FSP KEP KSPSI Gelar Workshop Pengkaderan di Tangerang, Soroti PHK Sepihak dan Union Busting

Jumat, 20 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFO7.ID, TANGERANG | Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi dan Pertambangan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP KEP KSPSI) menggelar workshop bertema “Membangun Kader Organisasi yang Militan dan Produktif” di Hotel Istana Nelayan, Jatiuwung, Kota Tangerang, Kamis (19/6/2025).

Ketua FSP KEP KSPSI, Dedi Sudarajat, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja organisasi untuk meningkatkan militansi kader terhadap serikat pekerja serta produktivitas terhadap perusahaan. Melalui workshop ini, kata dia, semangat dan kapasitas anggota akan terus diperkuat agar mampu menghadapi dinamika hubungan industrial yang semakin kompleks.

Untuk memperkaya materi, panitia menghadirkan dua narasumber utama yakni Sekretaris Jenderal DPP KSPSI Arif Minardi dan Soeharjono, yang baru saja kembali dari Konvensi ILO di Jenewa, Swiss. Keduanya memberikan pembekalan mendalam mengenai pentingnya militansi dan peran strategis serikat pekerja dalam dunia kerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat dikonfirmasi mengenai isu pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak di PT Pardic Jaya Chemicals, Dedi menegaskan bahwa dugaan intervensi manajemen terhadap serikat merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip hubungan industrial. Ia menyebutkan bahwa serikat pekerja adalah lembaga independen yang tidak boleh dicampuri oleh pihak manapun.

Baca Juga :  JTR Gelar Raker ke-7 dan Lantik Kepengurusan Baru Periode 2025–2028 di Bogor

“Serikat pekerja adalah lembaga independen. Setiap bentuk intervensi adalah pelanggaran, baik secara hukum maupun etika hubungan industrial,” ujarnya.

FSP KEP KSPSI, lanjut Dedi, telah mengirimkan somasi resmi kepada pihak perusahaan dan hingga saat ini belum ada proses mediasi yang berjalan. Ia menyatakan masih menunggu respons dari perusahaan, dengan batas waktu yang telah ditentukan.

“Jika hingga hari Rabu depan tidak ada respons dari pihak perusahaan, maka kami akan mengambil langkah lanjutan. Kami masih menunggu itikad baik dari perusahaan. Sampai Rabu, kami beri waktu untuk menyikapi somasi yang telah kami kirimkan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP KSPSI, Moh Jumhur Hidayat, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi terhadap pelatihan pengkaderan yang dilakukan FSP KEP KSPSI. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat organisasi serikat dan meningkatkan kapasitas kepemimpinan di berbagai tingkatan.

Baca Juga :  Meski Dilarang Peraturan, SMPN 4 Cikupa Diduga Jual belikan Buku LKS

“Penguatan organisasi tidak bisa dilepaskan dari kualitas sumber daya manusianya. Karena itu, kegiatan semacam ini harus terus didorong dan diperluas,” katanya.

Jumhur juga menyoroti dugaan intervensi perusahaan terhadap serikat pekerja di PT Pardic Jaya Chemicals. Ia menilai praktik tersebut tidak hanya menghambat perkembangan serikat, tetapi juga berpotensi melanggar hukum pidana.

“Praktik-praktik union busting harus dihentikan. Ini bukan sekadar pelanggaran etika, tetapi juga bisa dikenai pasal pidana,” tegasnya.

Ia pun menyatakan dukungan penuh terhadap langkah yang diambil FSP KEP KSPSI dalam menangani kasus PHK, dan berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara damai melalui dialog yang konstruktif. Ia juga menekankan pentingnya solidaritas antarpekerja dalam menghadapi persoalan ketenagakerjaan.

“Masalah ketenagakerjaan sebaiknya diselesaikan secara dialogis, dengan semangat mengembalikan kondisi ke situasi semula. Jika satu anggota disakiti, maka seluruh keluarga besar di perusahaan juga ikut merasakan. Solidaritas adalah kekuatan utama serikat pekerja,” pungkas Jumhur.

Editor : Mul

Berita Terkait

Kapolda Banten Tekankan Pelayanan Humanis dan Apresiasi Personel Berprestasi pada Peringatan Hari Kesadaran Nasional
Kapolres Lebak Pimpin Upacara Sertijab Kasat Intelkam dan Tiga Kapolsek
Peduli Sesama di Bulan Ramadan, GWI Banten Gelar Bagi Takjil dan Santunan Anak Yatim
LSM GEMPUR Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama di Cikupa
Polda Banten–Lampung Perkuat Koordinasi, Pengamanan Arus Mudik Lebaran 2026 Dimatangkan
Staf Redaksi Kriminal Xpost Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Jasinga
Hari ke-12 Operasi Keselamatan Maung 2026, Polda Banten Perkuat Edukasi dan Penindakan Humanis di Jalan Raya
Monumen Media Siber Indonesia Resmi Berdiri di Cilegon, Jadi Legacy Nasional HPN 2026
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 12:12 WIB

Kapolda Banten Tekankan Pelayanan Humanis dan Apresiasi Personel Berprestasi pada Peringatan Hari Kesadaran Nasional

Rabu, 8 April 2026 - 12:18 WIB

Kapolres Lebak Pimpin Upacara Sertijab Kasat Intelkam dan Tiga Kapolsek

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:55 WIB

Peduli Sesama di Bulan Ramadan, GWI Banten Gelar Bagi Takjil dan Santunan Anak Yatim

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:43 WIB

LSM GEMPUR Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama di Cikupa

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:37 WIB

Polda Banten–Lampung Perkuat Koordinasi, Pengamanan Arus Mudik Lebaran 2026 Dimatangkan

Berita Terbaru