Tangerang Terapkan PTM 100%, Kantin dan Ekstrakurikuler Masih Dilarang

Senin, 4 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah siswa mengikuti pembelajaran tatap muka di SDN Pondok Labu 14 Pagi, Jakarta Selatan, Senin (30/8/2021). Sebanyak 610 sekolah di Ibu Kota menggelar pembelajaran tatap muka secara terbatas dengan protokol kesehatan ketat. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.

Sejumlah siswa mengikuti pembelajaran tatap muka di SDN Pondok Labu 14 Pagi, Jakarta Selatan, Senin (30/8/2021). Sebanyak 610 sekolah di Ibu Kota menggelar pembelajaran tatap muka secara terbatas dengan protokol kesehatan ketat. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.

Tangerang, Info7.id | Pemerintah Kota (pemkot) Tangerang menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen peserta didik. Meski begitu, kantin dan kegiatan ekstrakurikuler masih dilarang. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin, Senin (4/4/2022).

“Untuk kantin di sekolah kita masih belum izinkan buka dan penyelenggaraan kegiatan ekstrakurikuler juga masih belum kita izinkan, meski PTM sudah 100 persen digelar,” ungkap Jamal.

Peserta didik tingkat PAUD-SMP yang dapat mengikuti PTM, diwajibkan telah mengikuti vaksinasi Covid-19. Selain itu, para peserta didik juga harus mendapatkan izin dari orangtua dan wali.

“Bagi siswa yang belum mendapatkan izin dari orangtua atau wali, maka siswa tersebut boleh tidak masuk, tetapi harus mengikuti PJJ dan mengerjakan tugas yang diberikan oleh gurunya sebagai pengganti pelajarannya,” tegasnya.

Sementara itu, siswa SMP 4 Kota Tangerang, Agung dan Adnan mengaku senang akhirnya kembali bisa menjalani proses pembelajaran tatap muka. Pasalnya, sejak dua tahun ini para pelajar di Kota Tangerang harus rela belajar dari rumah, lantaran dampak pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Integrasikan Ekonomi dan Lingkungan, Bupati Zaki jadi Pembicara di depan Walikota dan Gubernur Tingkat ASEAN.

“Yang pasti senang bisa kembali sekolah setelah sebelumnya harus belajar PJJ. Yang pasti saya sudah dua kali menjalani vaksinasi Covid-19 dan orang tua juga ngijinin saya ke sekolah lagi. Karena bisa interaksi sama teman-teman lain. Tapi tetap orang tua meminta untuk saya disiplin prokes karena masih pandemi Covid-19,” tutur Adnan.

“Senang bisa sekolah lagi, ketemu sama guru, teman-teman di kelas dan juga bisa dapet uang jajan lagi, karena selama PJJ orangtua kan jarang ngasih uang jajan, dan yang jelas kita siap menjaga prokes demi bisa sekolah lagi,” tuturnya.

Sumber: BeritaSatu.com

Berita Terkait

Aktivis dan Pengamat Politik Soroti Penunjukan Plh Sekda Kabupaten Tangerang
Waduh, Temuan BPK Di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka belitung capai Milyaran Rupiah
Firma Hukum Al Jailani Dan Partner Serahkan Plakat Kepada Kombes Pol Edy Sumardi
Gerakan Massif di Karawaci: Ratusan Pendukung Deklarasi Dukungan untuk Helmy Halim
Wow, Kejaksaan ditantang untuk bisa buktikan dugaan Tipikor pengadaan lahan RSUD TIGARAKSA Kabupaten Tangerang
Geger! Sidang Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat Tanah Kohod, Mengungkap Skandal yang Mengguncang Daerah
Minta Dukungan Masyarakat, Polda Jabar Buka Hotline untuk Kasus Vina Cirebon
Pembangunan Tower di Kedaung Baru Neglasari Belum Kantongi Izin dari DPMPTSP. Akal-akalan Pengusaha?
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 08:12 WIB

Aktivis dan Pengamat Politik Soroti Penunjukan Plh Sekda Kabupaten Tangerang

Senin, 15 Juli 2024 - 12:25 WIB

Waduh, Temuan BPK Di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka belitung capai Milyaran Rupiah

Senin, 1 Juli 2024 - 18:19 WIB

Firma Hukum Al Jailani Dan Partner Serahkan Plakat Kepada Kombes Pol Edy Sumardi

Minggu, 30 Juni 2024 - 08:41 WIB

Gerakan Massif di Karawaci: Ratusan Pendukung Deklarasi Dukungan untuk Helmy Halim

Sabtu, 29 Juni 2024 - 08:38 WIB

Wow, Kejaksaan ditantang untuk bisa buktikan dugaan Tipikor pengadaan lahan RSUD TIGARAKSA Kabupaten Tangerang

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Polisi Sita Ribuan Butir Obat Terlarang dari Toko Kosmetik di Teluknaga

Rabu, 17 Jul 2024 - 18:51 WIB