TNI AL Korps Marinir Bersama PT Pegadaian Tanam Mangrove di Pantai Tanjung Pasir

Senin, 20 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Info7.id | Bukan saja mempertahankan kedaulatan Negara di laut, namun Korps marinir TNI – AL peduli terhadap ekosistem laut dan kesejahteraan masyarakat pesisir, bersama PT. Pegadaian melakukan tanam pohon mangrove di wilayah pesisir pantai Tanjung Pasir, Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten. Senin, 20/06/2022.

Dengan mengusung tema meningkatkan Kesejahteraan masyarakat pesisir melalui restorasi ekosistem mangrove sebagai wujud pemberdayaan wilayah pertahanan laut.

Dalam sambutan pidatonya, Komandan Pasmar 1 Brigjen Marinir Hermanto memaparkan bagaimana meningkatkan ekosistem mangrove supaya tetap banyak dan terlindungi. Oleh sebab itu jangan kita biarkan atau ada semacam proses pembiaran, tentunya kedepannya anak cucu kita yang akan menjadi korbanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pasmar Marinir TNI Angkatan Laut bisa berkolaborasi dengan Pegadaian ini momentum yang sangat bagus, dan langkah awal yang sangat baik tentunya,” Paparnya.

Pada hari ini beliau melaksanakan suatu kegiatan yang mulia terkait dengan lingkungan ekosistem laut atau rumah kita, ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini berawal dari kebijakan Presiden RI terkait dengan menyambut kegiatan G 20.

Baca Juga :  Timbulkan Polusi dan Bau menyengat, PT Upking Steel Indonesia Digeruduk Warga

“Salah satu tema yang kami angkat nanti ialah penanaman mangrove,”Ujar Brigjen Marinir Hermanto.

Komandan Pasmar 1 Brigjen Marinir Hermanto

Presiden menyampaikan bahwa keinginan Kepala Negara seluruh dunia yaitu Indonesia sebagai salah satunya paru-paru dunia, nah karena banyaknya macam-macam tanaman ternyata mangrove ini juga salah satunya.

Karena tanaman mangrove sangat berpengaruh terhadap lingkungan di wilayah Indonesia, karena memang Indonesia ini kalau dihitung-hitung lebih luas lautanya, serta wilayah pesisirnya.

Sehingga mangrove merupakan salah satu paru-parunya dan jika dilihat dari beberapa dekade ke belakang, banyak yang sudah mulai rusak karena tidak dirawat atau tidak ada kepedulian, padahal untuk kehidupan di daerah pesisir mangrove ini sangat berperan.

“Oleh karena itu, kali ini salah satu kegiatan yang akan di eksplore bahwa Indonesia merupakan paru-paru dari dunia, kemudian juga kebijakan kepala staff dan angkatan laut, dengan kegiatan ini juga kita sudah jauh-jauh hari melalui portmar, bahwa penanaman mangrove di wilayah pesisir ini juga menjadi salah satu program unggulan angkatan laut, yang nantinya setelah ini akan ada kegiatan penanaman massal yang nanti akan direncanakan di akhir bulan ini,”Tungkasnya.

Baca Juga :  Binong Permai di Landa Banjir Terus Menerus, Lurah "Sedot Sendiri"

Lebih lanjut, kegiatan penanaman mangrove sering dilaksanakan sedikit, saya bercerita hampir di wilayah Indonesia ada angkatan laut pasti ada kegiatan program penanaman mangrove namun hasil yang dirasakan belum maksimal, masih sekedar protokoler lebih kepada protokolernya tanaman.

“Di jajaran Pasmar satu ini kami mencoba berkolaborasi bersama PT Pegadaian,”Tutup nya.

Ditempat yang sama Eka dari PT Pegadaian menyampaikan bahwa pihaknya diberikan kesempatan untuk berkontribusi dalam kegiatan penanaman mangrove dan mudah-mudahan kegiatan kali ini bukan hanya sebatas seremonial saja.

“Saya berharap bahwa kegiatan ini akan terus berkelanjutan, karena salah satu fungsi Pegadaian sebagai BUMN yaitu adanya tanggung jawab sosial dan lingkungan yang merupakan amanah dari BUMN, maka dari itu kami ada satu divisi khusus terkait kelestarian lingkungan hidup,” Ujar Eka.

(Saifudin)

Berita Terkait

Pengeboran Diduga Ilegal Libatkan TKA di Sukabumi, DLH dan Disnakertrans Angkat Bicara
Kades Kohod Melalui Kuasa Hukumnya Gelar Jumpa Pres Atas Kegaduhan Pagar Laut, dirinya Jadi Korban dari Pihak Lain
Tumpukan Sampah di Jalan Raya Serang Menjadi Keluhan Warga
Pembuangan Sampah di Desa Gintung Jadi Polemik, Diduga Kuat Tak memiliki Izin
Timbulkan Polusi dan Bau menyengat, PT Upking Steel Indonesia Digeruduk Warga
Dinilai Lambatnya Pengerjaan Tandon, Hujan Sekejap Perumahan Binong Permai di Landa Banjir
Sebanyak 436 Bangunan Yang Berdiri Digaris Sempadan Sungai di Alar Jiban Ditertibkan
Pembangunan Tower di Kedaung Baru Neglasari Belum Kantongi Izin dari DPMPTSP. Akal-akalan Pengusaha?
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Juni 2025 - 14:23 WIB

Pengeboran Diduga Ilegal Libatkan TKA di Sukabumi, DLH dan Disnakertrans Angkat Bicara

Jumat, 14 Februari 2025 - 23:20 WIB

Kades Kohod Melalui Kuasa Hukumnya Gelar Jumpa Pres Atas Kegaduhan Pagar Laut, dirinya Jadi Korban dari Pihak Lain

Senin, 14 Oktober 2024 - 21:28 WIB

Tumpukan Sampah di Jalan Raya Serang Menjadi Keluhan Warga

Selasa, 1 Oktober 2024 - 08:15 WIB

Pembuangan Sampah di Desa Gintung Jadi Polemik, Diduga Kuat Tak memiliki Izin

Senin, 26 Agustus 2024 - 16:06 WIB

Timbulkan Polusi dan Bau menyengat, PT Upking Steel Indonesia Digeruduk Warga

Berita Terbaru

Info7 Update

Ady Noobvia Raya Mulai Dilirik di Dapil 4

Senin, 25 Mei 2026 - 15:36 WIB