Fabitul Rahmat Meminta Kades Nanga Wera Segera Cabut Laporan : Ini Alasanya

Sabtu, 7 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bima, Dentumnews | Demokrasi merupakan sistem yang mengutamakan kebebasan berekspresi setiap warga negara. Dalam hal ini, Negara harus menjamin perlindungan atas kemerdekaan berekspresi warga Negaranya.

Terlebih, di Negara demokratis, rakyat memegang tahta tertinggi sebagai pemegang kedaulatan, maka pengawasan atas tugas Pemerintahan disalurkan melalui kebebasan berekspresi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengacu pada pasal UUD 1945 Pasal 28 E ayat (2) yang menyatakan bahwa Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap, sesuai dengan hati nuraninya.

Dan Pasal 28E ayat 3 UUD 1945, berbunyi:
Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat.

Serta Pasal 28F UUD 1945 : bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.

Selain itu, di dalam UU No. 39 1999 Pasal 22 ayat (3) tentang Hak Asasi Manusia mengatur lebih jauh mengenai kebebasan berekspresi.

Pasal tersebut berbunyi: Setiap orang bebas mempunyai, mengeluarkan dan menyebar luaskan pendapat sesuai hati nuraninya, secara lisan atau tulisan melalui media cetak maupun media cetak elektronik, dengan memperhatikan nilai-nilai agama, kesusilaan, ketertiban, kepentingan umum, dan keutuhan bangsa.

Baca Juga :  Merasa Kebal Hukum, Mobil Bok Modifikasi Pengangkut Solar Subsidi ilegal di Penjaringan Terus Beroperasi

Fabitul Rahmat yang merupakan kerabat dari @Muh Syisbil, ia menyampaikan bahwa setelah ditelaah dan dicermati, saudara @MUH SYISBIL dalam postinganya di halaman akun facebook miliknya tertanggal 04/05/ 2022. Dengan bukti postingan terlampir.

Dilihat dari unsur UU NOMOR 11 TAHUN 2008, Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Pasal 17 ayat (3) UU ITE Jo Pasal 45 ayat (1) UU ITE, Dan dilihat dari Pasal 310 ayat (1) KUHP.

Ia menjelaskan, bahwasanya argumentasi saudara @MUH SYISBIL tersebut tidak memenuhi unsur dengan niat dan sengaja melakukan penyerangan atas kehormatan dan pencemaran nama baik Umar.

Bukti Screen shoot Postingan media sosial

“Saya amati @MUH SYISBIL dalam postinganya hanya mensuport agenda tersebut, dan memberikan ucapan selamat dan sukses, tidak ada pencantuman nama dan penyerangan atas nama baik, harkat, dan martabat Umar Wera,” jelasnya.

Lebih rinci, dalam hal ini bisa disimpulkan bahwa tindakan saudara @MUH SYISBIL tidak memenuhi unsur tindak pidana pencemaran nama baik seperti yang dituduhlan oleh pelapor Umar Wera.

Baca Juga :  PDFMI Pastikan Afif Maulana Meninggal Dunia Karena Terjatuh, Bukan Penganiayaan

Dengan pertimbangan itu, Fabitul Rahmat
meminta kepada Umar Wera untuk mencabut laporanya : Nomor:SPTL/47/V/2022/NTB/RES.BIMA KOTA/SEK.WERA.

“Karena bagi saya setelah dilihat dan dicermati dengan kaca mata ilmu kriminologi dan hukum pidana, hal tersebut tidak memenuhi unsur tindak pidana pencemaran nama baik,” ujar Fabitul Rahmat.

Menurutnya upaya pelaporan tersebut adalah langkah pembungkaman terhadap Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan kebebasan berekspresi pemuda dan mahasiswa di Desa Nanga Wera.

Ia pun meminta kepada Umar selaku Kepala Desa harus mampu memahami, karena diskusi publik tersebut ialah merupakan langkah konsolidasi nilai yang dilakukan oleh pemuda dan mahasiswa Nanga Wera.

“Hal itu sebagai langkah pengawalan atas kinerja Pemerintah Desa, demi terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah Swt,” imbuhnya.

Fabitul Rahmat juga menyampaikan bahwa hal tersebut adalah sebagai langkah untuk menciptakan fungsi pengawasan yang transparan demi terciptanya pemerintahan yang adil, dan berintegritas.

Source : Irwan

(RED)

Berita Terkait

Merajalela! Tiga Titik Penjualan Tramadol Diduga Beroperasi Bebas di Karangtengah, Cianjur
Kapolsek Curug Tegaskan Akan Tindak Tegas Oknum Matel Jika Terbukti Melanggar Hukum
Berkedok Toko Kosmetik Diduga Jadi Sarang Peredaran Obat Keras Tramadol Dan exsimer Warga Geram Minta APH Bergerak Cepat
Brimob Dibacok Debt Collector di Serang, Dua Pelaku Berhasil Diamankan
Guru SD Diduga Lecehkan Siswa, Warga Geruduk Rumah Pelaku
‎Tramadol Masih Beredar Bebas di Tangsel, Pemberantasan Serius atau Sekadar Seremoni?‎‎
Patroli Cipkon Polsek Tangerang Ungkap Penyalahgunaan Ganja, Dua Pemuda Diamankan di Tanah Tinggi
Polsek Neglasari Bongkar Peredaran Tramadol Ilegal, 2 Pemuda Asal Aceh Ditangkap
Berita ini 390 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Merajalela! Tiga Titik Penjualan Tramadol Diduga Beroperasi Bebas di Karangtengah, Cianjur

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:04 WIB

Kapolsek Curug Tegaskan Akan Tindak Tegas Oknum Matel Jika Terbukti Melanggar Hukum

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:49 WIB

Berkedok Toko Kosmetik Diduga Jadi Sarang Peredaran Obat Keras Tramadol Dan exsimer Warga Geram Minta APH Bergerak Cepat

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:01 WIB

Brimob Dibacok Debt Collector di Serang, Dua Pelaku Berhasil Diamankan

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:25 WIB

Guru SD Diduga Lecehkan Siswa, Warga Geruduk Rumah Pelaku

Berita Terbaru