Naas, Karyawan CV Artha Mulia Blok Diduga Tewas Terlindas Forklift

Jumat, 20 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi tertabrak porklif, Sumber Google

Gambar ilustrasi tertabrak porklif, Sumber Google

Kabupaten Tangerang, Info7.id | Naas, seorang karyawan CV Artha Mulia Blok diduga tewas terlindas forklift saat bekerja, hal itu dikatakan salah satu karyawan CV Artha Mulia Blok Pada Awak Media.

Menurut pengakuannya, korban berinisial MD tewas akibat terlindas forklift saat bekerja pada beberapa waktu lalu, forklift tersebut dioperasikan oleh DB yang juga karyawan CV Artha Mulia Blok.

“Tertabrak forklift,” bebernya melalui Pasan WhatsApp.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk menggali informasi lebih lanjut, Awak Media mencoba mendatangi CV Artha Mulia Blok yang beralamat di Desa Kadusirung, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang Banten.

Saat dikonfirmasi, Khaerudin, staff marketing perusahaan membenarkan bahwa telah terjadi kecelakaan kerja yang merenggut nyawa karyawannya.

Baca Juga :  Tiga Anggota Polisi Terbukti Melanggar SOP Saat Penangkapan Saipul Jamil

Namun, dirinya tidak mengetahui persis bagaimana kronologi kecelakaan kerja tersebut, karena pada saat kejadian menurut pengakuannya, dia sedang berada di ruang kantor.

“Saya di lokasi saat kejadian, akan tetapi di dalam kantor dan tidak tahu awal mulanya, tiba-tiba karyawan pada berkerumun, lalu saya berinisiatif menghampirinya dan ternyata ada seorang karyawan mengalami kecelakaan kerja,” ujar Khaerudin saat ditemui Awak Media. 19/10/2023.

Kendati demikian, pihak perusahaan enggan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib, mereka beralasan perihal itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Pihak perusahaan telah memberikan uang kerohiman sebesar Sepuluh Juta Rupiah (Rp.10.000.000) dan uang kompensasi sebesar Satu Juta Dua Ratus Lima Puluh Ribu (Rp1.250.000) per bulan selama tiga tahun,” ucap staff perusahaan.

Baca Juga :  Polsek Duren Sawit Selidiki Kematian Anak Artis Tamara Tyasmara

Sementara itu, Hambali, Kanit Reskrim Polsek Pagedangan saat dikonfirmasi terkait hal itu, ia mengaku belum mengetahui peristiwa tersebut dan akan mencari informasi kebenarannya terlebih dahulu.

“Saya belum tahu bang, nanti dicari tahu dulu ya, soalnya belum ada yang monitor, coba ditanyakan sama Bhabinkamtibmas situ,” kata Hambali Kanit Reskrim Polsek Pagedangan.

Sampai berita ini diterbitkan, Dinas Ketenaga Kerjaan (DISNAKER) Kabupaten Tangerang, maupun Provinsi Banten belum di konfirmasi.

Berita Terkait

Kasus Mayat Pelajar di Kaliadem Sukadiri, Polresta Tangerang Periksa 8 Saksi
Atap Rumah Ambruk di Curug Kulon, Korban Masih Mengungsi Tanpa Kepastian Bantuan
Diduga Mengantuk, Pengendara Motor Tewas Usai Hilang Kendali di Cikupa
Banjir Rendam Perumahan PCI Cilegon, Warga Keluhkan Saluran Air Tak Mampu Tampung Hujan
Respons Cepat Polsek Cikande dan Warga Selamatkan Rumah dari Kebakaran
Cuaca Buruk Mengintai Banten, Polda Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
‎Pimpinan Redaksi Jabarinside.com David Surbakti S.pd Sebut Oknum Mengaku Wartawan di Medsos Cederai Marwah Pers
‎Warga Sungapan Korban Bencana Masih Tinggal Menumpang, Harapkan Janji Hunian Baru Segera Direalisasikan
Berita ini 230 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:37 WIB

Kasus Mayat Pelajar di Kaliadem Sukadiri, Polresta Tangerang Periksa 8 Saksi

Senin, 13 April 2026 - 00:05 WIB

Atap Rumah Ambruk di Curug Kulon, Korban Masih Mengungsi Tanpa Kepastian Bantuan

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:55 WIB

Diduga Mengantuk, Pengendara Motor Tewas Usai Hilang Kendali di Cikupa

Sabtu, 3 Januari 2026 - 14:21 WIB

Banjir Rendam Perumahan PCI Cilegon, Warga Keluhkan Saluran Air Tak Mampu Tampung Hujan

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:18 WIB

Respons Cepat Polsek Cikande dan Warga Selamatkan Rumah dari Kebakaran

Berita Terbaru