RS Mitra Husada Berikan Perawatan Pasien Sesuai SOP dan Jalin Hubungan Yang Baik Dengan RSUD 45 Kuningan

Jumat, 26 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Kuningan, Info7.id | Menanggapi pemberitaan yang beredar diberbagai media terkait perselisihan antara RSUD 45 Kuningan dan RS Mitra Husada perlu diluruskan.

Hal tersebut di ungkapkan pihak RS Mitra Husada Melalui tim Humas Pihak RS Mitra Husada, Jumat 26/01/2024 kepada awak media di RS Mitra Husada, dan tim Humas pun menyebutkan

“Pihak RS Mitra Husada telah memberikan pelayanan kepada pasien sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku,
Terkait Kronologis kejadian yang beredar di pemberitaan, tidak sesuai dengan kronologis yang sebenarnya,” kata Tim Humas Mitra Husada.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sambung tim Humas RS Husada terkait keterangan kronologis kejadian “bahwa memang benar ada pasien bernama Tuan S (inisial.red), yang mendapatkan perawatan di RS Mitra Husada, dan pasien tersebut perlu dirujuk atas arahan dari dokter spesialis ke RSUD 45 Kuningan,

kami pun dari pihak RS Mitra Husada telah melakukan komunikasi dengan RSUD 45 Kuningan untuk prosedur rujukan, namun masuk waiting list karena menunggu ruangan yang kosong, karena pada saat itu ruangan masih penuh,

Baca Juga :  Riyan Kadhafi Pimpin Aksi Damai di Kadu Jaya, Warga Tolak Dokumen Diduga Cacat Hukum

dokter dan perawat di pihak RS Mitra Husada juga telah menjelaskan kepada pasien agar dapat menunggu sampai ada kabar terbaru dari RSUD 45 Kuningan supaya segera dirujuk dengan ruangan yang telah tersedia,

Namun demikian pasien tersebut memilih pulang paksa Atas Permintaan Sendiri (APS), atas hal tersebut akhirnya pasien tersebut APS dan telah setuju atas penjelasan dokter maupun perawat, lalu pasien tersebut ke RSUD 45 Kuningan sendiri, dan berarti itu sudah diluar tanggungjawab Rumah Sakit Mitra Husada,” Ungkap tim Humas Mitra Husada

Masih tim Humas RS Mitra Husada menjelaskan “bahwa pasien bernama Tuan S (inisial.red) pertama kali masuk ke Rumah Sakit Mitra Husada pada tanggal 16 Januari 2024, dan mendapatkan perawatan di RS Mitra Husada selama satu minggu dan meminta APS pada tanggal 22 Januari 2024 sekitar pagi jam 10.00.

namun demikian, akhirnya pasien tersebut kembali lagi masuk ke RS Mitra Husada sekitar siang jam 14.00 WIB karena menurut keterangan pasien tersebut, ruangan di RSUD 45 Kuningan penuh,

Padahal sebelumnya pihak RS Mitra Husada telah menjelaskan dan memberikan edukasi, bahwa pasien hanya tinggal menunggu agar dapat dirujuk sesuai prosedur yang berlaku,

Baca Juga :  Viral, Aksi Warga Berenang Bawa Jenazah Seberangi Sungai Deras di Pesisir Barat Lampung

namun karena keinginan pasien yang meminta APS, akhirnya pihak RS Mitra Husada tidak bisa memaksa pasien. Pada saat itu, akhirnya pasien masuk kembali ke RS Mitra Husada di tanggal yang sama ketika APS yaitu tanggal 22 Januari 2024,

lalu mendapatkan perawatan selama 2 hari sampai tanggal 24 Januari 2024. Karena memang awal mula status pasien tersebut perlu dirujuk, akhirnya pasien tersebut dirujuk ke Rumah sakit lain tanggal 24 Januari 2024 sesuai SOP yang berlaku,” menurut tim Humas RS Husada

Di tempat yang sama pihak direktur RS Mitra Husada mewakili seluruh jajaran pengurus (manajemen) dan petugas di RS mitra Husada menyatakan, kami dari RS Mitra Husada memohon maaf atas ketidaknyamanan berita yang beredar, tapi ini semua sudah ditelusuri, dan poinnya adalah miskomunikasi, sampai saat inipun, kami dari pihak RS Mitra Husada masih menjalin hubungan yang baik dengan RSUD 45 Kuningan.

Penulis : Rd. Junaedy

Berita Terkait

BPN Sebut Lahan Warga Terindikasi Aset TNI AD, Masyarakat Rancagong Tagih Bukti dan Dasar Hukumnya
Polda Banten Ungkap Kronologi Kecelakaan Kerja di PT MCCI
Satlantas Polres Serang Gerak Cepat Tangani Kecelakaan di Cikesal, Sejumlah Pejalan Kaki Luka Ringan
Somasi Tak Digubris, PT UBM Siapkan Langkah Hukum atas Dugaan Penyalahgunaan Identitas
Riyan Kadhafi Pimpin Aksi Damai di Kadu Jaya, Warga Tolak Dokumen Diduga Cacat Hukum
Insiden Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Green SM Indonesia Dukung Penuh Investigasi KNKT dan PT KAI
Program MBG Tercoreng, Siswa SMK di Tangerang Temukan Ulat dalam Paket Makan Bergizi Gratis
Tabrakan KA Jarak Jauh dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Penumpang Panik Berhamburan
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:57 WIB

BPN Sebut Lahan Warga Terindikasi Aset TNI AD, Masyarakat Rancagong Tagih Bukti dan Dasar Hukumnya

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:37 WIB

Polda Banten Ungkap Kronologi Kecelakaan Kerja di PT MCCI

Senin, 11 Mei 2026 - 21:25 WIB

Satlantas Polres Serang Gerak Cepat Tangani Kecelakaan di Cikesal, Sejumlah Pejalan Kaki Luka Ringan

Senin, 4 Mei 2026 - 15:29 WIB

Somasi Tak Digubris, PT UBM Siapkan Langkah Hukum atas Dugaan Penyalahgunaan Identitas

Kamis, 30 April 2026 - 21:22 WIB

Riyan Kadhafi Pimpin Aksi Damai di Kadu Jaya, Warga Tolak Dokumen Diduga Cacat Hukum

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Brimob Dibacok Debt Collector di Serang, Dua Pelaku Berhasil Diamankan

Rabu, 3 Jun 2026 - 21:01 WIB