf, SH, SIK, MH, untuk segera mengambil tindakan tegas. Ia menegaskan bahwa penanganan kasus ini tidak hanya menjadi persoalan hukum, tetapi juga pelajaran bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dalam berbicara.

Baca Juga :  Warga Desa Pasir Gadung Antusias Sambut Ilay Sebagai Kandidat Kuat Kepala Desa

Para aktivis LSM berharap insiden ini dapat menjadi pembelajaran bersama guna menjaga hubungan harmonis antara pemerintah desa dan organisasi masyarakat. Mereka juga meminta aparat hukum bersikap adil dan profesional dalam menangani laporan tersebut untuk mencegah konflik serupa di masa depan.

Hingga kini, Polresta Tangerang belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan ini. Publik menunggu langkah konkret aparat penegak hukum dalam merespons isu yang telah menjadi perhatian luas.

Editor : Mul

Berita Terkait

Kasus Mayat Pelajar di Kaliadem Sukadiri, Polresta Tangerang Periksa 8 Saksi
Atap Rumah Ambruk di Curug Kulon, Korban Masih Mengungsi Tanpa Kepastian Bantuan
Diduga Mengantuk, Pengendara Motor Tewas Usai Hilang Kendali di Cikupa
Banjir Rendam Perumahan PCI Cilegon, Warga Keluhkan Saluran Air Tak Mampu Tampung Hujan
Respons Cepat Polsek Cikande dan Warga Selamatkan Rumah dari Kebakaran
Cuaca Buruk Mengintai Banten, Polda Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
‎Pimpinan Redaksi Jabarinside.com David Surbakti S.pd Sebut Oknum Mengaku Wartawan di Medsos Cederai Marwah Pers
‎Warga Sungapan Korban Bencana Masih Tinggal Menumpang, Harapkan Janji Hunian Baru Segera Direalisasikan
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:37 WIB

Kasus Mayat Pelajar di Kaliadem Sukadiri, Polresta Tangerang Periksa 8 Saksi

Senin, 13 April 2026 - 00:05 WIB

Atap Rumah Ambruk di Curug Kulon, Korban Masih Mengungsi Tanpa Kepastian Bantuan

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:55 WIB

Diduga Mengantuk, Pengendara Motor Tewas Usai Hilang Kendali di Cikupa

Sabtu, 3 Januari 2026 - 14:21 WIB

Banjir Rendam Perumahan PCI Cilegon, Warga Keluhkan Saluran Air Tak Mampu Tampung Hujan

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:18 WIB

Respons Cepat Polsek Cikande dan Warga Selamatkan Rumah dari Kebakaran

Berita Terbaru