Diduga alami gangguan Kejiwaan, Pria Paruh Baya Tewas Bunuh Diri Loncat dari Lantai 6 Apartemen Modernland

Rabu, 4 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Tangerang, Info7.id | Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Seorang pria paruh baya berinisial TS (65) diduga tewas bunuh diri, Senin (2/10/2023). sekira pukul 20.00 WIB, Korban diduga mengalami gangguan kejiwaan dan loncat dari lantai enam gedung Apartemen Modernland Tower Hijau, Kelapa Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Salah satu saksi, FF (23), mengaku saat kejadian ia sedang tugas berjaga sebagai security diarea pintu masuk Apartemen Modernland Tower Hijau dan mendengar suara benda terjatuh disekitar area parkiran mobil, dan saat dicek ia melihat korban sudah dalam posisi telungkup di tanah.

“Setelah itu saksi memberitahukan kejadian tersebut kepada management apartemen dan setelah dilakukan pengecekan, korban dalam keadaan tertelungkup sudah meninggal dunia dan kaki dalam keadaan patah,” kata Kapolsek Tangerang, AKP Suyatno dalam keterangannya. Rabu, (4/10 /2023).

Anggota Polsek Tangerang, Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya yang menerima laporan via telepon dari anak korban langsung mendatangi lokasi kejadian (TKP).

Baca Juga :  Mahasiswi Asal Indonesia Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Australia

“Menurut keterangan anak korban YZ bahwa korban mengidap gangguan kejiwaan (skizofrenia), dan sebelumnya pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan minum 40 butir obat penenang,” ungkapnya.

Suyatno menjelaskan, korban diduga loncat dari kamar melalui balkon di lantai 6 tempat tinggalnya dengan bantuan pijakan ember dan loncat melalui jendela balkon tempat jemuran sesuai hasil olah tkp yang dilakukan.

“Atas kejadian tersebut keluarga korban keberatan untuk jenazah orang tuanya di autopsi (surat permohonan dan pernyataan untuk tidak outopsi terlampir),” tutup Kapolsek.

Berita Terkait

Ancam Pecat Ketua RT Lantaran Anaknya Tak Lolos Jadi Dewan, LSM Gempur Menilai Voice Not Kades Wanakerta Diluar Nalar
Misteri Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Pantai Serang Akhirnya Terungkap
Korban Meninggal Tragedi Tol Cipali Dapat Santunan Rp 25 Juta dari PO Bus
Rapat Pleno KPU Kabupaten Tangerang Diwarnai Ketidakpuasan Para Saksi
Rumah Dukun Santet di Ciputat Digrebek Warga, Polisi Temukan Senjata Api dan Granat
Ketua DPK GN-PK Tangerang Sayangkan Sikap Kades Jeungjing yang Diduga Tak Beretika
Imbas Melonjaknya Harga Beras, Komplotan Perampok Bobol 3 Ton Beras di Teluknaga Kota Tangerang
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Sungai Cisadane Kota Tangerang
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Maret 2024 - 19:15 WIB

Ancam Pecat Ketua RT Lantaran Anaknya Tak Lolos Jadi Dewan, LSM Gempur Menilai Voice Not Kades Wanakerta Diluar Nalar

Rabu, 6 Maret 2024 - 15:07 WIB

Misteri Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Pantai Serang Akhirnya Terungkap

Rabu, 6 Maret 2024 - 14:56 WIB

Korban Meninggal Tragedi Tol Cipali Dapat Santunan Rp 25 Juta dari PO Bus

Selasa, 5 Maret 2024 - 21:45 WIB

Rapat Pleno KPU Kabupaten Tangerang Diwarnai Ketidakpuasan Para Saksi

Selasa, 5 Maret 2024 - 20:56 WIB

Rumah Dukun Santet di Ciputat Digrebek Warga, Polisi Temukan Senjata Api dan Granat

Jumat, 1 Maret 2024 - 22:11 WIB

Ketua DPK GN-PK Tangerang Sayangkan Sikap Kades Jeungjing yang Diduga Tak Beretika

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:31 WIB

Imbas Melonjaknya Harga Beras, Komplotan Perampok Bobol 3 Ton Beras di Teluknaga Kota Tangerang

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:05 WIB

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Sungai Cisadane Kota Tangerang

Berita Terbaru

Illustrasi KKB Papua.(ist)

Nasional

Kegelisahan Menyebar di Papua Akibat Serangan KKB dan KKP

Kamis, 11 Apr 2024 - 11:53 WIB

Hukum dan Kriminal

Wartawan Dikriminalisasi Melakukan Pemerasan, Ini yang Sebenarnya Terjadi

Sabtu, 6 Apr 2024 - 14:37 WIB