Belum lama Selesai Dikerjakan, Proyek Peningkatan Jalan di Desa Cirukem Alami Rusak Cukup Parah

Selasa, 28 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peningkatan Jalan Betonisasi di Desa Cirukem, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan alami rusak cukup parah

Peningkatan Jalan Betonisasi di Desa Cirukem, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan alami rusak cukup parah

Kabupaten Kuningan, info7.id | Proyek peningkatan Jalan Betonisasi di Desa Cirukem Garawangi Kuningan alami rusak cukup parah, diduga saat pengerjaanya tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Hal itu dikatakan seorang warga berinisial YS. Menurut keterangannya, proyek peningkatan Betonisasi jalan tersebut menelan anggaran 96.000.000.00, (Sembilan Puluh Enam Juta Rupiah) dari anggaran dana Desa Cirukem.

“Anggaran desa, belum lama selesai dikerjakan ini, kalau tidak salah enam bulan yang lalu, tapi kok sudah mengalami rusak cukup parah,” Kata warga berinisial YS pada awak media.

Sementara itu, Saleh, selaku Sekretaris Desa (Sekdes) Cirukem saat dikonfirmasi awak media perihal proyek tersebut terkesan menyalahkan warga dan masyarakat umum selaku pengguna jalan.

“Masalahnya jalan belum kering sudah dilalui oleh pengguna jalan,” jawab Saleh melalui pesan singkat WhatsApp.

Baca Juga :  Sidang Korupsi Unsika Kerawang, Kasto Mengaku Ditawari Uang Tapi Menolak

Saleh juga mengaku bahwa pembangunan jalan tersebut hanya sementara dan nanti akan dibangun kembali. Perkataan Sekdes tersebut terkesan desa memiliki banyak uang dan menghambur-hamburkan anggaran.

Namun, saat disinggung terkait pengerjaan betonisasi (Coran) tersebut apakah sudah dikerjakan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB), Saleh enggan berkomentar, seolah-olah ada yang ditutupi.

Penulis : Red

Berita Terkait

Sukses di Bumi Sukowati Championship, Camat Teluknaga Apresiasi Atlet Silat yang Harumkan Wilayahnya
KWT Kampung Melayu Barat Diduga Beralih Fungsi Jadi Ternak Ayam
Heboh Dugaan Potongan TPP Guru di Kabupaten Tangerang: Nominal Capai Jutaan Rupiah, Pengajar Desak Klarifikasi Dinas Pendidikan
Ungkap Kasus Pembunuhan Tukang Cilok Kapolsek dan Jajaran Reskrim Polsek Cikupa Raih Sejumlah Penghargaan
Liberty KTV Bar & Club Kembali Jadi Sorotan, Yandri Desak Pemkot Tangsel Audit Total Perizinan Tempat Hiburan Malam
Menabrak UU KIP: SMAN 17 Kabupaten Tangerang Diduga Sengaja Manipulasi Dokumen Informasi Publik Dana BOS 2024!
Iduladha 1447 H, GWI DPD Provinsi Banten dan DPC Kota Tangerang tebar Kepedulian Lewat Empat Ekor Kambing Kurban
Dir tipidter Mohammad Irhamni cek langsung ke jambi, black out sumatera diduga akibat konduktor putus
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:21 WIB

Sukses di Bumi Sukowati Championship, Camat Teluknaga Apresiasi Atlet Silat yang Harumkan Wilayahnya

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:46 WIB

KWT Kampung Melayu Barat Diduga Beralih Fungsi Jadi Ternak Ayam

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:55 WIB

Heboh Dugaan Potongan TPP Guru di Kabupaten Tangerang: Nominal Capai Jutaan Rupiah, Pengajar Desak Klarifikasi Dinas Pendidikan

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:56 WIB

Ungkap Kasus Pembunuhan Tukang Cilok Kapolsek dan Jajaran Reskrim Polsek Cikupa Raih Sejumlah Penghargaan

Senin, 8 Juni 2026 - 08:26 WIB

Liberty KTV Bar & Club Kembali Jadi Sorotan, Yandri Desak Pemkot Tangsel Audit Total Perizinan Tempat Hiburan Malam

Berita Terbaru