Ketua KJJT :  Persekusi Jurnalis di Botoputih Harus di Tangkap Semua, Tidak ada Mediasi

Kamis, 2 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, Info7.id | Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) dan persatuan wartawan lainya Desak Polrestabes Surabaya untuk menuntut tindakan persekusi yang dilakukan oleh oknum habib dan ormas kepada wartawan,dengan menarik, memaksa dan mengintervensi agar memberikan keterangan yang dipaksakan (02/06/2022).

Aksi solidaritas ini merupakan dukungan kepada jurnalis Ade yang saat melakukan tugasnya dalam mencari/menggali kebenaran terkait kericuhan makam di Botoputih Surabaya.

Faris brewok Korlap aksi solidaritas ini menyatakan dengan lantang tujuan aksi yang merupakan titik puncak ketidak nyamanan wartawan yang selalu mendapatkan tindakan intimidasi dan persekusi, bahkan tak segan-segan awak media selalu disebut pengacau dalam menjalankan tugasnya.

“Memang sudah menjadi hak anda dalam melakukan klarifikasi pemberitaan, tetapi tetap harus mengindahkan hak-hak dari jurnalis yang sifatnya independen, bukanya dipaksa, ditarik, dan diintervensi,” dalam orasinya.

Tim delegasi bersama jajaran Polrestabes Surabaya pun sepakat untuk tetap mengawal dan memperhatikan kasus persekusi juga intervensi terhadap jurnalis.

Kamu bully aku, kamu masuk neraka, begitulah kira-kira bunyi banner yang dibawa oleh perserta aksi

Teguh Nuswantoro SH selaku kuasa hukum KJJT, beliau menegaskan bahwa tindakan persekusi terhadap wartawan tidak boleh terjadi.

“Karena dalam bertugas mencari, menggali, dan menayangkan suatu berita itu di lindungi undang-undang, kami semua sangat prihatin dan menyayangkan hal tersebut terjadi,” Tegasnya.

Tim kuasa hukum KJJT meminta kepada seluruh jurnalis se Indonesia untuk tetap mengawal kasus tersebut hingga tuntas, sehingga ada penetapan tersangka dan jangan pernah takut untuk mewujudkan kebenaran.

Baca Juga :  Polda Banten Ikut Semarakan Kemala Run 2024.

“Saya memohon kepada Kapolrestabes Surabaya agar segera melakukan penangkapan, kalau tidak akan kami teruskan ke Kapolda Jatim dan Kapolri agar Presisi,” Tegasnya.

Ade sendiri selaku korban persekusi juga menerangkan bahwa dalam kasus yang terjadi pada dirinya sudah sepenuhnya ia serahkan ke kuasa hukumnya,dengan harapan kasus persekusi pada jurnalis tidak terjadi lagi.

“Demo tersebut berjalan dengan baik, lancar dan aman, semoga aparatur hukum negara tidak tembang pilih untuk tetap profesional dalam menangani kasus persekusi pada jurnalis-jurnalis yang lain,” Pungkasnya.

(Ali Lukman)

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Tangkap Empat Tersangka Kasus Uang Palsu Rp 22 Miliar di Jakarta Barat
Investigasi Keberadaan Mobil Dinas TNI AD di TKP Percetakan Uang Palsu
Ditreskrimsus Polda Banten Ungkap Kasus Penyuntikan Tabung Gas
Satreskrim Polres Serang Tangkap Pelaku Perbuatan Cabul Terhadap Anak Dibawah Umur
Sekjen LSM Pelopor Indonesia Sebut Oknum Debt Collector di Tangerang Sangat Bringas
Minta Dukungan Masyarakat, Polda Jabar Buka Hotline untuk Kasus Vina Cirebon
Polda Metro Jaya Berhasil Ungkap Kasus Judi Online Beromzet Puluhan Miliar
Pemerintahan Kecamatan Cikupa Hadiri Grebek Posyandu Hari Ke 2 Desa Pasir Gadung
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 23 Juni 2024 - 16:24 WIB

Polda Metro Jaya Tangkap Empat Tersangka Kasus Uang Palsu Rp 22 Miliar di Jakarta Barat

Sabtu, 22 Juni 2024 - 17:17 WIB

Investigasi Keberadaan Mobil Dinas TNI AD di TKP Percetakan Uang Palsu

Kamis, 20 Juni 2024 - 14:30 WIB

Ditreskrimsus Polda Banten Ungkap Kasus Penyuntikan Tabung Gas

Jumat, 14 Juni 2024 - 18:35 WIB

Satreskrim Polres Serang Tangkap Pelaku Perbuatan Cabul Terhadap Anak Dibawah Umur

Jumat, 14 Juni 2024 - 15:02 WIB

Sekjen LSM Pelopor Indonesia Sebut Oknum Debt Collector di Tangerang Sangat Bringas

Berita Terbaru