Waduh ! Truk Tanah Tenggak BBM Subsidi di Babakan Kota Tangerang

Selasa, 10 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Dentumnews | Sejumlah truk tanah mengantre di SPBU bernomor 34-15101 di Jalan Jenderal Sudirman, Babakan, Kota Tangerang.

Puluhan truk 10 roda itu diduga mengantre untuk mengisi BBM jenis solar bersubsidi.

Pengamatan Awak Media di lokasi, Senin (9/5/2022) sekitar pukul 20:00 WIB nampak antrean truk mulai memanjang di area SPBU.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rahman pengemudi truk mengatakan bahwa puluhan truk tanah yang sedang mengantre mengisi solar ini berasal dari perusahaan yang berbeda-beda.

“Iya ini truk tanah untuk daerah upin Cilegon. Pemilik truk (perusahaan) beda-beda,” kata Rahman saat sedang mengantre untuk mengisi solar subsidi.

Baca Juga :  Kapolda Metro Jaya Sapa Ketua RW se-Kota/Kabupaten Tangerang, Ini Pesannya

Sementara itu, Sasmita Supervisor SPBU tersebut, saat dikonfirmasi Dentumnews di ruang kerjanya, ia menyampaikan ketidak tahuanya mengenai hal ini, ia mengaku baru 3 bulan menjabat sebagai supervisor.

“Terkait aturan ini saya kurang faham, karena saya baru tiga bulan menjabat sebagai supervisor di SPBU ini,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Triasa Sales Branch Manager (SBM) Pertamina, ia menjelaskan bahwa pembelian solar subsidi harus sesuai ketentuan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 117 Tahun 2021.

“Terkait pembelian solar sesuai ketentuan Perpres, untuk kendaraan roda 6 atau 3 sumbu pembelian maksimum adalah 200 liter, dan semuanya harus tercatat nopol (nomor polisi kendaraan) dan nomor HP pembelinya,” tutur Triasa melalui pesan whattshapp. Senin (9/5).

Baca Juga :  Sales Area Manajer Belum Juga Tertibkan SPBU 34.15516 di TelukNaga : Ada Apa ?

Triasa juga membenarkan bahwa ada peraturan tentang kendaraan mobil barang lebih dari 6 roda tidak diperkenankan untuk konsumsi solar subsidi.

“Ini betul, dari sisi kami akan memberikan teguran kepada SPBU terkait,” tegasnya.

Sampai berita ini diterbitkan, Awak Media sudah berusaha menghubungi pihak SPBU. Namun pemilik SPBU 34-15101 enggan berkomentar terkait puluhan truk tanah mengantre untuk mengisi solar bersubsidi.

(Febriansyah/Cahyo)

Berita Terkait

Merasa Kebal Hukum, Mobil Bok Modifikasi Pengangkut Solar Subsidi ilegal di Penjaringan Terus Beroperasi
Pengen Memiliki Rumah Impian, Garden House Serpong, Solusi nya.
Hanya 1 Juta Bisa Dapatkan Hunian Rumah Dua Lantai di Perumahan Panorama Sepatan 1
Perumahan Panorama Sepatan 1 Lakukan Penataan Lingkungan Demi Kenyamanan dan Keamanan Warga dan Konsumen
Berikan Prioritas Kepada Konsumen, Management Perumahan Panorama Sepatan 1 Selalu Komitmen
Zulkarnaen Jadi Calon Tunggal Ketua Kadin di Kabupaten Tangerang
Pemerintah Akan Larang Pembelian Roko Batangan
Pabrik Avanza-Xenia Bakal Tutup di DKI, Begini Nasibnya Nanti
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 Agustus 2023 - 13:24 WIB

Merasa Kebal Hukum, Mobil Bok Modifikasi Pengangkut Solar Subsidi ilegal di Penjaringan Terus Beroperasi

Rabu, 8 Februari 2023 - 15:36 WIB

Pengen Memiliki Rumah Impian, Garden House Serpong, Solusi nya.

Sabtu, 4 Februari 2023 - 18:15 WIB

Hanya 1 Juta Bisa Dapatkan Hunian Rumah Dua Lantai di Perumahan Panorama Sepatan 1

Senin, 30 Januari 2023 - 15:55 WIB

Perumahan Panorama Sepatan 1 Lakukan Penataan Lingkungan Demi Kenyamanan dan Keamanan Warga dan Konsumen

Jumat, 20 Januari 2023 - 17:38 WIB

Berikan Prioritas Kepada Konsumen, Management Perumahan Panorama Sepatan 1 Selalu Komitmen

Senin, 26 Desember 2022 - 14:55 WIB

Zulkarnaen Jadi Calon Tunggal Ketua Kadin di Kabupaten Tangerang

Senin, 26 Desember 2022 - 14:49 WIB

Pemerintah Akan Larang Pembelian Roko Batangan

Selasa, 11 Oktober 2022 - 10:55 WIB

Pabrik Avanza-Xenia Bakal Tutup di DKI, Begini Nasibnya Nanti

Berita Terbaru

Terduga pelaku penusukan. (ist)

Hukum dan Kriminal

Suami Bunuh Istri di Pelalawanan, Ada 17 Tusukan di Tubuhnya

Senin, 15 Apr 2024 - 23:45 WIB

Illustrasi KKB Papua.(ist)

Nasional

Kegelisahan Menyebar di Papua Akibat Serangan KKB dan KKP

Kamis, 11 Apr 2024 - 11:53 WIB