PUPR Bangun Sepuluh Menara Rusun Pekerja di KIT Batang

Kamis, 5 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Dentumnews | Kementerian PUPR tengah membangun 10 menara rumah susun (rusun) untuk pekerja di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto mengatakan, pembangunan 10 menara rusun di KIT Batang tersebut dilaksanakan menjadi tiga paket pembangunan, dengan anggaran Rp 351 miliar.

“Pembangunan rusun tersebut diharapkan bisa mendorong perkembangan KIT Batang,” ujar Iwan dalam keterangan persnya, Kamis (5/5/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Iwan mengatakan, rusun dapat menjadi alternatif tempat tinggal bagi para pekerja industri di KIT Batang. “Namun demikian, pemanfaatan dan peruntukan rusun harus jelas dan sesuai perencanaan,” tandasnya.

Direktur Rumah Susun Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Aswin Grandiarto Sukahar menjelaskan, pembangunan rusun pekerja terbagi menjadi tiga paket. Untuk paket pertama di bangun empat menara masing-masing lima lantai.

Baca Juga :  Jelang Bulan Puasa, Persoalan Minyak Goreng Harus Tuntas 

“Konsep hunian di dalam rusun adalah tipe barak dengan jumlah unit 88 barak sehingga mampu menampung banyak pekerja,” jelasnya.

Selanjutnya, kata Aswin, paket kedua yang dibangun sebanyak tiga menara. Ketinggian masing-masing menara lima lantai dan unit hunian tipe barak dengan jumlah unit 66 barak.

“Paket ketiga di bangun tiga menara dengan ketinggian lima lantai. Tipe unit hunian adalah tipe barak dengan jumlah 66 barak,” tandasnya.

Rusun di KIT Batang, lanjut Aswin, merupakan pola baru pembangunan pemerintah karena menggunakan tanah negara. Fasilitasnya disediakan oleh pemerintah antara lain jalan lingkungan, jaringan air bersih, sanitasi dan perumahan.

Baca Juga :  Pondok Pesantren YPGB, Buka Peluang Usaha Untuk Para Santri dan Santriwati

Rusun ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti tempat ibadah, sarana olahraga dan fasilitas umum lainnya.

“Untuk mendukung KIT Batang ini Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR membangun 10 menara rusun yang diperuntukan bagi pekerja industri nantinya dengan jumlah anggaran Rp351 miliar,” kata Aswin.

Direktur Operation KIT Batang Adler Siahaan mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR yang sudah memberikan kesempatan kepadanya dan tim untuk membangun rusun pekerja.

“Terima kasih kepada Kementerian PUPR yang sudah memberikan kami kepercayaan, kami pasti mengerjakannya dengan baik, cepat serta hati-hati,” terangnya.

Redaksi

Berita Terkait

Belanja Masalah Melalui Warung Bhabinkamtibmas.
Pemerintah Dorong Implementasi MOISS untuk Efisiensi Penggunaan Anggaran
Bersurat Ke Pengusaha Se-Banten, Apindo Lakukan Pendataan Industri Terdampak Kebijakan PGN
Kunjungan Balai Penyuluhan Pertanian di KWT Sri Wahyuni Desa Kohod Menjadi Motivasi Menuju Prestasi
Tuding Gagal Meraih Keuntungan Besar, Kades Pasanggrahan Agus Setiyantoro : Itu Tidak Benar
Kenaikan Harga Beras Dikeluhkan Pengusaha Makanan & Minuman
Harga Beras Hari Naik Hingga 16 Ribu Per Kilogram
Rupiah Layu ke Rp15.618 di Awal Pekan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 15:46 WIB

Belanja Masalah Melalui Warung Bhabinkamtibmas.

Selasa, 21 Mei 2024 - 10:09 WIB

Pemerintah Dorong Implementasi MOISS untuk Efisiensi Penggunaan Anggaran

Sabtu, 27 April 2024 - 12:10 WIB

Bersurat Ke Pengusaha Se-Banten, Apindo Lakukan Pendataan Industri Terdampak Kebijakan PGN

Kamis, 18 April 2024 - 20:56 WIB

Kunjungan Balai Penyuluhan Pertanian di KWT Sri Wahyuni Desa Kohod Menjadi Motivasi Menuju Prestasi

Kamis, 18 April 2024 - 14:38 WIB

Tuding Gagal Meraih Keuntungan Besar, Kades Pasanggrahan Agus Setiyantoro : Itu Tidak Benar

Berita Terbaru